PILARadio.com – Penyanyi dan penulis lagu Fiersa Besari resmi comeback ke industri musik Indonesia lewat single terbaru berjudul Tulang Punggung. Lagu ini menjadi penanda berakhirnya masa hiatus Fiersa selama kurang lebih satu tahun dari dunia rekaman. Kembalinya musisi asal Bandung tersebut langsung disambut antusias oleh para penggemarnya yang telah lama menantikan karya terbaru dengan lirik puitis dan penuh makna.
Single “Tulang Punggung” menjadi rilisan perdana Fiersa Besari setelah terakhir kali merilis karya pada 2024. Comeback Fiersa Besari ini sekaligus menandai fase baru dalam perjalanan musikalnya yang kini terasa lebih dewasa, reflektif, dan sarat pesan sosial. Jika sebelumnya Fiersa dikenal lewat lagu-lagu bertema patah hati dan perjalanan hidup, kali ini ia menghadirkan sudut pandang yang lebih luas tentang realitas kehidupan masyarakat.
Melalui lagu “Tulang Punggung”, Fiersa Besari mengangkat tema tentang sosok pencari nafkah yang menjadi sandaran utama keluarga. Lagu ini menggambarkan perjuangan mereka yang memikul beban ekonomi di atas pundaknya, bekerja tanpa kenal lelah demi orang-orang tercinta. Tema tersebut terasa relevan dengan kondisi sosial di Indonesia, di mana banyak individu harus berjuang keras untuk memenuhi kebutuhan hidup di tengah tantangan ekonomi.
“Tulang Punggung” bukan sekadar lagu melankolis yang menyentuh sisi emosional pendengar. Lebih dari itu, lagu terbaru Fiersa Besari ini merupakan bentuk penghormatan bagi para pejuang nafkah yang tetap berdiri tegak meski dihantam kerasnya kehidupan. Lirik-liriknya ditulis dengan gaya khas Fiersa yang jujur, sederhana, namun penuh makna. Ia kembali menunjukkan kemampuannya sebagai narator kehidupan sehari-hari, mengolah kisah nyata menjadi rangkaian kata yang menyentuh hati.
Dalam keterangan resminya pada Selasa, 24 Februari, Fiersa menyampaikan bahwa lagu ini menjadi pengingat akan beratnya perjuangan mereka yang banting tulang setiap hari. Ia menyoroti realita hidup yang tak selalu ramah, namun tetap dihadapi dengan keteguhan dan semangat untuk tidak menyerah. Pesan tersebut terasa kuat dan relevan, terutama bagi para pendengar yang tengah berjuang dalam kehidupan masing-masing.
Proses rekaman single “Tulang Punggung” dilakukan secara intensif selama satu hari penuh sebelum masuk ke tahap produksi lanjutan. Fiersa bekerja sama dengan tim produser yang digawangi oleh Audree Dewangga, David Elsandro, dan Recky Risanto. Kolaborasi ini menghasilkan aransemen musik yang tetap mempertahankan karakter akustik khas Fiersa, namun dengan sentuhan emosional yang lebih dalam dan matang.
Secara musikal, lagu ini masih mengusung nuansa akustik yang intim dan hangat. Petikan gitar yang lembut berpadu dengan vokal Fiersa yang tenang namun penuh penjiwaan. Meski demikian, terdapat kedalaman emosi yang terasa berbeda dibandingkan karya-karya sebelumnya. Aransemen yang minimalis justru memberi ruang lebih luas bagi lirik untuk berbicara dan menyentuh pendengar secara personal.
Kesan kedewasaan sangat terasa dalam single terbaru Fiersa Besari ini. Masa hiatus selama satu tahun tampaknya dimanfaatkan Fiersa untuk berkontemplasi dan mengevaluasi perjalanan hidup maupun kariernya. Fase jeda tersebut membuahkan karya yang lebih matang, tidak hanya dari segi musikalitas, tetapi juga dari kedalaman pesan yang disampaikan.
Sinyal comeback Fiersa Besari sebenarnya sudah mulai tercium sejak penampilannya di Big Bang Festival pada 2 Januari lalu. Dalam festival tersebut, Fiersa tampil membawakan sejumlah lagu andalannya dan disambut meriah oleh penonton. Aksi panggung itu seolah menjadi pemanasan sebelum ia resmi merilis “Tulang Punggung” ke pasar musik digital.
Strategi perilisan lagu ini juga mengikuti perkembangan industri musik saat ini. Selain tersedia dalam format audio di berbagai platform streaming seperti Spotify dan Apple Music, Fiersa Besari juga merilis video musik resmi di kanal YouTube pribadinya. Kehadiran video musik tersebut semakin memperkuat pesan lagu dengan visual yang mendukung suasana emosional karya tersebut.
Comeback Fiersa Besari lewat lagu “Tulang Punggung” memberikan angin segar bagi industri musik Indonesia, khususnya di ranah pop-folk dan akustik. Di tengah maraknya tren musik yang serba cepat dan dinamis, Fiersa tetap konsisten dengan gaya bertutur yang sederhana namun bermakna. Konsistensi inilah yang membuatnya memiliki basis penggemar loyal.
Meski belum memberikan bocoran terkait rencana perilisan album penuh dalam waktu dekat, kehadiran single “Tulang Punggung” menjadi sinyal positif bahwa Fiersa kembali aktif berkarya. Banyak penggemar berharap lagu ini menjadi awal dari proyek album baru yang lebih eksploratif dan mendalam.
Secara keseluruhan, single terbaru Fiersa Besari ini tidak hanya menjadi penanda comeback setelah hiatus, tetapi juga cerminan perjalanan batin seorang musisi yang terus berkembang. “Tulang Punggung” hadir sebagai karya yang relevan, menyentuh, dan penuh empati terhadap realitas sosial. Dengan lirik yang kuat dan aransemen yang hangat, Fiersa Besari kembali membuktikan bahwa ia adalah salah satu penulis lagu paling konsisten dalam menghadirkan cerita-cerita kehidupan yang dekat dengan masyarakat Indonesia.
Sumber : www.voi.id


















