• Latest
  • Trending
Tangkapan layar yang diduga meteor melintasi langit malam di Provinsi Lampung. Foto: Dok. Lampung Geh

Bikin Geger Dikira Meteor, BRIN Pastikan Benda Bercahaya di Lampung Adalah Sampah Antariksa China

April 6, 2026
Ilustrasi penggunaan Chat GPT | emiliano vittiriosi/Unplash

Hebat! Indonesia Masuk 5 Besar Dunia Pengguna ChatGPT di Sektor Pendidikan

April 9, 2026
Sabrina Carpenter Rilis Video House Tour Penuh Glamor Bersama Margaret Qualley dan Madelyn Cline (Sumber Foto : YT/Sabrina Carpenter )

Sabrina Carpenter Rilis Video House Tour Penuh Glamor Bersama Margaret Qualley dan Madelyn Cline

April 9, 2026
Ronaldo Nazario (kiri) bersama Alessandro Del Piero saat hadiri acara drawing Piala Dunia 2026 di Miami (6/12/2024). (Sumber Foto : GIORGIO VIERA/AFP)

Legenda Dunia Ronaldo dan Del Piero Siap Tampil di Indonesia Lawan Barcelona Legends

April 9, 2026
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon menggelar kegiatan edukasi di Stasiun Cirebon (Foto : Darfan)

KAI Daop 3 Cirebon Kenalkan Dunia Perkeretaapian Lewat Program Edutrain

April 9, 2026
Dampak Kenaikan Harga Kedelai dan Plastik, Daun Pisang Jadi Solusi bagi Pengrajin Tempe di Majalengka (Foto : Darfan)

Dampak Kenaikan Harga Kedelai dan Plastik, Daun Pisang Jadi Solusi bagi Pengrajin Tempe di Majalengka

April 9, 2026
Taman Nasional Komodo. (Artha Graha)

Wow! Taman Nasional Komodo Jadi Destinasi Wisata Terindah Kedua di Dunia 2026

April 8, 2026
Lady Gaga Sakit Infeksi Pernapasan, Jadwal Konser Kanada Dibatalkan (Foto : Darfan)

Lady Gaga Sakit Infeksi Pernapasan, Jadwal Konser Kanada Dibatalkan

April 8, 2026
Real Madrid vs Bayern Munich di babak pertama. (Foto: Getty Images/Angel Martinez)

Liga Champions Tadi Malam: Bayern Munchen dan Arsenal Petik Kemenangan

April 8, 2026
Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, mengunjungi ratusan calon jemaah haji di Kabupaten Majalengka (Foto : Darfan)

Menteri Haji dan Umrah pastikan konflik di Timur Tengah tidak mengganggu kenyamanan maupun perjalanan para jemaah haji ke Tanah Suci

April 8, 2026
Ratusan makam Tionghoa bersejarah di Cirebon hilang, diduga dijual mafia tanah menjadi rumah (Foto : Darfan)

Ratusan makam Tionghoa bersejarah di Cirebon hilang, diduga dijual mafia tanah menjadi rumah

April 8, 2026
Pengawasan Anak di Ruang Digital (Foto : Mas Yuw)

KIM Jabar Pinter Digital: Dorong Literasi dan Peran Strategis Informasi di Jawa Barat

April 7, 2026
Kereta Anjlog di Bumiayu (Tangkapan Layar)

Pasca anjlog Kereta Bangunkarta, Jalur Emplasemen Bumiayu Sudah Bisa Dilalui, PT KAI Ucapkan permohonan maaf

April 7, 2026
PILARadio 88.6 FM
  • HOME
  • STREAMING
  • PEMILU
  • BERINTANs
  • MESTI TAU
  • BERISIK
  • SPORT CORNER
No Result
View All Result
  • HOME
  • STREAMING
  • PEMILU
  • BERINTANs
  • MESTI TAU
  • BERISIK
  • SPORT CORNER
No Result
View All Result
PILARadio 88.6 FM
No Result
View All Result
  • HOME
  • STREAMING
  • PEMILU
  • BERINTANs
  • MESTI TAU
  • BERISIK
  • SPORT CORNER

Bikin Geger Dikira Meteor, BRIN Pastikan Benda Bercahaya di Lampung Adalah Sampah Antariksa China

by Akbar
April 6, 2026
A A
Tangkapan layar yang diduga meteor melintasi langit malam di Provinsi Lampung. Foto: Dok. Lampung Geh

Tangkapan layar yang diduga meteor melintasi langit malam di Provinsi Lampung. Foto: Dok. Lampung Geh

PILARadio.com – Masyarakat di wilayah Lampung dan Banten mendadak gempar pada Sabtu malam (4/4/2026). Jagat media sosial seketika dibanjiri oleh rekaman video amatir yang memperlihatkan fenomena benda bercahaya misterius meluncur perlahan di langit malam. Objek tersebut tampak memanjang, berpendar terang, dan perlahan terpecah menjadi beberapa serpihan kecil sebelum akhirnya menghilang di balik cakrawala.

Banyak warga yang berspekulasi bahwa benda tersebut adalah meteor jatuh, pesawat yang mengalami kecelakaan, atau bahkan fenomena supranatural. Namun, teka-teki tersebut kini terjawab secara ilmiah. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memberikan klarifikasi resmi bahwa benda bercahaya tersebut bukanlah ancaman kosmik berbahaya, melainkan sampah antariksa milik pemerintah China yang kembali memasuki atmosfer bumi (re-entry).

Penjelasan Ilmiah dari Profesor Astronomi BRIN

Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika BRIN, Thomas Djamaluddin, memberikan penjelasan rinci untuk menenangkan kekhawatiran publik. Menurutnya, objek yang terlihat jelas dari wilayah Lampung hingga pesisir Banten tersebut merupakan bagian dari roket Long March 3B (CZ-3B). Roket jenis ini merupakan peluncur andalan China yang digunakan untuk mengirim satelit ke orbit, namun bagian tingkat atas (upper stage) dari roket tersebut sering kali tertinggal di luar angkasa sebagai sampah.

“Masyarakat di sekitar Lampung dan Banten memang sempat dihebohkan dengan objek terang yang meluncur di langit dan tampak terpecah menjadi beberapa bagian. Berdasarkan analisis data yang kami terima, itu dipastikan adalah pecahan sampah antariksa,” ujar Thomas saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (5/4/2026).

Fenomena ini terjadi karena objek tersebut sudah tidak lagi memiliki energi untuk bertahan di orbit dan ditarik oleh gravitasi bumi. Saat memasuki lapisan atmosfer yang padat, gesekan antara material roket dengan molekul udara menciptakan panas yang luar biasa ekstrem, sehingga objek tersebut terbakar hebat dan tampak seperti bola api yang berjalan lambat.

RelatedPosts :

Viral dan Heboh Meteor Jatuh di Cirebon, Polisi Cek Kebenaran dan Belum Ditemukan

Satgas Temukan 248 Ton Limbah Terkontaminasi Cesium-137 di Cikande

Fenomena Dugaan Meteor Jatuh Hebohkan Warga Majalengka

Heboh! Makam Dibongkar di Serang Banten, Tulang Jenazah Diduga Dicuri

Kronologi Lintasan: Dari India Menuju Samudra Hindia

Berdasarkan data pelacakan global dari Space-Track dan hasil analisis orbit terbaru, sampah antariksa roket CZ-3B ini melakukan pergerakan melintasi beberapa wilayah sebelum akhirnya jatuh. Benda tersebut terdeteksi meluncur dari arah wilayah udara India, melintasi wilayah barat Indonesia, dan berakhir di perairan Samudra Hindia, tepatnya di lepas pantai barat Sumatra.

Thomas Djamaluddin menjelaskan bahwa momen puncak penampakan terjadi sekitar pukul 19:56 WIB. Pada waktu tersebut, ketinggian objek sudah merosot tajam hingga berada di bawah 120 kilometer di atas permukaan laut.

“Ketinggiannya turun sangat rendah saat melintas di atas atmosfer kita. Pada ketinggian di bawah 120 km itulah, gesekan dengan atmosfer mulai memicu pijar api yang sangat terang sehingga dapat disaksikan dengan mata telanjang oleh warga dari bawah,” tambahnya.

Karena sifatnya yang terdiri dari berbagai komponen logam dan material sisa bahan bakar, roket tersebut tidak hancur sekaligus. Proses fragmentasi atau pemecahan menjadi bagian-bagian kecil inilah yang terlihat oleh warga sebagai serpihan cahaya yang mengikuti objek utama.

Mengapa Sampah Antariksa Bisa Jatuh ke Bumi?

Fenomena jatuhnya sampah antariksa ke bumi sebenarnya bukanlah hal baru dalam dunia astronomi, namun jarang sekali terlihat sejelas yang terjadi di Lampung kemarin. Setiap tahun, ada ratusan ton sampah Antariksa mulai dari baut kecil hingga bagian roket raksasa yang jatuh kembali ke bumi.

Sebagian besar sampah ini terbakar habis di atmosfer sebelum menyentuh tanah. Namun, untuk objek berukuran besar seperti tingkat atas roket Long March, beberapa material padat mungkin tidak terbakar sempurna dan jatuh ke wilayah perairan. Dalam kasus roket CZ-3B China ini, BRIN memastikan bahwa titik koordinat jatuhnya berada di wilayah laut terbuka di Samudra Hindia, sehingga tidak menimbulkan ancaman langsung bagi pemukiman penduduk di daratan.

Kekhawatiran warga di Lampung dan Banten sebenarnya sangat beralasan, mengingat penampakannya yang sangat lambat dan terang. Berbeda dengan meteoroid (bintang jatuh) yang biasanya melesat dengan kecepatan puluhan kilometer per detik dan hanya tampak sekejap, sampah antariksa bergerak jauh lebih lambat (sekitar 7-8 km per detik) sehingga durasi penampakannya bisa mencapai satu hingga dua menit.

Pentingnya Mitigasi dan Edukasi Astronomi

Kejadian di langit Lampung ini menjadi pengingat pentingnya pemantauan ruang angkasa secara berkelanjutan. Observatorium Astronomi Itera Lampung (OAIL) juga dilaporkan turut melakukan pemantauan terhadap fenomena ini. Para ahli astronomi lokal mengimbau masyarakat untuk tidak panik jika melihat fenomena serupa di masa mendatang.

“Ini adalah edukasi penting bagi publik. Tidak setiap cahaya di langit adalah ancaman. Dengan adanya teknologi pelacakan orbit, kita bisa memprediksi kapan dan di mana sampah antariksa akan masuk kembali ke atmosfer,” ujar seorang peneliti di Itera.

Meskipun sampah roket China seringkali menuai kritik internasional karena pola jatuhnya yang terkadang dianggap kurang terkendali, pihak otoritas penerbangan dan ruang angkasa di Indonesia terus berkoordinasi dengan lembaga internasional untuk meminimalisir risiko jatuhnya serpihan di wilayah berpenduduk.

Kesimpulan bagi Warga Lampung dan Banten

Bagi warga yang sempat merekam dan menyaksikan momen langka tersebut, Anda sebenarnya sedang melihat “pembersihan alami” orbit bumi dari sampah teknologi manusia. Video-video yang viral di media sosial menjadi data visual berharga bagi para peneliti untuk mempelajari proses atmosferik saat benda logam raksasa hancur di ketinggian.

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan mengenai kerusakan properti atau cedera yang dialami warga akibat fenomena ini. Pihak BRIN dan otoritas terkait memastikan bahwa seluruh sisa material telah tenggelam di kedalaman Samudra Hindia. Masyarakat pun diimbau untuk kembali beraktivitas dengan tenang dan selalu menyaring informasi dari sumber resmi agar tidak terjebak dalam kabar bohong atau hoaks mengenai benda langit misterius.

Sumber : www.cnnindonesia.com

Tags: BantenBikin Geger Dikira MeteorBRIN Pastikan Benda Bercahaya di Lampung Adalah Sampah Antariksa ChinaLampungMeteorSampah Antariksa China
Previous Post

Resmi! Olivia Rodrigo Umumkan Judul Album Ketiga “you seem pretty sad for a girl so in love”

Next Post

Imbas Kereta Api Anjlok di Bumiayu, Stasiun Cirebon Siapkan 5 Bus untuk Angkut Penumpang

Related Category

Ilustrasi penggunaan Chat GPT | emiliano vittiriosi/Unplash
MESTITAU

Hebat! Indonesia Masuk 5 Besar Dunia Pengguna ChatGPT di Sektor Pendidikan

by Akbar
April 9, 2026

PILARadio.com - Tingkat adopsi teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di Indonesia menunjukkan perkembangan yang sangat pesat dalam beberapa...

Read more
Taman Nasional Komodo. (Artha Graha)

Wow! Taman Nasional Komodo Jadi Destinasi Wisata Terindah Kedua di Dunia 2026

April 8, 2026
Bayi WNI yang Baru Lahir Langsung Terdaftar BPJS Kesehatan (Tangkapan Layar)

Gak Perlu Ribet! Sekarang Bayi WNI yang Baru Lahir Langsung Terdaftar BPJS Kesehatan

April 7, 2026
Menara Eiffel, Paris. (Sumber Foto : Shutterstock)

Heboh! Tangga Menara Eiffel Dilelang dengan Harga Mulai Rp700 Juta

April 2, 2026
Foto: YouTube ESDM

Per 1 April ASN WFH Setiap Jumat, Kendaraan Dinas Dipangkas 50 Persen

April 1, 2026
Next Post
Imbas Kereta Api Anjlok di Bumiayu, Stasiun Cirebon Siapkan 5 Bus untuk Angkut Penumpang (Foto : Darfan)

Imbas Kereta Api Anjlok di Bumiayu, Stasiun Cirebon Siapkan 5 Bus untuk Angkut Penumpang

Kecelakaan terjadi di Jalan Raya Penggung, Kota Cirebon (Foto : Darfan)

Lakalantas Tengki, Angkot, dan 2 Motor, Seorang Ibu Tewas

Harga plastik yang terus melejit membuat pedagang kaki lima menjerit (Foto : Darfan)

Harga Plastik Melejit, PKL Menjerit, Margin Terkikis hingga Omzet Turun Drastis

Kiper Ini Bikin Gol dari 75 Meter, Lawan Cuma Bisa Bengong! [Instagram]

Heboh! Gol 75 Meter dari Kiper Ini Bikin Liga Turki Geger

Leave Comment
TikTok Instagram Youtube Facebook

© 2010 - Premium news & magazine theme by PT. Pilar Nada Media Jl. Pilang Raya No.372, Pilangsari, Kec. Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45153.

No Result
View All Result
  • HOME
  • STREAMING
  • PEMILU
  • BERINTANs
  • MESTI TAU
  • BERISIK
  • SPORT CORNER

© 2010 - Premium news & magazine theme by PT. Pilar Nada Media Jl. Pilang Raya No.372, Pilangsari, Kec. Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45153.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading...
Your Favorite Channel
--:--
STREAM