CIREBON, PILARadio – Penyidik Bareskrim Mabes Polri meminta tim kuasa hukum melengkapi berkas berupa salinan resume medis dari Rumah Sakit Pelabuhan Cirebon, Jawa Barat. Rumah sakit tersebut merupakan tempat pertama korban mendapatkan penanganan medis akibat luka bakar yang dialaminya.
Kasus penyiraman dan dugaan penyiksaan terhadap korban berinisial M yang diduga dilakukan oleh oknum polisi di Tegal, Jawa Tengah, terus bergulir. Tim kuasa hukum korban memenuhi permintaan penyidik dengan mengambil resume medis dari Rumah Sakit Pelabuhan Cirebon pada Minggu siang.
Langkah tersebut dilakukan karena korban sempat mendapatkan penanganan medis di rumah sakit tersebut sebelum akhirnya menjalani perawatan lanjutan di Rumah Sakit Gunung Jati Cirebon.
Di tengah proses perawatan dan pemulihan luka bakar korban di RSD Gunung Jati Cirebon, Jawa Barat, penyelidikan kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan oknum polisi terhadap istri sirinya juga memasuki tahap baru.
“Jadi ini kita sedang mengambil salinan resume medis dari Rumah sakit Pelabuhan dan ini merupakan tempat pertama korban dapat penanganan medis kemudian kita sudah memberikan donasi tahap pertama sudah diberikan korban” Ujar Kuasa Hukum Tim Hotman 911, Raden Reza Pramadia.
Sementara itu, kondisi korban hingga Kamis malam dilaporkan terus membaik. Korban juga mengaku telah menerima donasi tahap awal yang terkumpul melalui rekening pribadi Hotman Paris Hutapea.
“Yang kita fokuskan sekarang yaitu penanganan luka bakar agar cepat membaik” Ujar Dokter Spesialis Forensik dan Medikolegal, dr. Beni Ciptawan
Setelah dokumen medis dan hasil visum dinyatakan lengkap, agenda berikutnya adalah mendampingi korban dalam proses pemeriksaan lanjutan oleh penyidik Bareskrim Polri.
Langkah tersebut dilakukan setelah penyidik Bareskrim Polri mulai melengkapi sejumlah dokumen penting sebagai bagian dari proses hukum yang sedang berjalan

