CIREBON, PILARadio – Cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi mengakibatkan infrastruktur di sepanjang Jalan Pantura mengalami kerusakan. Di sepanjang Pantura Kabupaten Cirebon, Rabu pagi, lubang-lubang aspal tampak berceceran di sepanjang jalan. Hal ini sangat membahayakan. Bahkan tak sedikit kendaraan truk mengalami pecah ban akibat menghantam lubang jalan.
Seperti inilah kondisi Jalan Pantura di sepanjang Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, yang terpantau Rabu pagi. Di sejumlah ruas Pantura ini mengalami kerusakan dengan kondisi banyak ditemukan jalan yang berlubang.
Lubang-lubang aspal ini hampir ditemukan di sepanjang jalur Pantura, seperti halnya di wilayah Mundu, Astanajapura, Pangenan, Gebang, Losari hingga ke perbatasan Provinsi Jawa Tengah.
Di beberapa ruas, kondisi lubang-lubang ini bahkan saling berdekatan satu sama lain dengan lebar lubang mencapai lebih dari satu meter dan kedalaman hampir 10 sentimeter.
Kondisi ini membuat pengguna jalan yang melintas harus ekstra hati-hati. Apalagi jika turun hujan, lubang-lubang ini tertutup air dan mengancam keselamatan pengguna jalan.
Tak sedikit kendaraan truk mengalami pecah ban akibat roda menghantam lubang-lubang tersebut. Banyaknya lubang ini juga membuat waktu tempuh ke tujuan menjadi lebih lama karena pengendara harus menurunkan kecepatan untuk menghindari lubang.
“Ini dari Gresik mau ke Patrol kondisi jalur pantura banyak lubang sehingga mobil mengalami pecah ban dan ini sudah pelan juga” Ujar Pengemudi Truk, Nyoman.
Sementara itu, pihak Kepolisian Polresta Cirebon sudah bekerja sama dengan dinas terkait serta memastikan bahwa proses perbaikan jalan sepanjang jalur Pantura akan selesai pada bulan Maret mendatang.
“Kita sudah mengecek dan kita akan perbaiki juga karena guna kelancaran operasi ketupat lodaya” Ujar Plh Kasat Lantas Polresta Cirebon, AKP Hadi.
Sementara itu, diimbau kepada para pengguna jalan agar tetap berhati-hati saat berkendara akibat banyaknya lubang di sepanjang Jalan Pantura Cirebon.


















