My Chemical Romance Bakal Rilis Album Baru Setelah 15 Tahun

My Chemical Romance tampil di Globe Life Field dalam tur Long Live The Black Parade. Andrew Sherman (Tangkapan Layar)

PILARadio.com – My Chemical Romance (MCR) memberikan sinyal kuat mengenai rencana mereka untuk kembali menggarap album penuh baru. Kabar tersebut disampaikan langsung oleh vokalis MCR, Gerard Way, saat tampil bersama bandnya di Alamodome, San Antonio, Texas, Amerika Serikat.

Pernyataan Gerard Way langsung mendapat perhatian besar dari penggemar. Pasalnya, My Chemical Romance belum merilis album studio penuh sejak Danger Days: The True Lives of the Fabulous Killjoys pada 2010. Jika proyek baru tersebut benar-benar diwujudkan, album itu akan menjadi karya penuh pertama MCR setelah penantian panjang lebih dari 15 tahun.

Namun, sampai sekarang My Chemical Romance belum mengumumkan judul album, daftar lagu, proses rekaman, maupun tanggal rilis secara resmi. Pernyataan Gerard Way lebih tepat disebut sebagai sinyal bahwa keinginan untuk membuat album baru masih ada dan menjadi sesuatu yang ingin diwujudkan oleh para personel.

Pernyataan tersebut disampaikan ketika MCR sedang menjalani rangkaian tur besar bertajuk Long Live the Black Parade. Tur tersebut sekaligus menjadi bagian dari perayaan 20 tahun album The Black Parade, salah satu karya paling dikenal dalam perjalanan karier My Chemical Romance.

Gerard Way Bicara soal Album Baru My Chemical Romance

Gerard Way menyampaikan kabar tersebut dari atas panggung di hadapan para penggemar yang memenuhi Alamodome. Dalam kesempatan itu, ia berbicara mengenai keinginan My Chemical Romance untuk kembali membuat album penuh.

Menurut Way, keinginan untuk menghasilkan rekaman baru sebenarnya sudah ada sejak My Chemical Romance memutuskan untuk kembali bersama pada 2019. Band yang sebelumnya bubar pada 2013 itu kembali tampil setelah beberapa tahun berpisah dan sejak saat itu mulai menjalani sejumlah aktivitas bersama.

Kembalinya MCR pada 2019 sempat membuat penggemar berharap adanya materi baru. Harapan tersebut kemudian mendapat jawaban pada 2022 melalui perilisan lagu The Foundations of Decay.

Lagu tersebut menjadi rilisan baru pertama My Chemical Romance setelah mereka kembali bersatu. Namun, setelah itu belum ada album penuh baru yang dirilis.

Dalam pertunjukan di San Antonio, Way kembali membuka kemungkinan bahwa perjalanan tersebut belum berhenti pada satu lagu.

Ia menyampaikan kepada penonton bahwa dukungan penggemar selama bertahun-tahun menjadi salah satu alasan kuat bagi band untuk terus bermusik. Way juga mengatakan bahwa para penggemar layak mendapatkan album baru dari My Chemical Romance.

Pernyataan itu menjadi salah satu komentar paling terbuka dari MCR mengenai kemungkinan hadirnya album kelima mereka. Meski demikian, Way belum memberikan kepastian mengenai kapan proses tersebut akan dimulai atau kapan album baru akan dirilis.

Belum Ada Tanggal Rilis Album Baru MCR

Bagi penggemar My Chemical Romance, pernyataan Gerard Way tentu menjadi kabar besar. Namun, ada satu hal yang perlu digarisbawahi, yakni MCR belum secara resmi mengumumkan tanggal perilisan album baru.

Begitu pula dengan judul album dan jumlah lagu yang nantinya akan masuk ke dalam proyek tersebut.

Dengan kata lain, belum bisa dipastikan apakah proses produksi album kelima MCR sudah benar-benar dimulai dalam bentuk sesi rekaman atau masih berada pada tahap pembahasan internal.

Gerard Way hanya mengungkapkan bahwa band tersebut memang memiliki keinginan untuk kembali membuat sebuah album penuh.

Hal itu juga membuat penggemar harus menunggu perkembangan selanjutnya. Apalagi My Chemical Romance saat ini masih memiliki jadwal konser yang cukup padat.

Band tersebut sedang menjalani tur Long Live the Black Parade, sebuah rangkaian pertunjukan yang membawa kembali nuansa era The Black Parade sekaligus merayakan dua dekade album tersebut.

Jadwal tur yang panjang tentu membuat waktu para personel terbagi antara pertunjukan, perjalanan, persiapan panggung, dan berbagai aktivitas lain yang berkaitan dengan band.

Karena itu, belum ada kepastian kapan MCR akan benar-benar masuk studio untuk mengerjakan album baru.

Album Baru Akan Menjadi Karya Penuh Pertama sejak Danger Days

Jika terealisasi, album baru My Chemical Romance akan menjadi album studio penuh pertama mereka sejak Danger Days: The True Lives of the Fabulous Killjoys.

Album tersebut dirilis pada 2010 dan menjadi album studio keempat dalam perjalanan MCR.

Setelah Danger Days, My Chemical Romance tidak langsung melanjutkan dengan album berikutnya. Band tersebut kemudian mengumumkan perpisahan pada 2013.

Keputusan itu membuat aktivitas MCR sebagai sebuah band terhenti selama beberapa tahun.

Situasi berubah ketika mereka mengumumkan reuni pada 2019. Pengumuman tersebut menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan My Chemical Romance karena menandai kembalinya Gerard Way, Mikey Way, Frank Iero, dan Ray Toro sebagai satu kesatuan band.

Meski reuni sudah terjadi sejak 2019, perjalanan menuju materi baru ternyata tidak berlangsung cepat.

Pandemi COVID-19 turut mengubah berbagai rencana pertunjukan dan aktivitas musik di berbagai negara. Konser reuni yang direncanakan MCR juga mengalami perubahan jadwal.

Pada akhirnya, penggemar mendapat materi baru melalui The Foundations of Decay pada 2022.

Lagu tersebut menjadi rilisan yang sangat dinantikan karena merupakan musik baru pertama MCR setelah mereka kembali. Namun, lagu itu merupakan sebuah single, bukan album studio penuh.

Karena itu, kemungkinan hadirnya album baru kini kembali menjadi perhatian.

The Foundations of Decay dan Kepergian Doug McKean

Salah satu bagian emosional dari pernyataan Gerard Way di San Antonio berkaitan dengan The Foundations of Decay.

Dalam pertunjukan tersebut, Way mendedikasikan lagu itu untuk mendiang Doug McKean, sosok yang memiliki hubungan panjang dengan perjalanan kreatif My Chemical Romance.

McKean merupakan produser dan kolaborator yang terlibat dalam sejumlah karya MCR. Ia juga memiliki keterkaitan dengan proses kreatif The Black Parade dan The Foundations of Decay.

Doug McKean meninggal dunia pada 2022, tidak lama setelah perilisan The Foundations of Decay. Kepergiannya menjadi salah satu peristiwa yang memberikan dampak besar bagi lingkungan kreatif MCR.

Dalam penampilannya, Gerard Way mengenang sosok tersebut sekaligus menyampaikan rasa terima kasih kepada para penggemar yang terus mendukung perjalanan MCR.

Momen tersebut membuat pembicaraan mengenai album baru terasa semakin personal.

Bagi MCR, membuat musik baru bukan hanya persoalan melanjutkan diskografi. Ada perjalanan panjang, perubahan kehidupan, kehilangan orang terdekat, serta pengalaman yang mereka lalui sejak album terakhir dirilis.

Hal tersebut juga menjadi salah satu alasan mengapa pernyataan Gerard Way mengenai album baru mendapat perhatian besar.

Penantian Penggemar My Chemical Romance

Penantian penggemar terhadap album baru MCR memang bukan perkara sebentar.

Danger Days: The True Lives of the Fabulous Killjoys dirilis pada 2010. Setelah itu, My Chemical Romance tidak lagi menghadirkan album studio penuh.

Pada 2013, band mengumumkan perpisahan. Selama beberapa tahun, para personel kemudian menjalani berbagai kegiatan masing-masing.

Gerard Way menjalankan proyek solo dan aktivitas lain di bidang kreatif. Frank Iero juga aktif dengan proyek musiknya sendiri. Ray Toro dan Mikey Way pun menjalani aktivitas masing-masing.

Kemudian, pada 2019, MCR secara mengejutkan mengumumkan reuni.

Kembalinya mereka langsung menjadi perhatian besar. Tiket konser reuni juga menjadi salah satu bukti bahwa basis penggemar My Chemical Romance tetap kuat meski band tersebut sudah lama tidak aktif sebagai sebuah grup.

Setelah reuni, ekspektasi terhadap musik baru tentu ikut meningkat.

Penggemar bukan hanya menunggu konser, tetapi juga berharap MCR kembali masuk studio.

Harapan tersebut akhirnya mendapat sedikit jawaban lewat The Foundations of Decay.

Namun, satu lagu tentu belum cukup bagi penggemar yang sudah menunggu album penuh baru selama bertahun-tahun.

Kini, ucapan Gerard Way kembali membuka peluang tersebut.

MCR Sedang Menjalani Long Live the Black Parade Tour

Sinyal album baru muncul ketika My Chemical Romance masih sibuk dengan rangkaian konser Long Live the Black Parade.

Tur tersebut dibuat untuk merayakan 20 tahun The Black Parade, album yang pertama kali dirilis pada 2006.

Album tersebut menjadi salah satu karya paling penting dalam perjalanan MCR. Di dalamnya terdapat lagu-lagu seperti Welcome to the Black Parade, Famous Last Words, Teenagers, Cancer, Mama, dan sejumlah lagu lain yang kemudian menjadi bagian penting dari katalog band.

Dua dekade setelah album tersebut dirilis, MCR kembali membawa konsep dan atmosfer The Black Parade ke atas panggung.

Perayaan tersebut juga membuat 2026 menjadi tahun yang cukup istimewa bagi penggemar MCR.

Di tengah tur inilah Gerard Way kemudian berbicara lebih terbuka mengenai kemungkinan pembuatan album baru.

Hal tersebut membuat perhatian penggemar tidak hanya tertuju pada konser, tetapi juga pada kemungkinan langkah MCR setelah tur berakhir.

MCR Siapkan Edisi 20 Tahun The Black Parade

Selain berbicara mengenai kemungkinan album baru, My Chemical Romance juga sedang merayakan ulang tahun ke-20 The Black Parade melalui edisi khusus.

Menurut laman resmi Warner Records, The Black Parade (20th Anniversary Deluxe Edition) dijadwalkan dirilis pada 23 Oktober 2026. Edisi deluxe tersebut memuat album asli ditambah enam lagu bonus.

Materi tambahan tersebut mencakup beberapa lagu yang sebelumnya dirilis dalam format berbeda serta rekaman live dari era tur The Black Parade.

Salah satu materi yang menarik perhatian adalah Someone Out There Loves You, yang dikenal oleh penggemar sebagai “Stay”. Lagu tersebut merupakan rekaman penampilan live dari periode The Black Parade World Tour 2007.

Selain itu, edisi tersebut juga mencakup rekaman live Dead! dan The Sharpest Lives, serta beberapa lagu yang sebelumnya hadir sebagai B-side, termasuk Heaven Help Us, Kill All Your Friends, dan My Way Home Is Through You.

Kehadiran edisi ulang tahun ke-20 ini membuat aktivitas MCR semakin ramai sepanjang 2026.

Di satu sisi, mereka sedang membawa The Black Parade kembali ke panggung. Di sisi lain, mereka membuka kemungkinan untuk memasuki fase kreatif berikutnya.

Apa yang Bisa Diharapkan dari Album Baru MCR?

Belum ada informasi resmi mengenai seperti apa musik yang akan dibuat My Chemical Romance jika mereka benar-benar mengerjakan album baru.

Karena itu, terlalu dini untuk menyimpulkan apakah album kelima tersebut akan mengikuti karakter musik The Black Parade, Danger Days, atau justru membawa pendekatan baru.

My Chemical Romance sendiri dikenal sebagai band yang tidak selalu menggunakan formula yang sama dalam setiap album.

Three Cheers for Sweet Revenge memiliki karakter yang berbeda dengan The Black Parade. Begitu pula Danger Days yang menghadirkan pendekatan visual dan musikal yang berbeda dari dua album sebelumnya.

Sementara itu, The Foundations of Decay menunjukkan bahwa MCR masih memiliki ruang untuk mengeksplorasi atmosfer musik yang lebih gelap dan emosional.

Lagu tersebut juga memperlihatkan bahwa MCR tidak harus kembali dengan formula lama hanya karena mereka melakukan reuni.

Jika album baru benar-benar dibuat, arah musiknya kemungkinan menjadi salah satu hal yang paling dinantikan.

Namun, semua itu masih sebatas kemungkinan sampai band memberikan informasi lebih lanjut.

Album Kelima MCR Masih Menunggu Kepastian

Untuk saat ini, kabar mengenai album baru My Chemical Romance masih berada pada tahap sinyal dan harapan.

Gerard Way memang telah menyampaikan secara terbuka bahwa MCR ingin membuat album baru dan penggemar layak mendapatkan karya tersebut. Akan tetapi, belum ada pengumuman resmi mengenai tanggal masuk studio, judul album, jumlah lagu, produser, atau jadwal rilis.

Kondisi tersebut membuat penggemar harus sedikit bersabar.

Apalagi My Chemical Romance masih memiliki rangkaian agenda tur yang harus diselesaikan.

Setelah rangkaian pertunjukan di Amerika Utara, MCR dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Asia. Laporan Entertainment Weekly menyebut tur tersebut akan berlanjut hingga akhir November 2026.

Artinya, perhatian MCR dalam beberapa waktu ke depan masih akan terbagi antara panggung, perjalanan tur, perayaan The Black Parade, dan kemungkinan persiapan musik baru.

MCR dan Harapan Penggemar Setelah Reuni

Reuni My Chemical Romance pada 2019 pada dasarnya sudah menjadi kejutan besar bagi para penggemar.

Setelah bertahun-tahun tidak tampil sebagai satu band, MCR kembali ke panggung dengan energi yang sama sekali tidak terlihat seperti sebuah grup yang telah lama berhenti.

Namun, setelah reuni, penggemar tentu menginginkan lebih dari sekadar konser.

The Foundations of Decay pada 2022 menjadi langkah pertama. Kini, pernyataan Gerard Way di San Antonio membuat kemungkinan album penuh baru kembali menjadi pembicaraan.

Jika album tersebut benar-benar dibuat, perjalanan menuju perilisannya kemungkinan juga akan menjadi perhatian tersendiri.

Pasalnya, album tersebut akan lahir setelah jeda yang sangat panjang. Para personel MCR sudah berada pada fase karier yang berbeda dibandingkan ketika Danger Days dirilis.

Penggemarnya pun telah berubah.

Sebagian mengikuti MCR sejak era Three Cheers for Sweet Revenge dan The Black Parade. Sebagian lainnya mengenal mereka ketika Danger Days dirilis. Ada pula generasi baru yang mengenal MCR setelah reuni pada 2019.

Semua kelompok penggemar tersebut kini memiliki satu kesamaan: menunggu musik baru.

Dari The Black Parade Menuju Era Baru MCR

Tahun 2026 menjadi salah satu periode paling sibuk bagi My Chemical Romance.

Dua puluh tahun setelah The Black Parade dirilis, album tersebut kembali mendapatkan perhatian melalui rangkaian tur dan edisi khusus. Pada saat yang sama, Gerard Way memberikan sinyal bahwa MCR masih memiliki keinginan untuk menghasilkan album baru.

Keduanya tentu menjadi dua hal berbeda.

Edisi 20 tahun The Black Parade merupakan bentuk perayaan terhadap karya lama, sementara album kelima nantinya akan menjadi babak baru dalam perjalanan MCR.

Belum diketahui apakah kedua proyek tersebut akan memiliki keterkaitan secara musikal maupun konsep.

Yang sudah jelas, MCR belum menutup pintu untuk membuat musik baru.

Bahkan, dari pernyataan Gerard Way, keinginan tersebut masih cukup kuat.

Album Baru MCR Jadi Salah Satu Hal yang Paling Dinanti

My Chemical Romance belum mengatakan bahwa album kelima mereka akan dirilis dalam waktu dekat. Namun, pernyataan Gerard Way setidaknya memberikan gambaran bahwa kemungkinan tersebut masih terbuka.

Bagi penggemar, kabar tersebut tentu berbeda dengan sekadar rumor yang muncul dari media sosial. Pernyataan tersebut datang langsung dari vokalis MCR ketika berada di atas panggung.

Meski begitu, penggemar tetap perlu menunggu pengumuman resmi dari band sebelum menganggap album baru tersebut sebagai proyek yang sudah memiliki jadwal pasti.

Untuk sementara, MCR masih melanjutkan Long Live the Black Parade Tour dan menyiapkan perayaan 20 tahun The Black Parade. Edisi deluxe album tersebut dijadwalkan hadir pada Oktober 2026 dengan sejumlah materi tambahan.

Sementara itu, pernyataan Gerard Way mengenai album baru menjadi sinyal yang cukup jelas bahwa cerita My Chemical Romance belum selesai.

Lebih dari 15 tahun setelah Danger Days, MCR akhirnya kembali membuka pembicaraan mengenai album penuh baru.

Belum ada tanggal rilis. Belum ada judul. Belum ada daftar lagu.

Tetapi satu hal sudah disampaikan langsung oleh Gerard Way: My Chemical Romance ingin kembali membuat sebuah album dan mereka tahu para penggemar sudah lama menunggu.

Jika rencana tersebut benar-benar terealisasi, album itu akan menjadi babak baru bagi MCR sekaligus menandai kembalinya salah satu band rock paling dikenal dari era 2000-an ke studio untuk menghasilkan karya penuh setelah penantian panjang.

Sumber : www.cnnindonesia.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading...
Your Favorite Channel
--:--
STREAM
Scroll to Top