Cristiano Ronaldo Resmi Pensiun dari Timnas Portugal Setelah 23 Tahun Berkarier

Cristiano Ronaldo pensiun dari Timnas Portugal. (REUTERS/Pedro Nunes)

PILARadio.com – Kabar mengejutkan datang dari dunia sepak bola. Megabintang Cristiano Ronaldo akhirnya memutuskan mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Timnas Portugal. Pemain yang identik dengan nomor punggung 7 tersebut mengumumkan rencana pensiun dari sepak bola internasional pada Kamis (5/11/2026).

Keputusan tersebut sekaligus menjadi penanda berakhirnya salah satu perjalanan karier paling bersejarah dalam sepak bola dunia. Setelah lebih dari 23 tahun membela negaranya, Ronaldo memilih untuk menyerahkan seragam kebanggaannya kepada generasi pemain berikutnya.

Pengumuman pensiun Cristiano Ronaldo disampaikan melalui sebuah video yang diunggah di akun media sosial pribadinya. Dalam video tersebut, pemain berusia 41 tahun itu terlihat mengenakan kemeja putih sambil membacakan pesan perpisahan yang telah disiapkannya.

Tidak banyak kata yang disampaikan Ronaldo untuk menggambarkan keputusannya. Namun, pesan yang ditulisnya memperlihatkan betapa besar arti Timnas Portugal dalam perjalanan hidup dan karier sepak bolanya.

“Portugal akan selalu ada dalam diri saya,” tulis Ronaldo dalam keterangan unggahan video tersebut.

Pernyataan singkat itu langsung menjadi perhatian penggemar sepak bola di berbagai negara. Pasalnya, Ronaldo bukan sekadar pemain yang pernah memperkuat Portugal. Selama lebih dari dua dekade, ia menjadi sosok penting yang membawa negaranya meraih berbagai prestasi di panggung internasional.

Keputusan pensiun ini juga menandai berakhirnya perjalanan seorang pemain yang telah melewati berbagai generasi sepak bola. Ronaldo memulai karier internasional ketika masih berusia 18 tahun dan berhasil mempertahankan posisinya sebagai salah satu pemain utama Portugal hingga memasuki usia 41 tahun.

Selama membela negaranya, CR7 mencatatkan 234 penampilan dengan koleksi 146 gol. Catatan tersebut menjadikannya pemegang rekor penampilan dan pencetak gol terbanyak dalam sejarah sepak bola internasional putra.

Cristiano Ronaldo Serahkan Nomor Punggung 7 kepada Generasi Berikutnya

Dalam video perpisahannya, Cristiano Ronaldo menyampaikan bahwa sudah waktunya bagi dirinya untuk mengembalikan seragam nomor 7 yang selama ini menjadi identitasnya bersama Timnas Portugal.

Nomor tersebut memiliki arti tersendiri bagi perjalanan karier Ronaldo. Selama bertahun-tahun, angka 7 melekat pada namanya dan menjadi salah satu identitas paling dikenal dalam dunia sepak bola.

Ronaldo mengaku tidak pernah menganggap nomor tersebut sebagai miliknya seorang. Ia menyadari bahwa seragam Timnas Portugal merupakan simbol kebanggaan seluruh masyarakat negaranya.

Namun, selama 23 tahun, ia mendapatkan kehormatan untuk mengenakan, membela, dan membawa seragam tersebut ke berbagai stadion di seluruh dunia.

“Tiba saatnya bagi saya untuk mengembalikan seragam nomor 7 tim nasional kita. Saya tidak pernah merasa seragam itu hanya milik saya seorang. Namun, selama 23 tahun, saya mendapatkan kehormatan sekaligus tanggung jawab untuk mengenakannya, membelanya, dan membawanya ke berbagai stadion di seluruh dunia,” kata Ronaldo.

Ia juga menyampaikan bahwa keputusan untuk mengakhiri karier internasional bukan sesuatu yang mudah. Ada banyak pertimbangan yang harus dipikirkan sebelum akhirnya mengambil keputusan besar tersebut.

Menurut Ronaldo, keputusan seperti ini tidak selalu bisa ditentukan hanya melalui pertimbangan logika. Ada perasaan dan ikatan emosional yang ikut memengaruhi langkahnya.

“Hari ini, tiba saatnya untuk menyerahkannya kepada generasi mendatang. Ini bukanlah keputusan yang mudah, karena ada keputusan-keputusan yang tidak hanya diambil dengan akal pikiran, melainkan juga dengan hati,” lanjutnya.

Pesan tersebut menjadi salah satu bagian paling emosional dalam pengumuman pensiunnya. Sebab, nomor punggung 7 bukan hanya angka di bagian belakang jersey, melainkan simbol perjalanan panjang Ronaldo bersama negaranya.

Bagi para pendukung Portugal, nomor tersebut telah melekat dengan berbagai momen penting, mulai dari gol-gol penentu, kemenangan dramatis, hingga keberhasilan mengangkat trofi juara.

Kini, setelah lebih dari dua dekade, Ronaldo memilih memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk melanjutkan perjalanan Timnas Portugal.

Perjalanan Cristiano Ronaldo Bersama Portugal Dimulai pada 2003

Perjalanan Cristiano Ronaldo bersama Timnas Portugal dimulai pada Agustus 2003. Ketika itu, usianya baru menginjak 18 tahun dan belum menjadi pemain sebesar sekarang.

Ronaldo menjalani debut internasional senior pada 20 Agustus 2003 ketika Portugal menghadapi Kazakhstan. Pertandingan tersebut menjadi awal dari perjalanan panjang yang kemudian mengubah namanya menjadi salah satu legenda terbesar sepak bola dunia.

Saat itu, Ronaldo masih bermain untuk Manchester United setelah direkrut dari Sporting CP. Penampilannya bersama klub asal Inggris tersebut mulai menarik perhatian publik sepak bola Eropa.

Kemampuan menggiring bola, kecepatan, keberanian menghadapi lawan, serta kualitas individunya membuat Ronaldo menjadi salah satu pemain muda yang paling diperhitungkan.

Perkembangannya berlangsung sangat cepat. Dari pemain muda yang masih berusaha mendapatkan tempat utama, Ronaldo perlahan menjelma menjadi pemain andalan Portugal.

Ia juga menjadi bagian penting dari skuad Portugal yang tampil di Euro 2004. Pada turnamen tersebut, Ronaldo mulai memperlihatkan kemampuannya di hadapan publik sepak bola internasional.

Meski Portugal harus puas menjadi runner-up setelah kalah dari Yunani pada partai final, pengalaman tersebut menjadi salah satu awal penting dalam perjalanan Ronaldo bersama tim nasional.

Setelah itu, namanya hampir selalu masuk dalam daftar pemain yang memperkuat Portugal di berbagai turnamen besar.

Ronaldo melewati sejumlah pergantian pelatih, perubahan komposisi pemain, hingga perbedaan generasi dalam skuad Portugal. Namun, posisinya sebagai salah satu pemain utama tetap bertahan selama bertahun-tahun.

Seiring berjalannya waktu, tanggung jawabnya juga semakin besar. Ia tidak hanya dituntut mencetak gol, tetapi juga menjadi pemimpin bagi rekan-rekannya di lapangan.

Perjalanan tersebut mencapai salah satu puncaknya ketika Ronaldo dipercaya menjadi kapten Timnas Portugal.

Cetak 146 Gol dan 234 Penampilan, Ronaldo Tinggalkan Rekor Fantastis

Selama lebih dari 23 tahun membela Portugal, Cristiano Ronaldo berhasil mencatatkan statistik yang sulit ditandingi pemain lain.

Berdasarkan catatan hingga pengumuman pensiunnya, Ronaldo telah tampil sebanyak 234 pertandingan dan mencetak 146 gol untuk Timnas Portugal.

Jumlah tersebut menempatkannya sebagai pemegang rekor penampilan terbanyak sekaligus pencetak gol terbanyak dalam sejarah sepak bola internasional putra.

Tidak hanya itu, Ronaldo juga mencatatkan 45 assist selama memperkuat negaranya. Kontribusi tersebut memperlihatkan bahwa perannya tidak hanya terbatas sebagai pencetak gol, tetapi juga membantu rekan setim menciptakan peluang.

Angka 146 gol menjadi bukti konsistensi Ronaldo selama bertahun-tahun. Ia mampu mencetak gol dalam berbagai pertandingan, baik ketika Portugal menghadapi negara-negara besar Eropa maupun saat menjalani laga kualifikasi.

Salah satu keunggulan Ronaldo adalah kemampuannya menjaga produktivitas meskipun usianya terus bertambah.

Ketika banyak pemain mulai mengalami penurunan performa pada usia 30-an, Ronaldo justru masih mampu menjadi salah satu pemain yang diandalkan Portugal.

Ia juga dikenal memiliki kemampuan mencetak gol melalui berbagai situasi. Mulai dari tendangan jarak jauh, sundulan, tendangan bebas, hingga penyelesaian akhir di dalam kotak penalti.

Kualitas tersebut membuat Ronaldo menjadi ancaman bagi pertahanan lawan selama bertahun-tahun.

Rekor 146 gol yang ditinggalkannya juga menjadi tantangan besar bagi pemain Portugal berikutnya. Generasi muda harus bekerja keras apabila ingin mendekati pencapaian yang telah dibuat oleh sang megabintang.

Sementara itu, rekor 234 penampilan menunjukkan betapa panjangnya perjalanan Ronaldo bersama negaranya. Ia bukan hanya hadir dalam satu atau dua generasi pemain, melainkan menjadi bagian dari berbagai era sepak bola Portugal.

Euro 2016 Jadi Puncak Kesuksesan Cristiano Ronaldo Bersama Portugal

Salah satu pencapaian terbesar Cristiano Ronaldo bersama Timnas Portugal adalah keberhasilan menjuarai Piala Eropa atau Euro 2016.

Gelar tersebut memiliki arti sangat besar karena menjadi trofi mayor pertama Portugal di level tim nasional senior.

Sebelum keberhasilan tersebut, Portugal beberapa kali memiliki kesempatan untuk menjadi juara, tetapi selalu gagal mencapai hasil terbaik.

Bahkan, pada Euro 2004 yang berlangsung di negaranya sendiri, Portugal harus menerima kenyataan pahit setelah kalah dari Yunani pada pertandingan final.

Kegagalan tersebut menjadi pengalaman yang tidak mudah bagi Ronaldo. Saat itu, ia masih berusia 19 tahun dan menjadi salah satu pemain muda yang diharapkan mampu membawa Portugal meraih gelar juara.

Namun, kesempatan untuk mengangkat trofi akhirnya datang 12 tahun kemudian.

Pada Euro 2016 di Prancis, Portugal berhasil melangkah hingga pertandingan final dan menghadapi tuan rumah Prancis.

Pertandingan tersebut berlangsung ketat. Ronaldo yang menjadi kapten Portugal harus meninggalkan lapangan lebih awal akibat mengalami cedera setelah mendapat benturan dari pemain lawan.

Meski tidak dapat menyelesaikan pertandingan, Ronaldo tetap memberikan dukungan kepada rekan-rekannya dari pinggir lapangan.

Portugal akhirnya berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 1-0 melalui gol Eder pada babak tambahan waktu.

Kemenangan tersebut membuat Portugal untuk pertama kalinya menjadi juara Piala Eropa.

Bagi Ronaldo, keberhasilan itu menjadi salah satu momen paling berharga sepanjang kariernya bersama tim nasional.

Ia akhirnya mampu mempersembahkan gelar mayor untuk negaranya setelah melewati berbagai kegagalan di turnamen sebelumnya.

Keberhasilan di Euro 2016 juga mengubah pandangan banyak orang terhadap generasi pemain Portugal saat itu. Mereka tidak lagi hanya dikenal sebagai tim yang memiliki banyak pemain berbakat, tetapi juga sebagai negara yang mampu menjadi juara di kompetisi terbesar Eropa.

Tambah Dua Gelar UEFA Nations League pada 2019 dan 2025

Selain gelar Euro 2016, Cristiano Ronaldo juga ikut mempersembahkan dua trofi UEFA Nations League untuk Portugal.

Gelar pertama diraih pada 2019 ketika Portugal menjadi tuan rumah putaran final UEFA Nations League edisi perdana.

Dalam turnamen tersebut, Portugal berhasil melaju ke partai final dan menghadapi Belanda.

Portugal keluar sebagai pemenang setelah mengalahkan Belanda dengan skor 1-0 melalui gol Gonçalo Guedes.

Keberhasilan tersebut menambah koleksi trofi internasional Ronaldo bersama negaranya.

Empat tahun setelah keberhasilan tersebut, Ronaldo masih menjadi bagian penting dalam skuad Portugal. Ia tetap dipercaya menjadi salah satu pemain utama meskipun usianya sudah tidak muda lagi.

Portugal kemudian kembali meraih gelar UEFA Nations League pada 2025. Keberhasilan tersebut membuat Ronaldo menambah koleksi trofi internasionalnya menjadi tiga gelar mayor bersama Portugal.

Dua gelar UEFA Nations League tersebut semakin melengkapi perjalanan panjang Ronaldo bersama negaranya.

Jika dihitung secara keseluruhan, Ronaldo meninggalkan Timnas Portugal dengan tiga gelar utama, yakni Euro 2016 serta UEFA Nations League 2019 dan 2025.

Catatan tersebut menjadi bagian penting dari warisan yang ditinggalkannya untuk sepak bola Portugal.

Ronaldo Bukan Hanya Meninggalkan Gol dan Trofi

Dalam pesan perpisahannya, Cristiano Ronaldo menyampaikan bahwa ketika mengingat kembali perjalanan bersama Timnas Portugal, ia tidak hanya melihat pertandingan, gol, rekor, ataupun trofi yang pernah diraih.

Baginya, ada hal yang jauh lebih besar daripada sekadar pencapaian di atas lapangan.

Ronaldo mengingat para pendukung yang selalu memberikan dukungan, termasuk masyarakat Portugal yang tinggal di luar negeri.

Ia menggambarkan bagaimana pertandingan sepak bola bisa menjadi penghubung emosional bagi masyarakat yang berada jauh dari tanah kelahirannya.

Selama 90 menit pertandingan, para pendukung bisa merasakan kedekatan dengan negara asal mereka melalui perjuangan Timnas Portugal.

Hal tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Ronaldo menganggap perjalanan bersama negaranya memiliki arti yang sangat besar.

Ia juga menyadari bahwa sepak bola bukan hanya tentang kemenangan dan kekalahan. Ada hubungan antara pemain, masyarakat, dan jutaan pendukung yang menjadi bagian dari perjalanan sebuah tim nasional.

Dalam pernyataannya, Ronaldo turut mengingat berbagai pengalaman yang telah dilalui selama membela Portugal.

Mulai dari pertandingan penting, perjalanan panjang menuju turnamen besar, hingga momen ketika berhasil mengangkat trofi bersama rekan-rekannya.

Semua pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan hidupnya yang tidak akan mudah dilupakan.

Ronaldo juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukungnya selama memperkuat Portugal.

Mulai dari keluarga, rekan setim, pelatih, staf tim nasional, hingga para pendukung yang selalu memberikan kepercayaan kepadanya.

Ia mengaku meninggalkan Timnas Portugal dengan perasaan bangga karena telah memberikan seluruh kemampuan terbaiknya untuk negara.

Keputusan Pensiun Muncul Setelah Perjalanan Panjang dan Dinamika di Timnas

Keputusan Cristiano Ronaldo mengakhiri karier internasional juga tidak terlepas dari dinamika yang terjadi dalam perjalanan terakhirnya bersama Portugal.

Sebelum mengumumkan pensiun, Ronaldo sempat menjadi perhatian setelah terjadi ketegangan dengan pelatih Portugal, Jorge Jesus.

Persoalan tersebut mencuat ketika Ronaldo tidak dimainkan dalam pertandingan melawan Norwegia pada September 2026.

Setelah pertandingan tersebut, Ronaldo meninggalkan kamp tim nasional dan kemudian harus menerima sanksi dari federasi sepak bola Portugal.

Ia dijatuhi hukuman larangan bermain selama 30 hari serta denda sebesar 255 euro akibat meninggalkan pemusatan latihan tanpa pemberitahuan sebagaimana mestinya.

Situasi tersebut sempat menimbulkan spekulasi mengenai masa depan Ronaldo bersama Portugal.

Banyak pihak mempertanyakan apakah pemain yang telah menjadi ikon tim nasional selama lebih dari dua dekade itu masih akan melanjutkan karier internasionalnya.

Ronaldo sebelumnya juga sempat mengisyaratkan bahwa dirinya mempertimbangkan masa depan bersama Portugal setelah Piala Dunia 2026.

Meski demikian, ia sempat menyampaikan permintaan maaf kepada rekan-rekannya dan masih membuka kemungkinan untuk kembali memperkuat tim nasional.

Namun, pada akhirnya Ronaldo mengambil keputusan untuk mengakhiri perjalanan internasionalnya.

Pelatih Portugal, Jorge Jesus, mengaku menghormati keputusan tersebut meskipun sebelumnya berharap Ronaldo tetap bertahan.

Keputusan itu sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai masa depan sang megabintang bersama Portugal.

Cristiano Ronaldo Masih Mengejar Target 1.000 Gol

Pensiun dari Timnas Portugal bukan berarti Cristiano Ronaldo akan langsung mengakhiri karier sepak bolanya.

Pemain yang kini memperkuat Al Nassr tersebut masih memiliki ambisi besar untuk mencapai target 1.000 gol sepanjang karier profesionalnya.

Target tersebut sudah lama menjadi salah satu pencapaian yang ingin diwujudkan Ronaldo sebelum benar-benar meninggalkan dunia sepak bola.

Hingga pengumuman pensiunnya dari Timnas Portugal, Ronaldo telah mengoleksi sekitar 985 gol sepanjang karier profesionalnya.

Artinya, ia hanya membutuhkan 15 gol tambahan untuk mencapai angka bersejarah tersebut.

Namun, keputusan pensiun dari tim nasional membuat peluang Ronaldo menambah koleksi gol menjadi sedikit berbeda.

Selama ini, Portugal menjadi salah satu sumber gol dalam perjalanan kariernya. Dari total 985 gol tersebut, 146 di antaranya dicetak ketika memperkuat negaranya.

Dengan tidak lagi tampil bersama Portugal setelah jeda internasional November 2026, Ronaldo harus mengandalkan pertandingan bersama Al Nassr untuk mendekati target tersebut.

Kondisi ini tentu membuat perjalanan menuju 1.000 gol menjadi tantangan tersendiri.

Meski demikian, Ronaldo masih memiliki kesempatan untuk menambah jumlah gol melalui kompetisi domestik Arab Saudi dan turnamen antarklub Asia.

Usianya yang telah mencapai 41 tahun juga menjadi salah satu faktor yang membuat pencapaian tersebut semakin menarik untuk diikuti.

Ronaldo selama ini dikenal memiliki kedisiplinan tinggi dalam menjaga kondisi fisik. Ia tetap berlatih secara serius dan berusaha mempertahankan performa meskipun sudah melewati usia produktif sebagian besar pemain sepak bola.

Keinginannya mencapai 1.000 gol menunjukkan bahwa motivasi Ronaldo untuk terus mencetak sejarah belum sepenuhnya berakhir.

Pensiun dari Portugal hanya menutup satu bagian dari perjalanan panjangnya. Sementara itu, karier bersama klub masih menjadi kesempatan bagi Ronaldo untuk menambah catatan gol.

Akhir Perjalanan Internasional, Cristiano Ronaldo Tetap Menjadi Legenda Portugal

Keputusan Cristiano Ronaldo pensiun dari Timnas Portugal menjadi salah satu momen besar dalam sejarah sepak bola negara tersebut.

Selama lebih dari 23 tahun, Ronaldo telah memberikan kontribusi luar biasa. Ia datang sebagai pemain muda berusia 18 tahun, kemudian berkembang menjadi kapten dan sosok yang menjadi panutan bagi generasi berikutnya.

Perjalanan tersebut tidak selalu berjalan mulus. Ronaldo pernah merasakan kekalahan menyakitkan, kegagalan di turnamen besar, hingga kritik dari berbagai pihak.

Namun, ia juga berhasil melewati semua itu dan membawa Portugal meraih berbagai prestasi penting.

Kini, setelah 234 penampilan dan 146 gol, Ronaldo memutuskan untuk mengakhiri tugasnya bersama tim nasional.

Seragam nomor 7 yang selama ini identik dengannya akan menjadi bagian dari sejarah sepak bola Portugal dan membuka kesempatan bagi pemain lain untuk meneruskan perjuangan.

Bagi para pendukung Portugal, kepergian Ronaldo tentu meninggalkan ruang yang tidak mudah diisi. Sebab, selama bertahun-tahun, ia menjadi salah satu alasan utama masyarakat menantikan pertandingan tim nasional.

Meski tidak lagi memperkuat Portugal, pengaruh Ronaldo terhadap perkembangan sepak bola negaranya diperkirakan akan tetap terasa dalam waktu yang panjang.

Ia telah menjadi inspirasi bagi banyak pemain muda yang bermimpi mengenakan seragam Timnas Portugal.

Rekor gol, jumlah penampilan, gelar juara, serta berbagai pencapaian lainnya akan terus menjadi bagian dari catatan sejarah sepak bola dunia.

Ronaldo pun menutup perjalanannya dengan perasaan bangga karena telah mendapatkan kesempatan membela negara selama lebih dari dua dekade.

Perjalanan yang dimulai pada Agustus 2003 tersebut kini memasuki babak baru.

Namun, satu hal yang pasti, nama Cristiano Ronaldo akan selalu menjadi bagian penting dari sejarah Timnas Portugal. Ia bukan hanya meninggalkan rekor yang luar biasa, tetapi juga warisan tentang kerja keras, ambisi, dan perjuangan untuk membawa negaranya mencapai prestasi tertinggi.

Sumber : www.cnnindonesia.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading...
Your Favorite Channel
--:--
STREAM
Scroll to Top