CIREBON, PILARadio – Pemerintah daerah terus menggenjot potensi pendapatan dari sektor pajak dengan melakukan sidak pendataan wajib pajak di sepanjang kawasan Jalan Kartini, Kota Cirebon, Jawa Barat, Selasa pagi. Upaya pendataan melibatkan tim gabungan BPKPD atau Bapenda, KPP Pratama Cirebon Satu, dan Satpol PP Kota Cirebon. Bahkan, dalam melakukan sidak pendataan ini, petugas menemukan sejumlah pengusaha makanan yang belum melakukan pembayaran pajak.
Tim gabungan yang terdiri dari petugas KPP Pratama Cirebon Satu, Bapenda atau Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah, BPKPD Kota Cirebon, bersama Satpol PP Kota Cirebon menggenjot sektor pendapatan daerah dari potensi pajak pada Selasa pagi.
Salah satunya dengan melakukan sidak terhadap wajib pajak untuk pendataan maupun canvassing perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sepanjang Jalan Kartini, Kota Cirebon, baik bidang jasa, perdagangan, maupun pusat perbelanjaan.
Dengan menyasar sektor pajak usaha kuliner, reklame, toko-toko, tenant, parkir, dan lainnya, sementara ini masih banyak wajib pajak yang tercatat belum melakukan pembayaran pajak, seperti KFC dan lainnya sehingga masih tertempel stiker. Petugas juga melakukan sidak ke pusat perbelanjaan Yogya Junction untuk mendata tenant-tenant yang melakukan aktivitas usaha.
“Petugas KPP Pratama Cirebon Satu, Bapenda, BPKPD, dan Satpol PP Kota Cirebon menggenjot pendapatan daerah dari sektor pajak dengan menggelar sidak dan pendataan wajib pajak di sepanjang Jalan Kartini, Kota Cirebon. Sidak menyasar usaha kuliner, reklame, toko, tenant, dan parkir yang masih banyak tercatat menunggak pajak.” Ujar Kepala Kantor Pajak Pratama Cirebon Satu, Bambang Sutrisno.
BPKPD dan KPP Pratama Cirebon Satu maupun Satpol PP memaksimalkan pendataan sekitar 60 lebih wajib pajak di area Jalan Kartini, Kota Cirebon, untuk ditindaklanjuti ke depannya. Serta tidak menutup kemungkinan, pendataan akan menyasar lebih luas di semua wilayah Kota Cirebon dengan harapan dapat meningkatkan pendapatan daerah.


















