CIREBON, PILARadio – Masjid Al-Hidayah di sekitar Dukuh Semar perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah. Pasalnya, di sekitar masjid bahkan ditemukan barang yang diduga digunakan untuk praktik prostitusi. Masjid Al-Hidayah di kawasan Dukuh Semar mendapatkan sorotan dari sejumlah pihak. Warga menilai masjid yang berada di belakang kawasan bekas terminal dan berdekatan dengan SD Dukuh Semar tersebut perlu diperhatikan, terutama pemeliharaannya sebagai tempat ibadah.
Sejauh ini, perawatan masjid hanya memanfaatkan dana dari kotak amal. Masjid dibersihkan pada pagi dan sore hari karena pada siang hari marbot harus mencari nafkah.
“Sebenarnya untuk perawatan masjid memang hanya pagi dan sore karena siang saya mencari nafkah untuk dananya sendiri hanya dari kotak amal saja” Ujar Marbot Masjid Al-Hidayah Dukuh Semar, Rija.
Sementara itu, salah satu warga yang peduli terhadap tempat ibadah ini berharap pemerintah daerah dapat memberikan kesempatan kepada pihak lain yang ingin merevitalisasi kondisi masjid agar menjadi lebih baik. Pasalnya, tidak jauh dari masjid terdapat kawasan yang kondisinya memprihatinkan. Di sekitar kebun dekat masjid bahkan banyak ditemukan barang-barang yang tidak semestinya berada di kawasan tempat ibadah.
“Saya sangat prihatin adanya berita seperti ini karena barang-barang ini seharusnya tidak ada disini dan harapan saya Pemerintah Daerah dapat memberikan kesempatan kepada pihak lain yang ingin merevitalisasi kondisi masjid agar menjadi lebih baik.” Ujar Warga Kota Cirebon, Hera
Diharapkan, kawasan Masjid Al-Hidayah di Dukuh Semar juga diberi tambahan lampu penerangan agar tidak dijadikan tempat yang diduga digunakan oleh pihak-pihak yang melakukan perbuatan tidak baik, seperti dugaan praktik prostitusi yang dilarang oleh ajaran agama.


