KUNINGAN, PILARadio – Hujan deras disertai angin kencang melanda lima kecamatan di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, pada Senin sore. Akibatnya, sejumlah pohon tumbang dan puluhan rumah mengalami kerusakan, mulai dari kategori ringan hingga berat. Sejumlah petugas melakukan evakuasi pohon tumbang serta membersihkan sisa-sisa puing bangunan.
Kondisi sejumlah pohon tumbang terlihat setelah diterjang hujan deras disertai angin kencang yang melanda lima kecamatan di Kabupaten Kuningan pada Senin sore. Pada Selasa siang, petugas BPBD Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, melakukan evakuasi pohon tumbang di sejumlah wilayah terdampak. Pohon-pohon tersebut tumbang akibat diterjang hujan deras yang disertai angin kencang.
Dengan menggunakan mesin pemotong, petugas mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa bangunan sekolah. Angin kencang juga mengakibatkan sejumlah pohon di pinggir Jalan Raya Luragung bertumbangan hingga menimpa warung dan rumah warga. Salah seorang warga mengaku, bagian depan rumahnya yang terbuat dari baja ringan hancur setelah diterjang angin kencang secara tiba-tiba.
“Ini baru pertama kali terjadi jadi memang angin kencang menerjang sebanyak 2 kali yang awal tanpa disertai hujan dan membuat atap rumah terangkat dan pohon tumbang yang kedua kalinya terjadi disekitaran rumah dan untungnya tidak ada korban jiwa” Ujar seorang warga bernama Ahdiat
Berdasarkan data BPBD Kabupaten Kuningan, terdapat lima kecamatan dengan sepuluh desa yang terdampak hujan es disertai angin kencang. Rata-rata rumah warga mengalami kerusakan sedang hingga berat, terutama pada bagian atap yang terbawa angin.
“terdapat lima kecamatan dengan sepuluh desa yang terdampak hujan es disertai angin kencang. Rata-rata rumah warga mengalami kerusakan sedang hingga berat, terutama pada bagian atap yang terbawa angin. petugas masih melakukan pendataan serta evakuasi pohon tumbang di sejumlah lokasi terdampak.” Ujar Kepala Pelaksana BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana.
Salah satu bangunan yang mengalami kerusakan parah adalah gedung Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan kandang ayam milik Desa Luragung Tonggoh. Kedua bangunan tersebut hancur akibat hujan deras dan angin kencang. Kerugian material akibat peristiwa ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Hingga saat ini, petugas masih melakukan pendataan serta evakuasi pohon tumbang di sejumlah lokasi terdampak. Pihak BPBD mengimbau masyarakat agar selalu waspada selama musim penghujan, terutama menghadapi potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.



