Jepang Jadi Wakil Asia Pertama yang Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Daizen Maeda merayakan gol dalam pertandingan sepak bola Grup F Piala Dunia 2026 Jepang vs Swedia di Stadion Dallas di Arlington pada 25 Juni 2026. (Foto oleh Aric Becker / AFP)(AFP/ARIC BECKER)

PILARadio.com – Timnas Jepang mencatatkan sejarah baru di ajang Piala Dunia 2026. Samurai Biru menjadi negara Asia pertama yang memastikan tiket ke babak 32 besar setelah berhasil melewati fase grup tanpa mengalami kekalahan.

Kepastian Jepang melaju ke fase gugur diperoleh setelah pertandingan terakhir Grup F melawan Swedia berakhir dengan skor imbang 1-1. Laga yang berlangsung di Dallas, Amerika Serikat, pada Jumat (26/6/2026) pagi WIB tersebut menjadi penentu langkah Jepang untuk melanjutkan perjalanan di turnamen sepak bola terbesar dunia.

Hasil imbang tersebut membuat Jepang mengakhiri fase grup dengan koleksi lima poin dari tiga pertandingan. Tim asuhan Hajime Moriyasu mencatatkan satu kemenangan dan dua hasil imbang, sebuah pencapaian yang cukup impresif mengingat persaingan di Grup F berlangsung ketat.

Jepang finis di posisi kedua klasemen Grup F, tepat di bawah Belanda yang berhasil keluar sebagai juara grup dengan raihan tujuh poin. Meski tidak menjadi pemuncak klasemen, performa Jepang sepanjang fase grup mendapatkan banyak apresiasi karena mampu menjaga konsistensi dan tampil tanpa kekalahan.

Keberhasilan lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 menjadi bukti perkembangan sepak bola Jepang yang semakin kompetitif di level internasional. Samurai Biru kembali menunjukkan bahwa mereka bukan lagi sekadar tim pelengkap dalam turnamen besar, melainkan salah satu kekuatan yang patut diperhitungkan.

Jepang Ukir Rekor Tak Terkalahkan di Fase Grup Piala Dunia

Pencapaian Jepang pada Piala Dunia 2026 memiliki nilai sejarah tersendiri. Untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia 2002, Jepang mampu melewati fase grup tanpa menelan kekalahan.

Tidak hanya itu, catatan tersebut menjadi rekor spesial karena untuk pertama kalinya Jepang berhasil tampil tanpa kekalahan pada fase grup Piala Dunia yang digelar di luar kandang.

Pada edisi-edisi sebelumnya, perjalanan Jepang di fase grup selalu diwarnai dengan hasil kekalahan. Di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, Jepang berhasil meraih dua kemenangan, tetapi tetap mengalami satu kekalahan. Kemudian pada Piala Dunia 2018 di Rusia, Jepang mencatat satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.

Sementara pada Piala Dunia 2022 Qatar, Jepang tampil mengejutkan dengan meraih dua kemenangan dan satu kekalahan di fase grup. Namun, pada edisi 2026, Samurai Biru berhasil mencatatkan rekor yang lebih baik dengan menjaga catatan tidak terkalahkan.

Performa tersebut menunjukkan perkembangan mental dan kualitas permainan Jepang. Tim yang dikenal memiliki disiplin tinggi dalam bertahan dan mengandalkan kecepatan dalam menyerang itu mampu bersaing menghadapi berbagai karakter permainan lawan.

Jepang Imbang Lawan Swedia dan Tantangan Berat Hadapi Brasil

Dalam pertandingan terakhir Grup F menghadapi Swedia, Jepang sempat berada dalam posisi unggul setelah Daizen Maeda berhasil mencetak gol. Namun, Swedia mampu memberikan perlawanan hingga akhirnya pertandingan berakhir dengan skor imbang 1-1.

Hasil tersebut sudah cukup untuk membawa Jepang melangkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Namun, tantangan yang lebih berat sudah menanti karena Jepang harus menghadapi salah satu tim kuat dunia, Brasil.

Sebagai runner-up Grup F, Jepang dijadwalkan bertemu Brasil yang merupakan juara Grup C pada babak 32 besar. Pertandingan tersebut akan berlangsung pada 30 Juni 2026 dan diprediksi menjadi salah satu duel paling menarik di fase gugur.

Pertemuan Jepang melawan Brasil akan menjadi ujian besar bagi Samurai Biru. Brasil dikenal sebagai salah satu negara dengan sejarah panjang dan prestasi besar di Piala Dunia. Sementara Jepang datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah berhasil melewati fase grup tanpa kekalahan.

Meski secara kualitas dan pengalaman Brasil masih lebih diunggulkan, Jepang memiliki modal positif sebelum menghadapi Selecao. Salah satunya adalah kemenangan dramatis yang pernah diraih Jepang atas Brasil dalam pertandingan persahabatan internasional pada Oktober tahun lalu.

Saat itu, Jepang sempat tertinggal 0-2 dari Brasil. Namun, Samurai Biru mampu bangkit dan melakukan comeback luar biasa hingga memenangkan pertandingan dengan skor 3-2 di Stadion Ajinomoto, Tokyo.

Kemenangan tersebut tentu menjadi tambahan motivasi bagi Jepang. Mereka memiliki pengalaman bahwa Brasil bukanlah lawan yang mustahil untuk dikalahkan.

Brasil Lebih Unggul dalam Rekor Pertemuan

Meski Jepang memiliki catatan positif dalam pertemuan terakhir, Brasil tetap memiliki keunggulan dalam sejarah pertemuan kedua tim.

Berdasarkan peringkat FIFA, Brasil berada jauh di atas Jepang. Selecao menempati posisi keenam dunia, sedangkan Jepang berada di peringkat ke-18.

Dalam catatan pertemuan kedua negara, Brasil masih sangat dominan. Dari total pertandingan yang telah berlangsung, Brasil mencatatkan 11 kemenangan, dua hasil imbang, dan hanya satu kali kalah dari Jepang.

Satu-satunya kemenangan Jepang atas Brasil terjadi dalam laga persahabatan internasional tahun lalu. Oleh karena itu, pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 akan menjadi kesempatan bagi Jepang untuk membuktikan bahwa mereka mampu bersaing dengan tim-tim elite dunia.

Pemenang pertandingan Brasil kontra Jepang nantinya akan menghadapi pemenang laga antara Pantai Gading melawan runner-up Grup I pada babak 16 besar.

Jepang Jadi Harapan Asia di Piala Dunia 2026

Hingga Jumat pagi WIB, Jepang menjadi satu-satunya wakil Asia yang telah memastikan tempat di babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Keberhasilan Jepang memberikan harapan bagi sepak bola Asia yang sedang berusaha meningkatkan prestasi di panggung internasional. Namun, nasib negara-negara Asia lainnya masih belum sepenuhnya aman dan harus menunggu hasil pertandingan terakhir fase grup.

Timnas Korea Selatan menjadi salah satu negara Asia yang berada dalam situasi sulit. Setelah mengalami kekalahan 0-1 dari Afrika Selatan pada pertandingan terakhir Grup A, Korea Selatan harus puas berada di posisi ketiga klasemen.

Kekalahan tersebut membuat peluang Korea Selatan untuk lolos bergantung pada persaingan tim peringkat ketiga terbaik.

Selain Korea Selatan, Australia juga belum sepenuhnya memastikan langkah ke babak berikutnya. Socceroos masih berada di posisi kedua Grup D, tetapi harus menjalani pertandingan terakhir melawan Paraguay untuk mengamankan tiket ke babak 32 besar.

Situasi serupa dialami Iran. Tim berjuluk Team Melli tersebut masih berada di posisi kedua Grup G dan harus menghadapi pemuncak klasemen Mesir dalam pertandingan terakhir. Hasil laga tersebut akan menentukan apakah Iran mampu melanjutkan perjalanan di Piala Dunia 2026.

Sementara itu, beberapa wakil Asia lainnya menghadapi situasi yang lebih berat. Irak berada di dasar klasemen Grup I, Uzbekistan menempati posisi terakhir Grup K, dan Arab Saudi berada di peringkat terbawah Grup H sehingga peluang mereka untuk lolos semakin kecil.

Dua wakil Asia bahkan sudah dipastikan tersingkir dari Piala Dunia 2026. Qatar harus mengakhiri perjalanan setelah finis sebagai juru kunci Grup B, sedangkan Yordania juga gagal melaju usai menempati posisi terbawah Grup J.

Perjalanan Jepang Jadi Inspirasi Sepak Bola Asia

Keberhasilan Jepang lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 menjadi pencapaian penting bagi sepak bola Asia. Samurai Biru membuktikan bahwa kerja keras, pembinaan pemain muda, serta konsistensi kompetisi dapat membawa sebuah negara bersaing di tingkat dunia.

Jepang kini menjadi tumpuan harapan Asia untuk melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026. Meski harus menghadapi Brasil di babak berikutnya, performa mereka sepanjang fase grup memberikan sinyal bahwa Jepang memiliki peluang untuk membuat kejutan.

Dengan catatan tanpa kekalahan di fase grup, mental bertanding yang semakin matang, serta pengalaman menghadapi tim-tim besar, Jepang siap memberikan perlawanan terbaiknya.

Sementara itu, negara-negara Asia lainnya masih harus berjuang menentukan nasib mereka. Beberapa tim masih memiliki peluang lolos, sedangkan sebagian lainnya harus menerima kenyataan tersingkir dari turnamen.

Untuk sementara, Jepang menjadi simbol keberhasilan Asia di Piala Dunia 2026. Perjalanan Samurai Biru masih panjang, tetapi pencapaian sebagai wakil Asia pertama yang lolos ke babak 32 besar telah menjadi sejarah tersendiri dalam perkembangan sepak bola Jepang.

Sumber : www.kompas.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading...
Your Favorite Channel
--:--
STREAM
Scroll to Top