KUNINGAN, PILARadio – Ada-ada saja aksi puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Kuningan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Pada Kamis sore, mereka menggelar aksi demo dengan menumpahkan satu karung berisi katak serta jangkrik di depan Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Kuningan. Aksi ini dilakukan terkait dugaan korupsi tunjangan DPRD. Merasa kecewa atas kinerja Kejari, massa membuang ratusan katak, ulat, dan jangkrik saat aksi tersebut.
Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Kuningan atau Alamku, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Kamis sore, menggelar aksi demo di depan Kantor Kejari Kuningan, Jawa Barat. Dalam orasinya, massa mempertanyakan terkait dugaan korupsi tunjangan DPRD Kuningan yang dinilai cacat hukum.
“Ini merupakan bentuk keprihatinan dan kekecewaan kita atas kasus dugaan korupsi tunjangan DPRD Kuningan yang dinilai cacat hukum” Ujar Koordinator Lapangan Aksi, Yusuf Dandi.
Massa kemudian membuang ratusan katak dan jangkrik yang dibawa dalam satu karung di hadapan petugas saat menjaga aksi di depan Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Kuningan tersebut. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan kepada Kejari Kuningan yang dinilai lamban dalam penanganan kasus dugaan korupsi tunjangan DPRD selama ini.
“Harapannya kasus ini dapat diselasaikan secara adil dan transparan seperti kasus di daerah lain” Ujar Koordinator Lapangan Aksi, Irma.
Aksi unjuk rasa oleh puluhan massa di depan kantor Kejari dijaga ketat oleh aparat kepolisian Polres Kuningan.
“Kita masih proses tahapan tertentu karena ada regulasinya intinya kita masih mendata” Ujar Kepala Kejaksaan Negeri Kuningan, Yustina Engelin Kalangit.
Setelah melakukan orasi, massa membubarkan diri dan akan terus mengawal proses dugaan korupsi yang ditangani Kejari hingga tuntas.










