CIREBON, PILARadio – Banjir merendam ratusan rumah di Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Selasa pagi. Banjir disebabkan curah hujan tinggi sejak semalam yang mengakibatkan Sungai Singaraja meluap dan merendam permukiman warga. Ketinggian air bervariasi, mulai dari 50 sentimeter hingga 80 sentimeter. Meski cukup dalam, sebagian besar warga memilih bertahan untuk menjaga rumah mereka.
Ratusan rumah di Desa Pangarengan, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, terendam banjir sejak semalam hingga Selasa pagi. Akibat banjir ini, aktivitas warga terganggu. Selain merendam permukiman, banjir juga menggenangi jalan penghubung antardesa.
Air mulai merendam rumah warga sejak pukul 22.00 WIB dengan ketinggian mencapai 80 sentimeter. Hingga pagi ini, banjir belum menunjukkan tanda-tanda surut dan sejumlah rumah masih terendam. Hujan pun masih melanda seluruh wilayah Kabupaten Cirebon. Warga yang tinggal di daerah rawan banjir, seperti di bantaran Sungai Singaraja, diimbau untuk tetap siaga.
Banjir akibat meluapnya Sungai Singaraja menyebabkan Desa Pangarengan terisolasi. Banyaknya rumah warga yang masih terendam membuat aktivitas warga lumpuh. Selain itu, banjir juga menyebabkan perabotan rumah tangga hanyut terbawa arus.
“Memang hujan dari jam 10 malam dan hujannya ga berhenti jadi banjir untuk ketinggian air sekitar 50 cm dan hampir yang 1 meter dan memang belum dievakuasi” Ujar warga Desa Pangarengan, Rastini.
Hingga kini, ratusan warga masih bertahan di rumah mereka sambil menunggu air banjir surut. Warga berharap Sungai Singaraja segera dinormalisasi mengingat kondisi sungai yang sudah dangkal.






















