CIREBON, PILARadio – Tingkat penyebaran berita hoax di Cirebon, meningkat hingga 1000 persen. Hal tersebut pasca kasus Vina mencuat setelah tayang di layar lebar.
Hal itu diungkapkan oleh Akhmad Rofahan, salah satu Relawan Tekhnologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK) Kabupaten Cirebon, menurutnya, dibandingkan hari biasanya, peningkatan berita hoax sangat signifikan saat kasus Vina kembali mencuat.
“Jadi pasca tragedi Vina ini, informasi hoax yang bersumber di Cirebon meningkat cukup signifikan, kami dari relawan TIK Kabupaten Cirebon dan juga Kabupaten Cirebon Siber Hoax mendeteksi ada peningkatan 1000 persen dibandingkan bulan biasanya” Ungkapnya Rabu (22/05/2024)
Rofahan mengatakan, biasanya dalam satu bulan, hanya terdeteksi satu hingga tiga berita hoax, namun saat kasus Vina kembali ramai, berita hoax di Cirebon menjadi 40 berita hoax.
“Satu bulan itu biasanya menditeksi satu sampai tiga informasi yang bersumber dari Cirebon, sekarang satu kasus ini bisa mencapai 40 informasi hoax yang tersebar,” Katanya.
Rofahan menjelaskan, berita hoax yang tersebar, akibat banyaknya masyarakat berasumsi tanpa didasari oleh fakta yang belum jelas kebenarannya.
“Hoax yang tersebar itu karena banyaknya masyarakat yang berasumsi, mereka sebenarnya bertujuan untuk membantu kepolisian, tapi menyebutkan nama dengan jelas, menyebutkan akun dengan jelas, tapi faktanya belum terbukti, nah ini banyak akun-akun yang salah sasar, di tag tapi ternyata tidak,” jelasnya.
“Contohnya nama Alif Bachtiar, ini dikaitkan dengan nama salah satu polisi, dikaitkan juga dengan nama mantan Kapolri, dikaitkan juga dengan nama salah satu Bupati yang saat ini menjabat, ternyata akun yang di tag itu bukan yang dimaksud,” lanjutnya.
Akibat adanya berita hoax yang tersebar di media sosial, dapat berdampak pada psikologi pemilik akun yang dituju oleh para netizen.
“Hoax ini berdampak sekali kepada psikolog yang punya akun itu, ini bukan hanya satu atau dua akun saja, tapi cukup banyak,” ucapnya.
Rofahan berharap, petugas kepolisian segera mengusut tuntas kasus pembunuhan Vina tetsebut, agar berita hoax tidak terus meningkat.
“Jadi petugas penegak hukum harus segera menyelesaikan kasus ini, agar hoaxnya tidak bertambah liar lagi,” harapnya.