CIREBON, PILARadio – Pemerintah Kota Cirebon bersama Bank Indonesia serta seluruh anggota Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) menggelar High Level Meeting (HLM) TPID dan TP2DD Kota Cirebon pada 19 Mei 2026 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi pengendalian inflasi sekaligus mempercepat transformasi digital di lingkungan pemerintah daerah.
Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Dr. Iing Daiman, M.Si selaku Ketua Harian TPID dan TP2DD Kota Cirebon. Turut hadir Ketua DPRD Kota Cirebon, OJK, Bulog, BPS, unsur Forkopimda, perangkat daerah terkait, perbankan, BUMD, hingga berbagai pemangku kepentingan strategis lainnya.
Melalui forum ini, pemerintah daerah dan seluruh stakeholder memperkuat koordinasi dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat melalui Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS). Selain itu, HLM juga menjadi wadah untuk mempercepat implementasi digitalisasi transaksi pemerintah daerah sebagai bagian dari transformasi ekonomi dan keuangan digital di Kota Cirebon.
Dalam pembahasannya, forum menyoroti perkembangan inflasi terkini di Kota Cirebon, evaluasi program pengendalian inflasi, hingga langkah antisipatif menghadapi potensi kenaikan harga pangan strategis menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha. Disampaikan pula bahwa pasokan pangan strategis di Kota Cirebon menjelang Idul Adha berada dalam kondisi aman dan mencukupi.
TPID Kota Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat strategi pengendalian inflasi melalui penerapan strategi 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci penting dalam menjaga ketahanan pangan dan mengantisipasi berbagai risiko ekonomi global maupun domestik.
Sejumlah langkah konkret yang terus dilakukan antara lain penguatan pemantauan harga dan stok pangan, pelaksanaan operasi pasar dan pasar murah yang lebih tepat sasaran melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) Keliling, penguatan Kerja Sama Antar Daerah (KAD) bersama mitra dan BUMD, serta edukasi kepada masyarakat terkait pola belanja bijak guna menjaga ekspektasi inflasi tetap terkendali.
Di sisi lain, TP2DD Kota Cirebon juga terus mendorong percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah melalui penguatan kelembagaan, penyusunan roadmap baru, percepatan digitalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta penguatan sinergi dan dukungan pendanaan program. Upaya ini diarahkan untuk meningkatkan efisiensi layanan, transparansi, dan optimalisasi pendapatan daerah melalui pemanfaatan sistem pembayaran digital pada layanan publik dan transaksi pemerintahan.
Ke depan, Bank Indonesia bersama Pemerintah Kota Cirebon dan seluruh anggota TPID serta TP2DD berkomitmen memperkuat koordinasi dan respons kebijakan yang adaptif guna menjaga stabilitas ekonomi daerah, mengendalikan inflasi sesuai target, serta mempercepat transformasi digital demi mendukung pertumbuhan ekonomi Kota Cirebon yang berkelanjutan.


















