CIREBON, PILARadio – Puluhan pelajar yang diduga tergabung dalam geng motor diamankan warga saat melintas di wilayah Viral puluhan geng motor pelajar diamankan warga dan Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Senin malam. Warga yang resah dan geram dengan aksi anarkis para pelajar tersebut bahkan membakar empat sepeda motor yang disita. Sementara itu, petugas kepolisian sempat kewalahan mengevakuasi para terduga pelaku yang diamankan di beberapa balai desa.
Aksi penghadangan terhadap kelompok geng motor yang diduga pelajar ini dilakukan warga di Desa Bakung Lor, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, Senin malam. Dalam aksi yang viral di media sosial tersebut, terlihat ratusan warga turun ke jalan menghadang konvoi sporadis puluhan pelajar dengan lebih dari 50 kendaraan. Puluhan pelajar yang diamankan sempat menjadi sasaran amukan warga sebelum akhirnya diamankan di beberapa balai desa.
Tidak sampai di situ, beberapa video juga memperlihatkan sejumlah kendaraan milik para pelajar dibakar oleh warga di lapangan. Warga resah sekaligus geram melihat konvoi pelajar yang menenteng senjata tajam hingga pentungan. Aksi penghadangan tersebut sempat membuat para pelajar kocar-kacir dan berhamburan hingga ke area persawahan.
Sementara itu, konvoi pelajar yang diduga hendak melakukan tawuran ini sebelumnya telah terpantau petugas di Kecamatan Plumbon. Para pelajar kemudian kabur dan menyebar ke Kecamatan Jamblang dan Kecamatan Klangenan. Konvoi ugal-ugalan tersebut memantik reaksi keras warga yang berbondong-bondong melakukan penghadangan hingga pengamanan secara paksa. Petugas kepolisian akhirnya mengamankan 24 pelajar yang sebelumnya diamankan warga di dua kecamatan.
“Satreskrim Polresta Cirebon menerima laporan dari masyarakat terkait adanya aksi konvoi sporadis yang kemungkinan mengarah ke aksi tawuran pelajar untungnnya aksi tawuran tersebut tidak terjadi dikarenakan tim kami yang sedang patroli memergoki aksi puluhan pelajar yang tengah konvoi membubarkan konvoi tersebut dan pelajar lari kocar-kacir dan sempat masuk ke pemukiman warga dan juga karena geram para warga membakar motor tersebut kemudian dilaporkan ke Polresta Cirebon dan Polsek Setempat” Ujar Kasatreskrim Polresta Cirebon, Kompol I Putu Ika Prabawa.
Saat ini, petugas masih melakukan penyelidikan dengan mendalami keterangan puluhan pelajar yang diamankan maupun warga di lokasi penghadangan. Petugas juga masih melakukan pendataan terkait adanya pelajar yang terluka akibat amukan warga. Polisi mengimbau masyarakat agar tidak main hakim sendiri dan segera melaporkan jika terjadi gangguan kamtibmas, khususnya tawuran.


















