CIREBON, PILARadio – Seorang pelajar di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, justru terlibat tawuran di gang hingga ke jalan raya pada Rabu siang. Bahkan, salah satu pelajar yang terjatuh usai terkena sabetan senjata tajam nyaris menjadi bulan-bulanan warga. Selain mengamankan satu pelajar, petugas juga menyita satu buah celurit yang sempat digunakan untuk menyerang.
Kegeraman warga tak terbendung sesaat setelah tawuran terjadi di Jalan Fatahillah, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Rabu siang. Dalam video amatir yang ramai beredar di media sosial, terlihat warga mengamankan salah satu pelajar yang terjatuh usai terlibat aksi kejar-kejaran dan saling serang. Beruntung, petugas patroli dari Polsek Weru segera datang dan membawa pelajar tersebut ke Mapolsek Weru.
Selain mengamankan satu pelajar, petugas juga menyita satu senjata tajam jenis celurit yang digunakan untuk menyerang. Petugas turut mengamankan jaket milik pelajar yang sobek akibat terkena sabetan senjata tajam. Namun demikian, petugas belum dapat memastikan kepemilikan celurit yang diduga milik pelajar lain yang berhasil melarikan diri.
Peristiwa tawuran saat masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) ini bermula ketika tiga pelajar yang melintas di sebuah gang dipergoki enam pelajar dari sekolah lain. Diduga akibat saling ejek, kedua kelompok pelajar tersebut terlibat aksi saling serang di gang dan kejar-kejaran hingga ke Jalan Fatahillah. Salah satu pelajar yang terjatuh kemudian diamankan warga yang resah dengan aksi tersebut.
“Untuk kronologinya awalnya anak musyawirin ini melintas dibawah jalan tol kemudian tembus ke gang tumaritis dan disitu lewat anak SMK Mundu setelahnya terjadi kejar-kejaran hingga salahsatunya terjatuh di depan Alfamart dan diamankan warga. Untuk yang diamankan hanya 1 orang beserta senjata tajam berupa celurit” Ujar Kanit Reskrim Polsek Weru, Ipda Ahmad Suhadi.
Sebagai efek jera terhadap pelajar yang diamankan, petugas memanggil orang tua serta pihak sekolah. Polisi juga masih melakukan penyelidikan terkait kepemilikan celurit yang tertinggal di lokasi kejadian.


