Wow! Kue Lapis Indonesia Masuk Daftar Kue Paling Ikonik di Dunia Versi TasteAtlas 2026

Lapis legit. (Sumber Foto : Ann’s Bakehouse & Creamery)

PILARadio.com – Kue lapis Indonesia kembali mendapat pengakuan di tingkat internasional. Makanan tradisional yang telah lama menjadi bagian dari kekayaan kuliner Nusantara ini berhasil masuk dalam daftar “The Most Iconic Cake in The World” atau kue paling ikonik di dunia versi TasteAtlas 2026.

Daftar tersebut dipublikasikan melalui akun resmi TasteAtlas di TikTok pada Selasa, 30 Juni 2026, dan langsung menarik perhatian pecinta kuliner dari berbagai negara. Dalam daftar tersebut, kue lapis Indonesia bersanding dengan berbagai kue legendaris dunia seperti Basque Cheesecake dari Spanyol, Japanese Cheesecake dari Jepang, Kladdkaka dari Swedia, hingga Sernik dari Polandia.

Masuknya kue lapis ke dalam daftar bergengsi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Indonesia. Selain dikenal memiliki cita rasa yang khas, kue lapis juga dipilih karena memiliki sejarah panjang serta menjadi salah satu warisan kuliner yang masih terus dilestarikan hingga saat ini.

Kue Lapis Indonesia Mendapat Pengakuan Dunia

TasteAtlas memasukkan kue lapis sebagai salah satu kue paling ikonik di dunia bukan tanpa alasan. Hidangan tradisional ini dinilai memiliki karakter yang unik, baik dari segi tampilan, bahan baku, hingga proses pembuatannya.

Kue lapis dikenal dengan bentuknya yang terdiri atas beberapa lapisan berwarna-warni yang tersusun rapi. Teksturnya lembut, kenyal, dan sedikit lengket karena menggunakan kombinasi tepung beras, tepung kanji, santan, gula, serta berbagai bahan alami lainnya.

Di Indonesia sendiri, kue lapis bukan sekadar makanan ringan. Sajian ini sering hadir dalam berbagai acara penting, mulai dari hajatan keluarga, perayaan hari besar keagamaan, hingga pesta adat di berbagai daerah.

Keberadaannya yang telah bertahan selama puluhan tahun menjadi salah satu alasan mengapa kue lapis dianggap sebagai bagian dari identitas kuliner Indonesia.

Apa Itu TasteAtlas?

TasteAtlas merupakan platform kuliner internasional yang fokus mendokumentasikan makanan tradisional dari berbagai belahan dunia.

Platform ini didirikan pada tahun 2018 oleh jurnalis asal Kroasia, Matija Babić, dengan tujuan memperkenalkan makanan khas dari berbagai negara kepada masyarakat global.

Tidak hanya membahas makanan, TasteAtlas juga mengulas minuman tradisional, bahan pangan lokal, restoran legendaris, hingga destinasi kuliner yang layak dikunjungi wisatawan.

Dalam beberapa tahun terakhir, TasteAtlas menjadi salah satu referensi yang cukup populer bagi para pencinta kuliner karena rutin merilis daftar makanan terbaik, makanan tradisional, hidangan khas, hingga dessert favorit dari berbagai negara.

Meski daftar yang dirilis bukan merupakan standar resmi dunia, banyak hasil pemeringkatannya yang menjadi perhatian masyarakat internasional.

Bagaimana TasteAtlas Menentukan Peringkat?

TasteAtlas menyusun daftar berdasarkan penilaian dari pengguna di berbagai negara.

Namun, tidak semua suara langsung dihitung dalam proses pemeringkatan.

Platform tersebut menggunakan sistem penyaringan khusus untuk mendeteksi penilaian yang dianggap tidak valid, seperti:

  • Aktivitas bot.
  • Spam.
  • Upaya manipulasi skor.
  • Akun yang memberikan penilaian tidak wajar.

Selain itu, TasteAtlas juga mempertimbangkan tingkat kredibilitas pengguna.

Artinya, penilaian dari pengguna yang dianggap memiliki pengetahuan lebih luas mengenai kuliner tertentu akan memiliki bobot yang lebih besar dibandingkan pengguna biasa.

Dengan sistem tersebut, TasteAtlas berupaya menghadirkan hasil pemeringkatan yang lebih objektif dan representatif.

Meski demikian, TasteAtlas juga menegaskan bahwa seluruh daftar yang dirilis bukanlah penilaian mutlak mengenai makanan terbaik di dunia.

Tujuan utamanya adalah memperkenalkan makanan tradisional, membantu melestarikan warisan kuliner, sekaligus memudahkan wisatawan menemukan makanan khas saat berkunjung ke suatu negara.

Sejarah Kue Lapis Indonesia

Kue lapis memiliki sejarah yang cukup panjang di Indonesia.

Makanan ini diyakini berkembang dari perpaduan budaya lokal dengan pengaruh kuliner Tionghoa dan Belanda yang masuk ke Nusantara sejak ratusan tahun lalu.

Seiring berjalannya waktu, masyarakat Indonesia kemudian mengembangkan resepnya sendiri menggunakan bahan-bahan lokal seperti santan, tepung beras, tepung tapioka, gula, serta daun pandan sebagai pewarna alami.

Proses pembuatannya juga cukup unik.

Setiap lapisan harus dikukus secara bergantian sebelum lapisan berikutnya ditambahkan.

Teknik tersebut membutuhkan ketelitian dan kesabaran karena setiap lapisan harus matang sempurna agar menghasilkan tampilan yang rapi.

Tidak heran apabila pembuatan kue lapis memerlukan waktu lebih lama dibandingkan kue tradisional lainnya.

Ciri Khas Kue Lapis Indonesia

Ada beberapa karakteristik yang membuat kue lapis mudah dikenali.

Di antaranya:

  • Memiliki lapisan berwarna yang tersusun rapi.
  • Bertekstur lembut dan kenyal.
  • Menggunakan santan sehingga menghasilkan rasa gurih.
  • Memiliki aroma pandan atau vanila yang khas.
  • Cocok disajikan sebagai camilan maupun hidangan saat acara keluarga.

Selain rasanya yang lezat, tampilan kue lapis juga menjadi daya tarik tersendiri karena warna-warni lapisannya terlihat menarik.

Beragam Jenis Kue Lapis di Indonesia

Indonesia memiliki banyak variasi kue lapis yang berkembang di berbagai daerah.

Beberapa di antaranya bahkan sudah sangat terkenal hingga ke mancanegara.

  1. Kue Lapis Tradisional

Jenis yang paling umum ditemukan dengan tekstur kenyal dan dibuat menggunakan tepung beras serta tepung tapioka.

  1. Lapis Legit

Berbeda dari kue lapis biasa, lapis legit memiliki tekstur lebih padat karena menggunakan banyak kuning telur, mentega, dan rempah-rempah seperti kayu manis.

  1. Lapis Surabaya

Kue ini memiliki tekstur lembut menyerupai sponge cake dengan tiga lapisan berwarna kuning dan cokelat yang dipisahkan oleh selai.

  1. Lapis Kojo

Lapis Kojo berasal dari Sumatera Selatan dan memiliki warna hijau khas karena menggunakan daun pandan atau daun suji.

Kue ini juga memiliki aroma santan yang kuat sehingga banyak disajikan saat hari besar keagamaan.

Daftar Kue Paling Ikonik di Dunia Versi TasteAtlas 2026

Berikut daftar The Most Iconic Cake in The World versi TasteAtlas tahun 2026.

  1. Kladdkaka – Swedia
  2. Basque Cheesecake – Spanyol
  3. Sernik – Polandia
  4. Japanese Cheesecake – Jepang
  5. Torta Caprese – Italia
  6. Torta Paradiso – Italia
  7. New York Style Cheesecake – Amerika Serikat
  8. Kremna Rezina – Slovenia
  9. Boston Cream Pie – Amerika Serikat
  10. Sans Rival – Filipina
  11. Red Velvet Cake – Amerika Serikat
  12. Prinsesstårta – Swedia
  13. Coconut Pie – Amerika Serikat
  14. Ice Cream Cake – Amerika Serikat
  15. Baked Alaska – Amerika Serikat
  16. Tompouce – Belanda
  17. Schwarzwälder Kirschtorte – Jerman
  18. Esterházy Torta – Hungaria
  19. Dobostorta – Hungaria
  20. Pavlova – Australia
  21. Lamington – Australia
  22. Linzer Torte – Austria
  23. Kue Lapis – Indonesia
  24. Victoria Sponge – Inggris

Keberhasilan kue lapis masuk dalam daftar ini menunjukkan bahwa kuliner tradisional Indonesia mampu bersaing dengan berbagai dessert legendaris dari negara lain.

Pengakuan Internasional untuk Kuliner Indonesia

Masuknya kue lapis dalam daftar TasteAtlas menambah panjang daftar kuliner Indonesia yang berhasil mendapat perhatian dunia.

Selama beberapa tahun terakhir, berbagai makanan khas Nusantara seperti rendang, sate, nasi goreng, hingga pempek juga kerap masuk dalam berbagai daftar kuliner internasional.

Hal tersebut menunjukkan bahwa kekayaan cita rasa Indonesia semakin dikenal oleh masyarakat global.

Keberhasilan tersebut tentu menjadi peluang besar untuk memperkenalkan lebih banyak makanan tradisional Indonesia ke pasar internasional, sekaligus mendukung perkembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Pentingnya Melestarikan Kuliner Tradisional

Pengakuan terhadap kue lapis menjadi pengingat bahwa makanan tradisional memiliki nilai budaya yang sangat tinggi.

Di balik setiap resep yang diwariskan secara turun-temurun, terdapat sejarah, tradisi, hingga identitas suatu daerah yang perlu dijaga.

Karena itu, pelestarian kuliner tradisional tidak hanya menjadi tanggung jawab pelaku usaha makanan, tetapi juga masyarakat secara luas.

Dengan terus mengenalkan kue-kue tradisional kepada generasi muda, warisan kuliner Indonesia dapat tetap lestari dan semakin dikenal dunia.

Kue Lapis Jadi Kebanggaan Indonesia

Masuknya kue lapis Indonesia ke dalam daftar The Most Iconic Cake in The World versi TasteAtlas 2026 menjadi pencapaian yang membanggakan. Di tengah banyaknya kue legendaris dari berbagai negara, kue lapis berhasil memperoleh tempat berkat cita rasa khas, proses pembuatan yang unik, serta nilai sejarah yang melekat pada hidangan tradisional tersebut.

Pengakuan ini diharapkan semakin meningkatkan minat masyarakat untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan kuliner Nusantara. Dengan kekayaan resep yang dimiliki Indonesia, bukan tidak mungkin semakin banyak makanan tradisional yang akan mendapatkan apresiasi di tingkat internasional pada masa mendatang.

Sumber : www.kompas.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading...
Your Favorite Channel
--:--
STREAM
Scroll to Top