Berita Terkini

Puluhan Mahasiswa Menggelar Aksi Unjuk Rasa Di Depan Kantor DPRD Kota Cirebon

Cirebon – Puluhan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di Depan Kantor DPRD Kota Cirebon.

Demo mahasiswa Cirebon berujung ricuh ketika mereka hendak masuk ke halaman gedung DPRD Kota Cirebon yang dijaga aparat kepolisian.

Namun, belum juga masuk mahasiswa yang demo terlibat dorong-dorongan dengan polisi. Akibatnya demo mahasiswa justru ricuh di depan DPRD Kota Cirebon.

Mahasiswa mulanya hendak masuk dari akses keluar DPRD, namun karena terhalang petugas kepolisian terjadilah aksi dorong-dorongan.

Kemudian mahasiswa kembali berusaha lewat gerbang masuk menerobos barikade aparat kepolisian. Aksi saling dorong kembali terjadi.

Akibat kericuhan tersebut ada beberapa mahasiswa yang terluka, juga seorang mahasiswi yang histeris.

|Baca Juga : Hari Pertama Sekolah, Orang Tua & Siswa Rela Berangkat Sejak Subuh Dan Tempeli Meja Dengan Kertas

Demo mahasiswa Cirebon yang berujung ricuh, mengusung dua tuntutan yakni rekait pasal kontroversial RKUHP dan tolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Mahasiswa mempertanyakan 4 pasal dalam RKUHP yang dinilai kontroversial dan seharusnya tidak ada di RKUHP.

Koordinator aksi, Fais mengatakan, mahasiswa merupakan wakil dari suara rakyat terhadap kebijakan-kebijakan pemangku kebijakan.

“Kalau mahasiswa bungkam kita tidak bisa menyampaikan aspirasi” Ujarnya.

Saat ini, lanjut Fais, kondisinya ada kelangkaan dan kenaikan harga bahan bakar.

“Kami merasa hak-hak masyarakat diciderai oleh pemerintah” Ucapnya.

Jadi, kata Fais, tuntunannya menggelar aksi itu adalah perbaikan ekonomi ditengah masyarakat, kemudian undang-undang yang akan diberlakukan jangan sampai mencederai hak-hak masyarakat.

“Secara akademi RKUHP ini cacat formil dan materil, karena tidak melibatkan aspirasi masyarakat, RKHUP ini masih banyak menuai kontroversi dikalangan akademik dan masyarakat, maka kami perannya menjembatani masyarakat” Tutupnya.

|Baca Juga : Dua Orang Di Cirebon Tewas Usai Tercebur Ke Sumur