• Latest
  • Trending
Potongan gambar menunjukkan momen pemain Bhayangkara FC U20 melakukan tendangan berbahaya ke arah pemain lawan saat keributan pecah di Stadion Citarum. (Tangkapan Layar)

Viral! Tendangan Kungfu terjadi dalam laga Bhayangkara Presisi Lampung FC vs Dewa United

April 21, 2026
Ilustrasi - Hantavirus pulmonary syndrome atau virus hanta. Foto: Adobe Stock

Waspada Penyebaran Hantavirus, Kemenkes Awasi Ketat Kapal dan Pesawat

May 12, 2026
Lisa BLACKPINK (Foto: X @FIFAWorldCup)

Resmi! Lisa BLACKPINK Akan Tampil Opening Ceremony Piala Dunia FIFA 2026

May 12, 2026
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027 Hyundai Hillstate resmi rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027. Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027. - galeri foto Sumber : Instagram.com/@hdecvolleyballteam

Megawati Hangestri Resmi Berseragam Hyundai Hillstate untuk Musim 2026/2027

May 12, 2026
Sebuah video viral aksi perusakan dan pencurian dengan kekerasan yang dilakukan sekelompok bermotor di kawasan Pekiringan, Kelurahan Pekalangan, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon (Tangkapan Layar)

Polisi ungkap kasus tindak pidana perusakan dan pencurian dengan kekerasan yang dilakukan sekelompok geng motor di Cirebon

May 12, 2026
Ribuan warga tumpah ruah saksikan tradisi kawin tebu, syukuran giling panen tebu sejak tahun 1896 (Foto : Darfan)

Ribuan warga tumpah ruah saksikan tradisi kawin tebu, syukuran giling panen tebu sejak tahun 1896

May 12, 2026
Kopenhagen Denmark (Tangkapan Layar)

Kopenhagen Denmark Dinobatkan Jadi Kota Paling Bahagia di Dunia 2026

May 11, 2026
Dua Lipa (Sumber Foto : Harald Krichel, CC BY-SA 3.0, melalui Wikimedia Commons)

Dua Lipa Gugat Samsung Rp260 Miliar karena Foto Dipakai di Kardus TV Tanpa Izin

May 11, 2026
Veda Ega Pratama saat finis posisi enam pada kualifikasi Moto3 Prancis di Sirkuit Le Mans hari Sabtu (09/05/2026). (Honda Team Asia)

Moto3 GP Prancis 2026: Veda Ega Bangkit Dramatis dan Finis Empat Besar

May 11, 2026
Jelang Hari Raya Iduladha, Presiden Prabowo Subianto membeli sapi limosin berbobot 1,8 ton milik peternak di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, untuk kurban Iduladha mendatang. (Foto : Darfan)

Sapi limosin bernama Diego berbobot 1,8 ton terpilih menjadi sapi kurban Presiden Prabowo

May 11, 2026
PRSSNI Jabar Ungkap Potensi Pertumbuhan Industri Advertising (Tangkapan Layar)

PRSSNI Jabar Ungkap Potensi Pertumbuhan Industri Advertising di Tengah Transformasi Digital Penyiaran

May 8, 2026
DPR RI Komisi VI memastikan pemerintah masih berupaya menjaga ketersediaan BBM nasional agar tetap aman (Foto : Darfan)

Ratusan nelayan di pantura cirebon tak melaut, DPR RI Komisi VI memastikan pemerintah masih berupaya menjaga ketersediaan BBM nasional agar tetap aman

May 8, 2026
Viral 18 siswi SMKN 2 Garut menangis histeris usai rambut mereka dipotong guru BK saat razia sekolah. (Tangkapan Layar)

Viral! Rambut Belasan Siswi SMK di Garut Digunting Guru, Begini Penjelasannya

May 8, 2026
PILARadio 88.6 FM
  • HOME
  • STREAMING
  • PEMILU
  • BERINTANs
  • MESTI TAU
  • BERISIK
  • SPORT CORNER
No Result
View All Result
  • HOME
  • STREAMING
  • PEMILU
  • BERINTANs
  • MESTI TAU
  • BERISIK
  • SPORT CORNER
No Result
View All Result
PILARadio 88.6 FM
No Result
View All Result
  • HOME
  • STREAMING
  • PEMILU
  • BERINTANs
  • MESTI TAU
  • BERISIK
  • SPORT CORNER

Viral! Tendangan Kungfu terjadi dalam laga Bhayangkara Presisi Lampung FC vs Dewa United

by Akbar
April 21, 2026
A A
Potongan gambar menunjukkan momen pemain Bhayangkara FC U20 melakukan tendangan berbahaya ke arah pemain lawan saat keributan pecah di Stadion Citarum. (Tangkapan Layar)

Potongan gambar menunjukkan momen pemain Bhayangkara FC U20 melakukan tendangan berbahaya ke arah pemain lawan saat keributan pecah di Stadion Citarum. (Tangkapan Layar)

PILARadio.com – Ajang Elite Pro Academy (EPA) U-20 kembali menjadi perhatian publik setelah insiden keributan yang terjadi dalam laga Bhayangkara Presisi Lampung FC melawan Dewa United. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Citarum, Semarang, Minggu 19 April 2026 itu berubah panas hingga diwarnai aksi tendangan kungfu dari sejumlah pemain. Insiden tersebut langsung viral di media sosial dan menuai reaksi luas dari pecinta sepak bola nasional.

Kompetisi usia muda yang seharusnya menjadi wadah pembinaan talenta masa depan justru tercoreng akibat aksi kekerasan di lapangan. Video keributan yang beredar memperlihatkan pemain dari kedua tim terlibat saling kejar, dorong, hingga melakukan tendangan ke arah lawan. Banyak pihak menilai kejadian tersebut sangat disayangkan karena terjadi di level pembinaan.

Keributan bermula ketika Dewa United mencetak gol yang kemudian diprotes keras oleh para pemain Bhayangkara. Mereka menilai proses gol tersebut berada dalam posisi offside. Ketegangan pun mulai meningkat setelah keputusan di lapangan tidak diterima dengan baik oleh salah satu kubu. Protes yang berlangsung cukup lama memicu emosi para pemain.

Situasi semakin memanas ketika pemain dari kedua tim mulai terlibat adu mulut. Beberapa pemain terlihat berlari menghampiri lawan, sementara di area pinggir lapangan suasana juga ikut memanas. Dalam kondisi tersebut, bentrokan tidak dapat dihindari hingga terjadi aksi saling serang.

Momen paling menjadi sorotan adalah saat beberapa pemain terekam melakukan tendangan tinggi yang menyerupai tendangan kungfu ke arah lawan. Rekaman video itu dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial. Banyak netizen menyayangkan tindakan yang dinilai tidak mencerminkan semangat sportivitas.

Salah satu nama yang ramai dibicarakan adalah Fadly Alberto Hengga, pemain Bhayangkara yang juga dikenal sebagai bagian dari Timnas Indonesia U-20. Dalam salah satu video yang beredar, Fadly terlihat menendang pemain lawan dari belakang. Cuplikan itu memicu kritik tajam dari warganet dan membuat namanya menjadi pusat perhatian.

RelatedPosts :

Ivar Jenner Resmi Tinggalkan FC Utrecht, Merapat ke Dewa United?

PERSIB Terus Genjot Kebugaran

Viral Tendangan Kungfu ke Pemain Persikaba, Kiper PSIR Kena Sanksi Seumur Hidup

Namun di sisi lain, beredar pula video lain yang menunjukkan pemain Dewa United juga melakukan tendangan serupa. Hal tersebut membuat publik terbelah mengenai siapa yang sebenarnya menjadi pemicu awal keributan. Sampai saat ini, kronologi lengkap masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari pihak terkait.

Dewa United menjadi klub pertama yang mengeluarkan pernyataan resmi usai kejadian tersebut. Manajemen klub mengecam keras aksi kekerasan yang terjadi di lapangan dan menilai insiden tersebut tidak pantas terjadi dalam kompetisi usia muda.

Presiden Dewa United, Ardian Satya, menegaskan bahwa tindakan kekerasan tidak dapat dibenarkan dalam situasi apa pun. Menurutnya, pertandingan kelompok usia muda seharusnya menjunjung tinggi nilai sportivitas, pembinaan karakter, dan semangat fair play.

Ia juga menyayangkan adanya pihak-pihak yang seharusnya menjadi teladan justru terlibat dalam situasi panas. Menurutnya, pemain dan staf pelatih memiliki tanggung jawab besar menjaga atmosfer pertandingan tetap kondusif.

Tak lama berselang, Bhayangkara FC juga memberikan tanggapan. Pihak klub menyebut emosi Fadly Alberto dipicu oleh dugaan ucapan rasis dari pemain lawan. Klaim tersebut disampaikan manajemen berdasarkan pengakuan pemain setelah pertandingan berakhir.

Manajer Bhayangkara, Yongky Pandu, mengatakan pemainnya mengaku tersulut emosi setelah menerima ucapan yang dianggap menyinggung warna kulit. Karena tidak mampu menahan emosi, situasi kemudian berubah menjadi aksi balasan di lapangan.

Meski demikian, Bhayangkara menegaskan tidak membenarkan tindakan kekerasan yang dilakukan pemainnya. Klub menyatakan akan melakukan evaluasi internal serta pembinaan khusus agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Menurut manajemen Bhayangkara, pembinaan karakter menjadi hal penting dalam kompetisi usia muda. Selain kemampuan teknik dan taktik, pemain juga harus dibekali pengendalian emosi, sikap disiplin, dan rasa hormat terhadap lawan.

Insiden ini turut mendapat perhatian dari PSSI. Federasi sepak bola Indonesia menyatakan telah menerima laporan resmi mengenai keributan dalam laga Dewa United kontra Bhayangkara di Elite Pro Academy U-20.

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, menyampaikan bahwa Ketua Umum PSSI mengecam keras kejadian tersebut. Ia menegaskan aksi kekerasan di level pembinaan tidak bisa ditoleransi karena merusak citra kompetisi dan proses pengembangan pemain muda.

PSSI juga meminta Komite Disiplin segera memproses kasus tersebut dan menjadikannya prioritas sidang. Sanksi tegas disebut perlu diberikan agar menjadi pelajaran bagi seluruh peserta kompetisi.

Banyak pengamat menilai langkah cepat PSSI sangat penting. Kompetisi usia muda merupakan fondasi utama pembinaan sepak bola nasional. Jika tindakan kasar dibiarkan, maka budaya negatif bisa tumbuh sejak dini dan memengaruhi perkembangan pemain.

Dampak dari insiden ini langsung dirasakan Fadly Alberto. Namanya dikabarkan dicoret dari Timnas Indonesia U-20 dan sponsor pribadinya menangguhkan kerja sama. Meski belum ada keterangan resmi lengkap terkait keputusan tersebut, kabar itu sudah ramai dibahas di media sosial.

Melalui akun media sosial pribadinya, Fadly kemudian menyampaikan permintaan maaf kepada publik, klub, rekan setim, dan seluruh pecinta sepak bola Indonesia. Ia mengaku menyesali tindakannya dan siap menerima hukuman sebagai pelajaran berharga.

Fadly juga berjanji akan belajar mengendalikan emosi agar kejadian serupa tidak terulang. Permintaan maaf itu mendapat beragam respons. Sebagian netizen mengapresiasi sikap terbuka tersebut, namun sebagian lainnya tetap meminta adanya sanksi tegas.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa tekanan pertandingan bisa terjadi di semua level, termasuk kelompok usia muda. Karena itu, pendidikan karakter harus berjalan seiring dengan latihan teknik sepak bola.

Pelatih memiliki peran penting dalam membentuk mental pemain muda. Mereka tidak hanya bertugas menyusun strategi, tetapi juga mengajarkan sikap sportif, menghargai keputusan wasit, dan menerima hasil pertandingan dengan dewasa.

Selain itu, perangkat pertandingan juga dituntut mampu mengendalikan tensi laga sejak awal. Keputusan yang kontroversial memang kerap memicu protes, namun komunikasi yang baik dan tindakan cepat bisa mencegah situasi berkembang menjadi keributan.

Elite Pro Academy sendiri selama ini dikenal sebagai kompetisi penting dalam pembinaan pemain muda Indonesia. Banyak talenta nasional lahir dari ajang tersebut sebelum menembus tim utama klub profesional maupun tim nasional.

Karena itu, insiden di Semarang menjadi catatan serius bagi semua pihak. Kompetisi pembinaan harus menjadi tempat aman dan sehat bagi perkembangan pemain, bukan arena kekerasan.

Publik kini menunggu keputusan resmi Komite Disiplin PSSI terkait sanksi terhadap pemain atau pihak yang terlibat. Keputusan tersebut dinilai akan menjadi tolok ukur keseriusan federasi menjaga kualitas kompetisi usia muda.

Jika ditangani dengan tepat, kejadian ini justru bisa menjadi momentum perbaikan sistem pembinaan sepak bola Indonesia. Mulai dari peningkatan edukasi sportivitas, penguatan regulasi disiplin, hingga perlindungan terhadap pemain dari tindakan provokatif maupun diskriminatif.

Insiden tendangan kungfu yang menggegerkan EPA U-20 memang menjadi kabar buruk bagi sepak bola muda Indonesia. Namun dari peristiwa ini, semua pihak diharapkan bisa mengambil pelajaran penting bahwa prestasi hanya akan lahir dari kompetisi yang sehat, disiplin, dan menjunjung tinggi rasa hormat di atas lapangan.

Sumber : www.cnnindonesia.com

Tags: Bhayangkara Presisi Lampung FCDewa UnitedTendangan KungfuViral! Tendangan Kungfu terjadi dalam laga Bhayangkara Presisi Lampung FC vs Dewa United
Previous Post

Hari pertama TKA SD berjalan lancar, Balai Penjamin Mutu tegaskan hasil tes dapat digunakan SPMB

Next Post

Zayn Malik dan Louis Tomlinson Dirumorkan Berselisih, Proyek Dokumenter Netflix Gagal Tayang

Related Category

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027 Hyundai Hillstate resmi rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027. Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027. - galeri foto Sumber : Instagram.com/@hdecvolleyballteam
SPORT CORNER

Megawati Hangestri Resmi Berseragam Hyundai Hillstate untuk Musim 2026/2027

by Akbar
May 12, 2026

PILARadio.com - Kabar membanggakan datang dari dunia voli Indonesia. Bintang voli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, dipastikan kembali berkarier di...

Read more
Veda Ega Pratama saat finis posisi enam pada kualifikasi Moto3 Prancis di Sirkuit Le Mans hari Sabtu (09/05/2026). (Honda Team Asia)

Moto3 GP Prancis 2026: Veda Ega Bangkit Dramatis dan Finis Empat Besar

May 11, 2026
Timnas Indonesia U-17. (Sumber Foto : Kitagaruda.id)

Piala Asia U-17: Indonesia Wajib Menang atas Qatar untuk Jaga Peluang Lolos

May 8, 2026
Gol cepat Dembélé memperlebar keunggulan PSG di semifinal. (Sumber Foto: Matthias Schräder/AP)

Imbang Lawan Bayern Munchen, PSG Tantang Arsenal di Final Liga Champions

May 7, 2026
Garuda Muda Menang Dramatis! Indonesia U-17 Tumbangkan China 1-0 di Piala Asia (x.com/idn_abroad)

Dramatis! Timnas Indonesia U-17 Tundukkan China 1-0 Dalam Piala Asia U-17

May 6, 2026
Next Post
Zayn Malik dan Louis Tomlinson Dirumorkan Berselisih (Sumber Foto : the-sun.com)

Zayn Malik dan Louis Tomlinson Dirumorkan Berselisih, Proyek Dokumenter Netflix Gagal Tayang

Ilustrasi Kakak Adik yang bertengkar (Sumber Foto : Freepik)

Studi Ungkap Pertengkaran Kakak Adik Bisa Mempererat Hubungan Saat Dewasa

Tumpukan limbah kerang hijau menggunung di tanggul sungai (Foto : Darfan)

Tumpukan limbah kerang hijau menggunung di tanggul sungai, warga kedapatan membuang

Aksi Megawati Hangestri Pertiwi saat membela Red Sparks lawan Pink Spiders. (Dok. KOVO)

Megawati Hangestri Dipastikan Kembali Bermain di Liga Voli Korea 2026-2027

Leave Comment
TikTok Instagram Youtube Facebook

© 2010 - Premium news & magazine theme by PT. Pilar Nada Media Jl. Pilang Raya No.372, Pilangsari, Kec. Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45153.

No Result
View All Result
  • HOME
  • STREAMING
  • PEMILU
  • BERINTANs
  • MESTI TAU
  • BERISIK
  • SPORT CORNER

© 2010 - Premium news & magazine theme by PT. Pilar Nada Media Jl. Pilang Raya No.372, Pilangsari, Kec. Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45153.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading...
Your Favorite Channel
--:--
STREAM