PILARadio.com – Federasi industri rekaman dunia, International Federation of the Phonographic Industry (IFPI), secara resmi mengumumkan bahwa lagu ‘APT.’, hasil kolaborasi antara ROSÉ dan Bruno Mars, menjadi IFPI Official Biggest-Selling Global Single of the Year 2025. Pengumuman ini menegaskan bahwa lagu tersebut menempati posisi puncak di salah satu periode paling kompetitif dalam sejarah tangga lagu global, dengan performa konsisten dan daya tahan luar biasa di berbagai platform musik dunia.
Keberhasilan ‘APT.’ bukan hanya soal angka penjualan atau streaming. Lagu ini mencatatkan sejarah baru dalam industri musik internasional. Untuk pertama kalinya, IFPI Global Single Chart dipuncaki oleh artis di luar Amerika Utara dan Eropa. Selain itu, ‘APT.’ menjadi lagu terlaris pertama yang menampilkan lirik non-Inggris, menandai evolusi globalisasi musik dan keberhasilan strategi promosi internasional. Keberhasilan ini menunjukkan bagaimana label dan manajemen artis kini mampu menembus batas bahasa dan pasar internasional melalui kampanye promosi lintas wilayah yang terkoordinasi secara matang.
Menurut data resmi IFPI, ‘APT.’ meraih lebih dari 2,06 miliar stream global, mengungguli saingan terdekatnya, ‘Golden’ dari HUNTR/X yang menempati posisi kedua dengan 2,00 miliar stream. Lagu ‘Golden’ sendiri menjadi soundtrack film animasi K-Pop Demon Hunters, yang turut berkontribusi pada popularitasnya secara internasional. Posisi tiga besar juga dihuni oleh Alex Warren dengan lagu ‘Ordinary’ yang meraih 1,90 miliar streaming.
Dominasi Kolaborasi dalam Chart Musik Dunia
Selain ROSÉ dan Bruno Mars, kolaborasi musik tetap menjadi fenomena dominan di tangga lagu global 2025. Lagu ‘Die With A Smile’ dari Bruno Mars dan Lady Gaga berada di posisi keempat, sementara ‘luther’ kolaborasi Kendrick Lamar dan SZA menempati posisi kedelapan. Strategi perilisan global yang kuat, termasuk pemanfaatan media sosial, playlist streaming internasional, dan video musik yang viral, menjadi faktor utama keberhasilan lagu-lagu ini.
Menariknya, tren ini juga menunjukkan bahwa lagu-lagu terlaris global 2025 masih didominasi rilisan tahun sebelumnya. Lima besar dari 2024 tetap bertahan, dan delapan dari sepuluh lagu terpopuler berasal dari rilisan tahun sebelumnya. Hal ini menegaskan bahwa daya tahan lagu di pasar musik dunia kini tidak hanya ditentukan oleh hype sementara, tetapi oleh kualitas produksi, pemasaran, dan keterlibatan penggemar jangka panjang.
Daftar 20 Lagu Terlaris Global 2025 Versi IFPI
Berikut daftar lengkap 20 lagu terlaris global tahun 2025 menurut data resmi IFPI:
- ROSÉ & Bruno Mars — ‘APT.’ — 2,06 miliar
- HUNTR/X — ‘Golden’ — 2,00 miliar
- Alex Warren — ‘Ordinary’ — 1,90 miliar
- Lady Gaga & Bruno Mars — ‘Die With A Smile’ — 1,86 miliar
- Benson Boone — ‘Beautiful Things’ — 1,35 miliar
- Billie Eilish — ‘BIRDS OF A FEATHER’ — 1,29 miliar
- Teddy Swims — ‘Lose Control’ — 1,24 miliar
- Kendrick Lamar & SZA — ‘luther’ — 1,18 miliar
- Gracie Abrams — ‘That’s So True’ — 1,07 miliar
- Kendrick Lamar — ‘Not Like Us’ — 1,06 miliar
- Lola Young — ‘Messy’ — 1,04 miliar
- Bad Bunny — ‘DtMF’ — 1,02 miliar
- Saja Boys — ‘Soda Pop’ — 1,01 miliar
- Sabrina Carpenter — ‘Espresso’ — 1,00 miliar
- Chappell Roan — ‘Pink Pony Club’ — 0,97 miliar
- sombr — ‘back to friends’ — 0,97 miliar
- The Weeknd — ‘Timeless’ — 0,94 miliar
- Shaboozey — ‘A Bar Song (Tipsy)’ — 0,90 miliar
- Taylor Swift — ‘The Fate of Ophelia’ — 0,89 miliar
- Ravyn Lenae — ‘Love Me Not’ — 0,88 miliar
Fenomena Globalisasi Musik Non-Inggris
Kesuksesan ‘APT.’ membuktikan bahwa musik non-Inggris kini memiliki pangsa pasar yang kuat secara global. Hal ini merupakan bukti nyata bahwa industri musik internasional semakin inklusif, dan pasar global kini terbuka untuk lagu dari berbagai bahasa dan budaya. Label rekaman dan manajemen artis dapat menembus pasar global dengan strategi digital, termasuk platform streaming, media sosial, dan promosi interaktif yang menargetkan audiens di berbagai negara.
Selain itu, strategi kolaborasi internasional terbukti ampuh dalam meningkatkan jangkauan audiens. Kolaborasi antara ROSÉ, anggota BLACKPINK, dan Bruno Mars, salah satu ikon pop Amerika, memadukan penggemar dari dua benua sekaligus, menghasilkan stream dan engagement yang luar biasa.
Dampak Kesuksesan ‘APT.’ untuk Karier ROSÉ dan Bruno Mars
Bagi ROSÉ, keberhasilan ‘APT.’ menegaskan posisinya sebagai artis K-pop yang berhasil menembus pasar global. Lagu ini menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam karier solonya di luar BLACKPINK, sekaligus mengukuhkan pengaruh K-pop dalam industri musik internasional.
Bagi Bruno Mars, kolaborasi ini menambah daftar panjang kesuksesannya di chart musik dunia. Keberhasilan ‘APT.’ menegaskan daya tarik global Bruno Mars yang mampu bersaing dengan artis-artis dari berbagai negara di panggung internasional.
Kesimpulan
Dengan pencapaian ini, ‘APT.’ ROSÉ dan Bruno Mars tidak hanya menjadi single terlaris global 2025 versi IFPI, tetapi juga simbol evolusi industri musik yang semakin global dan inklusif. Kolaborasi lintas negara dan bahasa, strategi promosi terintegrasi, serta kekuatan platform streaming menjadi faktor utama keberhasilan lagu ini.
Fenomena ini menjadi inspirasi bagi artis-artis di seluruh dunia bahwa kesuksesan global bukan lagi soal lokasi atau bahasa, tetapi tentang kualitas musik, strategi promosi, dan kemampuan menjangkau audiens internasional. Dengan angka streaming lebih dari 2 miliar, ‘APT.’ mencetak sejarah baru dalam chart musik dunia, sekaligus membuka jalan bagi lebih banyak lagu non-Inggris meraih kesuksesan global di masa depan.
Sumber : www.creativedisc.com




















