Viral! Pemain Brasil Selebrasi Gol, Malah Jatuh ke Lubang dan Gol Dianulir

Apes! Viral Selebrasi Gol Malah Jatuh ke Lubang, Ironis Gol Dianulir Foto: Free Press Journal

PILARadio.com – Nasib kurang beruntung dialami pemain Coritiba, Jacy Maranhão, saat menghadapi Chapecoense dalam lanjutan Campeonato Brasileiro Serie A 2026. Berniat merayakan gol bersama para pendukung tuan rumah, bek asal Brasil tersebut justru mengalami kejadian mengejutkan setelah terjatuh ke dalam terowongan stadion.

Momen tersebut terjadi ketika Coritiba menjamu Chapecoense di Stadion Couto Pereira, Curitiba. Jacy Maranhão sempat mengira dirinya berhasil mencetak gol untuk membawa Coritiba unggul. Ia langsung berlari menuju sisi lapangan untuk melakukan selebrasi.

Namun, selebrasi tersebut berubah menjadi insiden yang membuat penonton dan rekan setimnya panik.

Jacy melompati papan iklan di belakang gawang. Setelah melewati papan pembatas, pemain bernomor punggung 55 itu ternyata tidak menemukan permukaan lapangan seperti yang diperkirakan. Di balik papan iklan terdapat akses menuju terowongan stadion yang sedang terbuka.

Jacy kehilangan keseimbangan dan langsung terjatuh ke dalam lubang tersebut.

Dalam beberapa detik, tubuhnya menghilang dari pandangan kamera. Rekan-rekan setimnya yang berada tidak jauh dari lokasi langsung bergegas menghampiri untuk memastikan kondisi sang pemain.

Insiden tersebut menjadi salah satu momen paling tidak biasa dalam pertandingan Coritiba vs Chapecoense. Video Jacy Maranhão terjatuh saat merayakan gol kemudian ramai dibicarakan di media sosial.

Yang membuat kejadian itu semakin tidak menguntungkan, gol yang dirayakan Jacy ternyata tidak disahkan wasit.

Jacy Maranhão Jatuh Saat Selebrasi Gol

Awalnya, suasana di Stadion Couto Pereira dipenuhi kegembiraan. Para pemain Coritiba merayakan gol yang dianggap dapat memperbesar keunggulan tim.

Jacy Maranhão ikut larut dalam suasana tersebut. Ia kemudian berlari ke arah sudut lapangan untuk merayakan gol bersama pendukung Coritiba.

Seperti yang biasa dilakukan pemain setelah mencetak gol, Jacy melompati papan iklan yang berada di sisi lapangan.

Namun, di balik papan tersebut terdapat akses menuju terowongan yang mengarah ke area ruang ganti. Akses itu dalam keadaan terbuka sehingga tidak terlihat seperti permukaan datar yang aman untuk dipijak.

Jacy tidak menyadari keberadaan lubang tersebut.

Begitu melewati papan iklan, tubuhnya langsung kehilangan pijakan. Pemain tersebut kemudian jatuh ke dalam terowongan.

Momen itu membuat sejumlah pemain Coritiba segera mendekati lokasi. Jacy kemudian muncul kembali dari dalam terowongan dan mendapat pertolongan dari tim medis.

Insiden tersebut berlangsung singkat, tetapi cukup membuat pertandingan terhenti dari perhatian para penonton. Kondisi Jacy menjadi perhatian karena ia mengalami benturan ketika terjatuh.

Laporan mengenai kejadian tersebut menyebut Jacy sempat kembali melanjutkan pertandingan sebelum akhirnya ditarik keluar pada awal babak kedua karena dampak dari insiden tersebut.

Gol yang Dirayakan Jacy Malah Dianulir

Seandainya gol tersebut disahkan, Jacy mungkin akan mengingat kejadian itu sebagai salah satu selebrasi paling unik dalam kariernya.

Sayangnya, cerita justru berakhir berbeda.

Wasit melakukan pemeriksaan menggunakan Video Assistant Referee atau VAR untuk meninjau proses terjadinya gol.

Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya posisi offside dalam proses gol tersebut. Wasit kemudian membatalkan gol yang sebelumnya dirayakan oleh Jacy dan para pemain Coritiba.

Dengan demikian, Jacy bukan hanya harus menghadapi insiden jatuh ke dalam terowongan, tetapi juga harus menerima kenyataan bahwa gol yang dirayakannya tidak masuk dalam catatan pertandingan.

Momen tersebut membuat kejadian yang dialami Jacy semakin mencuri perhatian.

Ia sudah berusaha merayakan gol, berlari ke sisi lapangan, melompati papan iklan, lalu terjatuh ke dalam terowongan. Setelah itu, gol yang menjadi alasan selebrasinya justru dinyatakan tidak sah.

Tak heran jika video kejadian tersebut kemudian menjadi bahan pembicaraan di media sosial.

Jacy Sempat Mendapat Perawatan

Setelah terjatuh, Jacy mendapatkan penanganan dari tim medis.

Pemain Coritiba tersebut terlihat mengalami masalah pada bagian kaki setelah insiden. Dalam laporan pertandingan, Jacy kemudian disebut harus mendapatkan perawatan dan pada akhirnya meninggalkan lapangan lebih awal.

Ia bahkan terlihat berada di bangku cadangan dengan pergelangan kaki yang dibalut es.

Meski demikian, kondisi Jacy disebut tidak separah yang sempat dikhawatirkan ketika ia jatuh ke dalam terowongan.

Setelah pertandingan, Jacy menyampaikan bahwa dirinya dalam kondisi baik-baik saja.

Hal tersebut tentu menjadi kabar melegakan bagi Coritiba. Sebab, insiden jatuh dari area lapangan menuju terowongan sempat membuat rekan setim dan penonton khawatir.

Cedera menjadi salah satu risiko yang tidak bisa dihindari dalam sepak bola, terlebih ketika seorang pemain melakukan gerakan spontan setelah mencetak gol.

Stadion Couto Pereira Jadi Saksi Insiden Tak Biasa

Stadion Couto Pereira merupakan kandang Coritiba yang terletak di Curitiba, Brasil. Pada pertandingan tersebut, stadion menjadi saksi sebuah kejadian yang tidak biasa.

Selebrasi gol umumnya menjadi salah satu momen paling dinantikan dalam pertandingan sepak bola. Pemain dapat berlari menuju tribun, melakukan selebrasi khas, memeluk rekan setim, atau merayakan gol bersama suporter.

Namun, apa yang dilakukan Jacy berubah menjadi insiden tak terduga.

Papan iklan yang biasanya menjadi pembatas antara lapangan dan area lainnya justru menjadi jalan menuju terowongan.

Jacy yang berlari dengan kecepatan tinggi tidak sempat mengantisipasi adanya akses terbuka di balik papan iklan tersebut.

Akibatnya, ia langsung terjatuh.

Kejadian seperti ini tentu bukan sesuatu yang diharapkan terjadi dalam sebuah pertandingan profesional. Para pemain umumnya mengenali area di sekitar lapangan, tetapi kondisi tertentu di stadion dapat berubah tergantung kebutuhan operasional pertandingan.

Dalam kasus Jacy, akses menuju terowongan tersebut diketahui sedang terbuka menjelang akhir babak pertama.

Bukan Pertama Kali Terowongan Stadion Menjadi Sorotan

Menariknya, insiden Jacy Maranhão ternyata bukan pertama kalinya area terowongan di Stadion Couto Pereira menjadi lokasi kejadian serupa.

Laporan mengenai insiden tersebut menyebut kejadian yang mirip pernah terjadi pada 2014. Saat itu, pemain Coritiba bernama Joel juga mengalami insiden ketika merayakan gol dan terjatuh di area terowongan yang sama.

Kejadian tersebut membuat insiden Jacy semakin menarik perhatian karena memiliki kemiripan dengan peristiwa yang terjadi lebih dari satu dekade sebelumnya.

Bagi suporter Coritiba, kejadian tersebut tentu menjadi momen yang tidak biasa.

Area di belakang papan iklan yang seharusnya menjadi bagian dari fasilitas stadion justru menjadi titik yang membuat pemain kehilangan pijakan.

Kejadian tersebut juga menjadi pengingat bagi para pemain agar tetap berhati-hati ketika melakukan selebrasi.

Coritiba Tetap Menang 2-1

Meski Jacy Maranhão mengalami kejadian kurang beruntung dan golnya dianulir, Coritiba tetap mampu mengakhiri pertandingan dengan kemenangan.

Coritiba berhasil mengalahkan Chapecoense dengan skor 2-1.

Kemenangan tersebut diraih melalui gol Tiago Coser dan Pedro Rocha. Chapecoense kemudian memperkecil ketertinggalan melalui Eduardo pada masa tambahan waktu.

Hasil akhir tersebut membuat Coritiba tetap mendapatkan tiga poin meski pertandingan diwarnai insiden unik yang melibatkan Jacy.

Dalam catatan pertandingan, Jacy memang terdaftar sebagai salah satu pemain Coritiba. Data CBF juga mencatat Jacy Maranhao Oliveira sebagai pemain Coritiba pada kompetisi Serie A Brasil 2026.

Selebrasi yang Berubah Menjadi Petaka

Apa yang dialami Jacy Maranhão bisa dibilang sebagai contoh bahwa selebrasi gol tidak selalu berakhir dengan kegembiraan.

Beberapa detik setelah bola masuk ke gawang, pemain biasanya langsung larut dalam euforia. Adrenalin yang tinggi membuat gerakan spontan sering dilakukan tanpa terlalu memperhatikan kondisi sekitar.

Jacy mengalami hal tersebut.

Ia berlari menuju papan iklan untuk merayakan gol. Namun, ketika melompati pembatas, ia justru terjatuh ke dalam terowongan.

Lebih buruk lagi, gol yang membuatnya melakukan selebrasi ternyata dianulir setelah pemeriksaan VAR.

Alhasil, satu momen yang seharusnya menjadi kenangan manis berubah menjadi pengalaman yang kemungkinan sulit dilupakan.

Jacy harus menahan rasa sakit akibat benturan, menerima keputusan VAR, dan melihat golnya tidak tercatat.

Namun, setidaknya ia bisa mengakhiri pertandingan dengan kabar bahwa kondisi dirinya tidak mengalami masalah serius.

Video Jacy Maranhão Jatuh Viral

Video insiden tersebut kemudian menyebar luas di media sosial.

Dalam potongan video yang beredar, Jacy terlihat berlari menuju sisi lapangan setelah gol. Ia kemudian melompati papan iklan sebelum tiba-tiba menghilang dari pandangan.

Beberapa pemain terlihat segera menuju lokasi untuk mengecek kondisinya.

Bagi penonton yang menyaksikan dari layar televisi, kejadian tersebut tampak mengejutkan karena Jacy seperti menghilang begitu saja setelah melewati papan iklan.

Tidak mengherankan jika video tersebut kemudian menjadi viral.

Sejumlah pengguna media sosial bahkan menganggap kejadian tersebut seperti adegan yang tidak biasa dalam pertandingan sepak bola.

Ada pula yang baru menyadari bahwa gol tersebut kemudian dianulir oleh VAR.

Kombinasi antara pemain terjatuh ke dalam terowongan dan gol yang akhirnya dibatalkan membuat insiden tersebut semakin menarik perhatian.

VAR Mengubah Cerita Selebrasi Jacy

Dalam sepak bola modern, VAR menjadi bagian penting dalam membantu wasit mengambil keputusan.

Teknologi tersebut digunakan untuk memeriksa sejumlah kejadian penting, termasuk gol, penalti, kartu merah langsung, serta kesalahan identitas pemain.

Pada pertandingan Coritiba melawan Chapecoense, pemeriksaan VAR mengubah status gol yang sebelumnya dirayakan oleh Jacy.

Setelah ditinjau, gol tersebut dinyatakan tidak sah karena offside.

Bagi Jacy, keputusan itu tentu menjadi tambahan kekecewaan.

Ia sudah merasakan euforia mencetak gol, tetapi kemudian harus menerima kenyataan bahwa gol tersebut tidak dihitung.

Jika melihat urutannya, insiden tersebut terjadi dalam waktu yang relatif singkat.

Pertama, Jacy mengira Coritiba mencetak gol.

Kedua, ia berlari melakukan selebrasi.

Ketiga, ia melompati papan iklan.

Keempat, ia terjatuh ke dalam terowongan.

Kelima, ia mendapat perawatan.

Keenam, VAR memutuskan gol tersebut dianulir.

Rangkaian kejadian tersebut membuat momen Jacy menjadi salah satu cerita paling unik dari pertandingan Coritiba dan Chapecoense.

Jacy Tetap Bisa Tersenyum karena Coritiba Menang

Meski mengalami malam yang tidak mudah, Jacy masih memiliki alasan untuk merasa lega.

Coritiba berhasil meraih kemenangan.

Artinya, pembatalan gol dan insiden cedera yang dialaminya tidak sampai membuat tim kehilangan poin.

Coritiba tetap keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1.

Kemenangan tersebut menjadi hasil penting bagi tim dalam persaingan Campeonato Brasileiro Serie A.

Sementara bagi Jacy sendiri, perhatian publik bukan lagi hanya tertuju pada performanya di lapangan.

Namanya menjadi viral karena insiden selebrasi yang berakhir dengan jatuh ke dalam terowongan.

Kejadian tersebut juga menjadi salah satu contoh bagaimana momen kecil dalam pertandingan sepak bola dapat berubah menjadi cerita yang lebih besar.

Nasib Jacy Benar-benar Kurang Beruntung

Jika menggunakan peribahasa “sudah jatuh tertimpa tangga”, nasib Jacy Maranhão memang sulit dicari gambaran yang lebih tepat.

Ia jatuh secara harfiah setelah melompati papan iklan.

Tidak lama kemudian, ia juga harus menerima kenyataan bahwa gol yang dirayakannya dibatalkan oleh VAR.

Belum berhenti di situ, Jacy juga mengalami masalah pada pergelangan kaki akibat insiden tersebut dan harus mendapatkan perawatan.

Namun, situasi tersebut tidak berakhir dengan buruk bagi Coritiba.

Timnya tetap memenangkan pertandingan dan mengamankan tiga poin.

Jacy juga memberikan kabar bahwa dirinya baik-baik saja.

Dengan demikian, insiden tersebut lebih banyak menjadi cerita unik dalam pertandingan dibandingkan masalah serius bagi pemain.

Pelajaran dari Insiden Selebrasi

Selebrasi memang menjadi bagian dari sepak bola.

Namun, kejadian yang dialami Jacy Maranhão menunjukkan bahwa pemain tetap harus memperhatikan kondisi sekitar ketika merayakan gol.

Area di belakang papan iklan tidak selalu memiliki permukaan yang aman.

Terlebih ketika pemain berlari dalam kecepatan tinggi dan langsung melompat tanpa mengetahui kondisi di balik pembatas.

Bagi klub, kejadian tersebut juga menjadi pengingat mengenai pentingnya memastikan area di sekitar lapangan berada dalam kondisi aman.

Setiap akses, lubang, tangga, atau terowongan yang berada dekat dengan area permainan harus mendapatkan perhatian.

Keselamatan pemain tetap menjadi hal utama.

Momen yang Sulit Dilupakan

Jacy Maranhão mungkin tidak akan melupakan pertandingan Coritiba melawan Chapecoense.

Bukan hanya karena Coritiba meraih kemenangan, tetapi karena ia mengalami salah satu insiden selebrasi paling unik.

Ia mencetak gol yang kemudian dianulir, terjatuh ke dalam terowongan, mendapatkan perawatan, dan akhirnya harus meninggalkan lapangan lebih awal.

Bagi penonton, kejadian tersebut menjadi tontonan yang mengejutkan sekaligus tidak biasa.

Bagi Jacy, kejadian tersebut tentu memiliki cerita tersendiri.

Namun, yang paling penting adalah kondisi sang pemain tetap terpantau dan Coritiba berhasil meraih kemenangan.

Insiden tersebut juga menjadi bukti bahwa pertandingan sepak bola dapat menghadirkan cerita yang tidak selalu bisa diprediksi.

Satu detik pemain berada di lapangan dan merayakan gol, beberapa detik kemudian ia justru menghilang ke dalam terowongan.

Kemudian, setelah kembali ke lapangan, ia harus menerima keputusan VAR yang membatalkan golnya.

Pada akhirnya, Coritiba tetap menang 2-1 atas Chapecoense.

Jacy Maranhão pun meninggalkan pertandingan dengan pengalaman yang mungkin akan terus dikenang, baik oleh dirinya sendiri maupun para pendukung Coritiba.

Bagi publik sepak bola, video insiden tersebut menjadi salah satu momen viral dari kompetisi Serie A Brasil 2026.

Selebrasi gol yang seharusnya menjadi momen kegembiraan justru berubah menjadi kejadian tak terduga. Jacy jatuh ke dalam terowongan, golnya dianulir karena offside, dan ia harus mendapatkan perawatan.

Namun, di balik semua itu, kabar terpenting tetap sama: Jacy dalam kondisi baik dan Coritiba berhasil mengamankan kemenangan.

Pertandingan pun berakhir dengan skor 2-1, tetapi kisah tentang selebrasi Jacy Maranhão kemungkinan akan jauh lebih lama diingat daripada skor akhir pertandingan tersebut.

Sumber : www.cnnindonesia.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading...
Your Favorite Channel
--:--
STREAM
Scroll to Top