Tag: Kecamatan Sumber

  • Sapi kurban di peternakan mandiri Desa Matangaji laris manis, peternak menjamin kondisi hewan sehat dan rutin dicek kesehatan

    Sapi kurban di peternakan mandiri Desa Matangaji laris manis, peternak menjamin kondisi hewan sehat dan rutin dicek kesehatan

    CIREBON, PILARadio – Menjelang Hari Raya Iduladha, peternak sapi di Desa Matangaji, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Senin siang memastikan kondisi hewan ternak mereka dalam keadaan sehat dan layak kurban.

    Peternak sapi di Desa Matangaji, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Senin siang memastikan seluruh sapi yang akan dijual dalam kondisi sehat karena didukung dengan pemeriksaan rutin yang dilakukan oleh Dinas Pertanian untuk menjaga kualitas dan kesehatan hewan ternak.

    Satu bulan menjelang Hari Raya Iduladha, permintaan sapi kurban mengalami peningkatan signifikan. Bahkan, peternakan sapi mandiri di desa tersebut mengaku stok sapi hanya tersisa dua ekor dan hampir habis dipesan oleh pembeli.

    Rata-rata harga sapi per ekor berkisar antara 25 hingga 30 juta rupiah, tergantung pada ukuran dan bobot sapi.

    Kondisi ini memberikan keuntungan bagi para peternak sekaligus menjadi indikator meningkatnya daya beli masyarakat menjelang Iduladha.

    Jenis sapi yang tersedia di peternakan ini di antaranya limosin dan simental yang menjadi favorit masyarakat untuk hewan kurban. Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon secara masif melakukan pemeriksaan hewan kurban agar masyarakat bisa mendapatkan sapi kurban dengan kondisi sehat dan baik.

    “Saya memastikan seluruh sapi yang akan dijual dalam kondisi sehat karena didukung dengan pemeriksaan rutin yang dilakukan oleh Dinas Pertanian untuk menjaga kualitas dan kesehatan hewan ternak. Yang sudah terjual ada 7 sisanya tinggal 2 dan memang setiap tahun menyediakan hewan kurban dan memang sudah punya pasar sendiri yang tiap tahun rutin” Ujar Peternak Sapi, Jono

    Sementara itu, peternak sapi di Desa Matangaji juga memastikan sapi kurban mendapatkan pakan yang cukup melalui penggunaan konsentrat, jerami, bekatul, ampas, dan rumput gajah. Pakan dinilai menjadi elemen penting untuk pertumbuhan, berat badan, dan stamina sapi kurban.

    Selama tujuh tahun merintis, peternakan sapi mandiri Desa Matangaji sudah memiliki pangsa pasar sendiri. Meski permintaan sapi kurban masih datang dari masyarakat lokal setempat, peternak tetap menjamin dan memastikan kondisi sapi dalam keadaan sehat dan layak kurban.

  • Viral! Pipa jaringan distribusi air bersih Perumda Air Minum Kota Cirebon jebol

    Viral! Pipa jaringan distribusi air bersih Perumda Air Minum Kota Cirebon jebol

    CIREBON, PILARadio – Sebuah pipa utama penyalur air bersih milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Cirebon, Jawa Barat, jebol pada Kamis pagi. Pipa berukuran enam ratus milimeter tersebut mengalami kerusakan parah hingga menyemburkan air sekitar seribu liter per detik dan sempat membanjiri jalanan. Akibatnya, pasokan air bersih kepada ribuan pelanggan di wilayah Kota Cirebon terganggu.

    Jebolnya pipa utama penyalur air bersih milik PDAM Kota Cirebon ini terjadi di Tanjakan Plangon, Kelurahan Babakan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Dalam video amatir yang direkam warga, terlihat air bertekanan tinggi menyembur dari dalam jalan hingga merusak aspal. Bahkan, derasnya arus air dari pipa yang berasal dari Kabupaten Kuningan tersebut membanjiri jalan penghubung Cirebon–Kuningan.

    Pada Kamis pagi, tekanan air sudah sedikit berkurang setelah petugas menutup pengatur dari wilayah sumber air di Paniis, Kabupaten Kuningan. Kerusakan terlihat pada bagian pipa yang bocor, mengakibatkan jalan berlubang menganga dengan diameter sekitar satu setengah meter dan kedalaman lebih dari satu meter. Petugas pun memasang pembatas agar lalu lintas tidak terganggu.

    PDAM Kota Cirebon memastikan kerusakan terjadi pada bagian pipa berukuran enam ratus milimeter yang menyalurkan enam ratus liter air per detik dari Kuningan ke wilayah Kota Cirebon. Pipa yang telah berusia lima puluh tahun tersebut diduga mengalami kerusakan hingga jebol akibat tekanan jalan dan tingginya mobilitas kendaraan di jalur penghubung Cirebon–Kuningan. Akibat kerusakan ini, puluhan ribu pelanggan air bersih mengalami gangguan.

    “Memang telah terjadi kebocoran pipa berukuran enam ratus milimeter pada hari rabu jam 21.55 dan kita telah melakukan penanganan dengan mematikan pompa yang dibawah karena dikhawatirkan panas dan terjadi kebakaran setelah itu kita telah mengumumkan adanya gangguan di medsos. Kemungkinan sekitar 1 hari langsung beres” Ujar Kepala Bagian Produksi PDAM Kota Cirebon, Nedi Tresnadi.

    Hingga kini, petugas PDAM masih melakukan penyelidikan terkait jebolnya pipa tua tersebut. Perbaikan akan segera dilakukan dengan melakukan pemetaan lokasi dan mengganti bagian pipa yang rusak.

  • Banjir Jalan Cirebon–Majalengka, lalu lintas sempat lumpuh

    Banjir Jalan Cirebon–Majalengka, lalu lintas sempat lumpuh

    CIREBON, PILARadio – Hujan deras yang diperparah tingginya debit sungai kiriman dari hulu tidak hanya menerjang permukiman, namun juga jalan utama penghubung Cirebon–Majalengka, Jawa Barat, Selasa malam. Air setinggi 60 sentimeter mengakibatkan banyak sepeda motor mogok hingga arus lalu lintas lumpuh. Petugas kepolisian diterjunkan untuk mengurai kepadatan yang mengular cukup panjang.

    Kondisi jalur penghubung Cirebon–Majalengka di Kecamatan Sumber dan Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Selasa malam. Air luapan sejumlah sungai meluber ke jalan provinsi dengan ketinggian 30 hingga 60 sentimeter.

    Dalam video amatir warga yang viral di media sosial, tampak sejumlah kendaraan mogok hingga kemacetan lalu lintas yang tak dapat dihindarkan.

    Satu pleton petugas kepolisian dari Brimob Batalyon C diterjunkan ke sejumlah persimpangan yang menjadi simpul kepadatan. Petugas secara berkala mengatur laju kendaraan dari arah Cirebon, Majalengka, Kuningan, maupun Kota Cirebon. Upaya ini sedikit terhambat lantaran banyaknya titik genangan yang membuat kecepatan kendaraan melambat.

    Titik utama genangan berada di Kelurahan Tukmudal dan Simpang Empat Talun. Air yang menggenang cukup tinggi membuat banyak kendaraan, khususnya roda dua, mengalami mati mesin. Tidak hanya mengatur lalu lintas, petugas juga harus bekerja ekstra mendorong kendaraan mogok agar menepi. Arus kendaraan sempat tidak terkontrol akibat lampu lalu lintas yang mati.

    “Kita turunkan 1 pleton petugas kepolisian dari Brimob Batalyon C diterjunkan ke sejumlah persimpangan yang menjadi simpul kepadatan dan memang sempat terjadi banjir kiriman air yang sangat besar dari Pesawahan Kuningan dan memang setelah beberapa jam alhamdulillah surut” Ujar Danyon C Pelopor Polda Jawa Barat, Kompol Bagus Amrullah.

    Saat ini, banjir yang menggenang berangsur surut dan menyisakan sedikit genangan. Meski demikian, petugas masih disiagakan untuk mengatur lalu lintas yang cukup padat di masa libur Nataru ini.

Loading...
Your Favorite Channel
--:--
STREAM