Jay Idzes Masuk Daftar 5 Bek Paling Worth It yang Diburu Klub Serie A

Jay Idzes (Tangkapan Layar)

PILARadio.com – Jay Idzes kembali mendapat sorotan dari media Italia. Bek Sassuolo sekaligus kapten Timnas Indonesia tersebut masuk dalam daftar lima pemain belakang Serie A yang dinilai memiliki kualitas mumpuni dengan nilai pasar relatif terjangkau.

Nama Jay Idzes berada dalam daftar yang dibuat akun fanbase sepak bola Italia, @fanta.tips_. Daftar tersebut berisi lima bek dari klub-klub Serie A papan tengah hingga bawah yang dianggap berpotensi menjadi komoditas menarik di bursa transfer.

Selain Jay Idzes, terdapat empat pemain lain yang masuk dalam daftar tersebut. Mereka adalah Mariano Troilo dari Parma, Antonino Gallo dari Lecce, Adam Obert dari Cagliari, serta Armel Bella-Kotchap dari Venezia.

Kelima pemain itu dinilai memiliki satu kesamaan, yakni mempunyai peluang mendapatkan menit bermain secara reguler dengan biaya yang relatif rendah. Kondisi tersebut membuat mereka dianggap menarik untuk dipantau, terutama oleh klub-klub Serie A yang membutuhkan tambahan pemain belakang tanpa harus mengeluarkan dana transfer terlalu besar.

Bagi Jay Idzes, masuknya nama sang pemain dalam daftar tersebut menjadi catatan tersendiri. Sebab, bek berusia 25 tahun itu kini memiliki posisi yang semakin penting bersama Sassuolo setelah klub tersebut kehilangan salah satu pemain belakang andalannya.

Jay Idzes Jadi Andalan Sassuolo

Jay Idzes saat ini tengah mempersiapkan diri menghadapi musim baru bersama Sassuolo. Pemain yang lahir di Mierlo, Belanda, tersebut menjadi salah satu pemain penting dalam skuad Neroverdi.

Kondisi itu tidak terlepas dari kepergian Tarik Muharemovic yang melanjutkan karier ke Leeds United. Kepergian Muharemovic membuat persaingan di lini belakang Sassuolo berubah.

Jay Idzes pun berpeluang mendapatkan peran yang lebih besar pada musim baru. Ia menjadi salah satu pemain yang dipercaya untuk mengawal lini pertahanan tim.

Hal tersebut mulai terlihat dalam sejumlah agenda pramusim Sassuolo. Jay Idzes mendapat kepercayaan tampil sebagai starter ketika klub menjalani pertandingan persiapan menghadapi sejumlah lawan.

Salah satu agenda tersebut adalah turnamen segitiga yang mempertemukan Sassuolo dengan Padova, Parma, dan Trento.

Kehadiran Jay Idzes dalam pertandingan pramusim menunjukkan bahwa dirinya masuk dalam rencana pelatih Alberto Aquilani.

Bagi pemain yang juga berstatus kapten Timnas Indonesia tersebut, kepercayaan dari pelatih menjadi modal penting untuk menyambut kompetisi Serie A musim 2026/2027.

Jay Idzes tidak hanya dituntut tampil konsisten secara individu, tetapi juga diharapkan mampu menjadi pemimpin di lini pertahanan Sassuolo.

Pengalaman bermain di Italia membuat Jay Idzes semakin memahami karakter sepak bola Serie A. Ia juga sudah merasakan atmosfer kompetisi kasta tertinggi Italia setelah sebelumnya memperkuat Venezia.

Perjalanan tersebut membuat perkembangan Jay Idzes cukup menarik perhatian.

Perjalanan Jay Idzes di Italia

Jay Idzes mulai dikenal lebih luas setelah bergabung dengan Venezia. Sebelum bermain di Italia, perjalanan kariernya berlangsung di Belanda.

Ia kemudian memilih melanjutkan karier ke Italia dan bergabung dengan Venezia. Keputusan tersebut menjadi salah satu titik penting dalam perkembangan kariernya.

Bermain di Italia membuat Jay Idzes mendapatkan kesempatan untuk berhadapan dengan sejumlah penyerang berkualitas. Serie A dikenal sebagai kompetisi yang memiliki karakter taktik kuat, terutama dalam hal pertahanan.

Situasi tersebut turut membantu perkembangan Jay Idzes sebagai bek tengah.

Kemampuannya membaca permainan, duel udara, serta menjaga posisi membuat dirinya perlahan mendapat perhatian lebih besar.

Ketika pertama kali datang ke Italia bersama Venezia, nilai pasar Jay Idzes masih berada di angka sekitar Rp15,64 miliar.

Angka tersebut kemudian mengalami peningkatan cukup signifikan.

Performa yang ditunjukkan Jay Idzes bersama Venezia membuat nilai pasarnya terus meningkat. Ketika kemudian bergabung dengan Sassuolo, nilai pasar sang pemain dilaporkan sudah mencapai sekitar Rp163,82 miliar.

Kini, berdasarkan pembaruan nilai pasar yang dikutip dari Transfermarkt, harga Jay Idzes disebut mencapai Rp243,34 miliar.

Kenaikan tersebut menjadi gambaran bagaimana perkembangan karier Jay Idzes dalam beberapa musim terakhir.

Dari pemain yang awalnya memiliki nilai pasar belasan miliar rupiah, kini namanya masuk dalam jajaran pemain belakang dengan nilai pasar ratusan miliar rupiah.

Jay Idzes Jadi Bek dengan Nilai Pasar Tertinggi dalam Daftar

Dari lima nama yang masuk daftar @fanta.tips_, Jay Idzes menjadi pemain dengan nilai pasar paling tinggi.

Nilai pasar Jay Idzes berada di angka sekitar Rp243,34 miliar.

Angka tersebut cukup jauh dibandingkan empat pemain lainnya.

Mariano Troilo yang memperkuat Parma memiliki nilai pasar sekitar Rp173,82 miliar.

Kemudian Adam Obert dari Cagliari dan Armel Bella-Kotchap dari Venezia masing-masing memiliki nilai pasar sekitar Rp121,67 miliar.

Sementara Antonino Gallo dari Lecce memiliki nilai pasar sekitar Rp60,84 miliar.

Jika dibandingkan, Jay Idzes menjadi pemain yang memiliki nilai pasar tertinggi dalam daftar tersebut.

Namun, konsep daftar tersebut bukan semata-mata mencari pemain dengan nilai pasar paling murah. Fokus utamanya adalah mencari pemain yang dianggap memiliki peluang mendapatkan menit bermain secara reguler dengan biaya yang masih masuk akal.

Karakteristik tersebut membuat Jay Idzes menjadi salah satu nama yang menarik.

Seorang pemain dengan nilai pasar tinggi tetapi tetap dianggap memiliki potensi sebagai opsi yang layak bagi klub lain menunjukkan bahwa perkembangan Jay Idzes sudah semakin diperhitungkan.

Mengapa Jay Idzes Dianggap Menarik?

Ada beberapa alasan yang membuat Jay Idzes masuk dalam daftar tersebut.

Salah satunya adalah peluang bermain secara reguler.

Setelah kepergian Tarik Muharemovic, Sassuolo membutuhkan pemain yang dapat mengisi posisi di lini pertahanan. Jay Idzes menjadi salah satu kandidat utama karena sudah memahami sistem permainan klub dan memiliki pengalaman di Serie A.

Selain itu, Jay Idzes juga mempunyai pengalaman sebagai pemimpin.

Statusnya sebagai kapten Timnas Indonesia menjadi nilai tambah tersendiri.

Menjadi kapten di level tim nasional tentu membutuhkan kemampuan komunikasi dan kepemimpinan yang tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis.

Jay Idzes juga sudah terbiasa menghadapi tekanan. Bersama Timnas Indonesia, ia tampil dalam sejumlah pertandingan penting dan menjadi salah satu pemain yang mendapat kepercayaan besar.

Pengalaman tersebut dapat menjadi modal ketika dirinya menghadapi persaingan di Serie A.

Daftar 5 Bek Low Cost di Serie A

Dalam unggahannya, @fanta.tips_ menyebut lima pemain belakang tersebut sebagai opsi “low cost” dari klub papan tengah hingga bawah Serie A.

Tujuan dari daftar tersebut adalah mencari pemain yang memiliki peluang memberikan kontribusi melalui menit bermain, tetapi bisa didapatkan dengan biaya relatif rendah.

Selain Jay Idzes, berikut empat nama lainnya:

  1. Jay Idzes – Sassuolo

Jay Idzes menjadi pemain dengan nilai pasar tertinggi dalam daftar.

Bek Timnas Indonesia tersebut memiliki nilai pasar sekitar Rp243,34 miliar.

Perannya bersama Sassuolo juga diperkirakan semakin penting setelah kepergian Tarik Muharemovic.

Dengan pengalaman bermain di Serie A dan status sebagai kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes memiliki modal untuk menjadi salah satu pemain penting Sassuolo.

  1. Mariano Troilo – Parma

Mariano Troilo menjadi nama lain yang masuk daftar tersebut.

Pemain Parma ini memiliki nilai pasar sekitar Rp173,82 miliar.

Troilo dianggap sebagai salah satu bek yang menarik untuk dipantau karena memiliki peluang mendapatkan menit bermain bersama klubnya.

  1. Adam Obert – Cagliari

Adam Obert dari Cagliari juga masuk dalam daftar.

Nilai pasar Obert berada di angka sekitar Rp121,67 miliar.

Bek tersebut dinilai mempunyai potensi untuk berkembang dan bisa menjadi alternatif bagi klub yang mencari pemain bertahan dengan harga relatif terjangkau.

  1. Armel Bella-Kotchap – Venezia

Nama berikutnya adalah Armel Bella-Kotchap.

Pemain yang kini memperkuat Venezia tersebut memiliki nilai pasar sekitar Rp121,67 miliar.

Bella-Kotchap juga memiliki pengalaman bermain di level tinggi sehingga menjadi salah satu nama yang menarik perhatian.

  1. Antonino Gallo – Lecce

Antonino Gallo melengkapi daftar lima bek tersebut.

Pemain Lecce itu memiliki nilai pasar sekitar Rp60,84 miliar.

Dibandingkan empat pemain lainnya, Gallo memiliki nilai pasar paling rendah. Namun, justru hal tersebut membuatnya dianggap sebagai opsi menarik bagi klub yang mencari pemain dengan biaya lebih murah.

Nilai Pasar Jay Idzes Terus Mengalami Kenaikan

Salah satu hal yang menarik dari perjalanan Jay Idzes adalah peningkatan nilai pasarnya.

Ketika pertama kali bergabung dengan klub Italia, nilai pasar Jay Idzes masih berada di sekitar Rp15,64 miliar.

Angka tersebut kemudian meningkat seiring dengan perkembangan performanya.

Saat memperkuat Sassuolo, nilai pasar Jay Idzes sudah mencapai sekitar Rp163,82 miliar.

Kini nilainya kembali mengalami peningkatan hingga sekitar Rp243,34 miliar.

Jika melihat perjalanan tersebut, kenaikan nilai pasar Jay Idzes cukup signifikan.

Perkembangan itu juga menunjukkan bahwa penampilan sang pemain mendapat perhatian dari pasar sepak bola Eropa.

Bagi pemain Indonesia, pencapaian tersebut tentu menjadi sesuatu yang menarik.

Jay Idzes menjadi salah satu pemain Indonesia yang mampu menembus kompetisi sepak bola Italia dan mendapatkan tempat di klub Serie A.

Tidak Ikut Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Di tengah persiapannya bersama Sassuolo, Jay Idzes juga tidak dapat memperkuat Timnas Indonesia pada Piala AFF 2026.

Keputusan tersebut berkaitan dengan persiapan sang pemain bersama klubnya menjelang musim baru.

Sebagai kapten Timnas Indonesia, absennya Jay Idzes tentu menjadi perhatian.

Namun, situasi tersebut juga menjadi kesempatan bagi dirinya untuk fokus mempersiapkan diri bersama Sassuolo.

Musim baru akan menjadi tantangan penting bagi Jay Idzes.

Ia harus mampu mempertahankan posisi di tim utama sekaligus membuktikan bahwa dirinya pantas menjadi salah satu pemain penting di lini belakang Sassuolo.

Persaingan di Serie A tentu tidak mudah.

Setiap pertandingan menghadirkan lawan dengan kualitas berbeda. Konsistensi menjadi salah satu faktor utama yang akan menentukan perjalanan Jay Idzes sepanjang musim.

Tantangan Jay Idzes Bersama Sassuolo

Memasuki musim baru, tantangan Jay Idzes bukan hanya mendapatkan menit bermain.

Ia juga harus menjaga konsistensi performa.

Sebagai bek tengah, kesalahan kecil dapat berpengaruh besar terhadap hasil pertandingan.

Jay Idzes perlu terus meningkatkan kemampuan membaca serangan, melakukan antisipasi, menjaga koordinasi dengan pemain belakang lainnya, serta membangun komunikasi dengan penjaga gawang.

Kehadiran pelatih Alberto Aquilani juga menjadi faktor penting.

Aquilani memiliki tugas membangun komposisi tim yang kompetitif. Kepercayaan yang diberikan kepada Jay Idzes dalam pertandingan pramusim menjadi sinyal positif.

Namun, posisi starter tetap harus diperjuangkan sepanjang musim.

Tidak ada jaminan seorang pemain akan selalu berada di starting XI.

Persaingan internal tetap akan terjadi dan Jay Idzes harus menunjukkan kualitasnya dalam setiap kesempatan yang diberikan.

Status Kapten Timnas Indonesia Jadi Nilai Tambah

Selain kemampuan teknis, status Jay Idzes sebagai kapten Timnas Indonesia menjadi nilai tambah.

Kepemimpinan merupakan salah satu kualitas yang dibutuhkan seorang bek tengah.

Bek berada di posisi yang memungkinkan pemain melihat situasi permainan secara lebih luas. Karena itu, kemampuan berkomunikasi dengan rekan satu tim menjadi bagian penting.

Jay Idzes sudah menjalankan peran tersebut bersama Timnas Indonesia.

Pengalaman menjadi kapten juga dapat membantunya dalam menghadapi tekanan di Serie A.

Bagi Sassuolo, memiliki pemain yang mempunyai pengalaman sebagai pemimpin di level internasional bisa menjadi keuntungan.

Terlebih jika Jay Idzes mampu mempertahankan performa dan semakin matang dalam membaca permainan.

Potensi Jay Idzes Diburu Klub Serie A

Masuknya Jay Idzes ke dalam daftar bek low cost versi @fanta.tips_ juga membuka pembahasan mengenai kemungkinan dirinya menjadi incaran klub lain.

Nilai pasar yang masih berada di bawah beberapa bek top Serie A membuat Jay Idzes dapat menjadi opsi menarik bagi klub yang membutuhkan tambahan pemain bertahan.

Namun, masuk dalam daftar tersebut tidak otomatis berarti Jay Idzes sedang dalam negosiasi dengan klub tertentu.

Daftar tersebut lebih menggambarkan penilaian mengenai pemain yang dinilai memiliki kualitas dan peluang bermain bagus dengan biaya relatif rendah.

Karena itu, masa depan Jay Idzes tetap sangat bergantung pada performanya bersama Sassuolo.

Jika mampu tampil konsisten, bukan tidak mungkin nilai pasarnya kembali meningkat.

Serie A dan Perkembangan Karier Jay Idzes

Bermain di Serie A menjadi salah satu pencapaian penting dalam karier Jay Idzes.

Kompetisi tersebut memiliki sejarah panjang dalam melahirkan bek berkualitas.

Bagi seorang pemain belakang, bermain di Italia juga memberikan pengalaman taktik yang sangat berharga.

Jay Idzes dapat belajar dari berbagai karakter penyerang dan sistem permainan yang diterapkan oleh klub-klub Serie A.

Pengalaman tersebut juga berpotensi membantu perkembangan dirinya bersama Timnas Indonesia.

Semakin banyak pengalaman yang diperoleh di level klub, semakin besar pula modal yang dimiliki Jay Idzes ketika membela tim nasional.

Hal ini membuat perjalanan karier Jay Idzes di Italia tidak hanya menjadi perhatian penggemar Sassuolo, tetapi juga suporter sepak bola Indonesia.

Harapan untuk Musim 2026/2027

Musim 2026/2027 akan menjadi salah satu periode penting bagi Jay Idzes.

Setelah mendapatkan pengalaman bersama Venezia dan kemudian bergabung dengan Sassuolo, kini ia harus membuktikan konsistensinya.

Target utama tentu mendapatkan menit bermain sebanyak mungkin.

Jika mampu menjadi pilihan utama di lini pertahanan, Jay Idzes berpeluang semakin memperkuat reputasinya di Serie A.

Selain itu, performa yang stabil juga bisa berdampak pada nilai pasarnya.

Saat ini nilai pasar Jay Idzes sudah berada di sekitar Rp243,34 miliar. Jika performanya terus meningkat, angka tersebut masih mungkin berubah.

Namun, yang jauh lebih penting daripada nilai pasar adalah kontribusinya di lapangan.

Jay Idzes perlu membantu Sassuolo meraih hasil positif dan mempertahankan posisinya sebagai salah satu pemain penting.

Sorotan untuk Sepak Bola Indonesia

Perjalanan Jay Idzes di Serie A juga membawa kebanggaan tersendiri bagi sepak bola Indonesia.

Tidak banyak pemain Indonesia yang mampu mendapatkan tempat di kompetisi top Eropa.

Jay Idzes menjadi salah satu pemain yang berhasil menembus level tersebut dan terus mendapatkan kepercayaan.

Statusnya sebagai kapten Timnas Indonesia membuat kiprahnya semakin mendapat perhatian.

Setiap penampilannya bersama Sassuolo akan menjadi bahan pembicaraan di Indonesia.

Jika mampu tampil konsisten, keberadaan Jay Idzes di Serie A juga dapat membuka pandangan lebih luas mengenai potensi pemain Indonesia di kompetisi Eropa.

Bukan hanya soal popularitas, pengalaman Jay Idzes juga dapat menjadi contoh bagi pemain muda Indonesia yang ingin berkarier di luar negeri.

Jay Idzes dan Masa Depan di Serie A

Untuk saat ini, Jay Idzes masih memiliki pekerjaan besar bersama Sassuolo.

Ia harus fokus menjalani persiapan musim baru dan memastikan kondisi fisiknya berada dalam level terbaik.

Masuknya nama Jay Idzes dalam daftar lima bek paling worth it di Serie A tentu menjadi kabar menarik, tetapi pembuktian tetap berada di lapangan.

Performanya dalam pertandingan resmi akan menjadi ukuran sebenarnya.

Jika berhasil tampil konsisten, menjaga kebugaran, dan menjadi pemain penting Sassuolo, bukan tidak mungkin perhatian terhadap dirinya akan semakin besar.

Nilai pasar yang terus meningkat juga menjadi salah satu indikator perkembangan kariernya.

Dari sekitar Rp15,64 miliar ketika awal datang ke Italia hingga mencapai Rp243,34 miliar berdasarkan pembaruan terbaru yang dikutip, perjalanan Jay Idzes menunjukkan perkembangan yang cukup pesat.

Kini, tantangan berikutnya adalah mempertahankan tren tersebut.

Jay Idzes tidak hanya membawa nama Sassuolo ketika bermain di Serie A. Ia juga menjadi salah satu pemain yang mewakili Indonesia di kompetisi sepak bola Eropa.

Karena itu, perjalanan sang kapten Timnas Indonesia pada musim 2026/2027 patut dinantikan.

Apakah Jay Idzes mampu menjadi pilihan utama Sassuolo? Apakah nilai pasarnya kembali meningkat? Atau justru akan ada klub Serie A yang benar-benar tertarik mendatangkannya?

Jawabannya akan terlihat sepanjang perjalanan musim baru.

Yang jelas, masuknya nama Jay Idzes dalam daftar lima bek paling worth it di Serie A menjadi bukti bahwa kiprahnya di Italia semakin mendapatkan perhatian.

Bagi sepak bola Indonesia, kabar tersebut juga menjadi sinyal positif. Seorang pemain Indonesia kini tidak hanya mampu bermain di Serie A, tetapi juga mulai diperhitungkan dalam pembahasan mengenai pemain belakang yang memiliki kualitas dan nilai pasar menarik.

Perjalanan Jay Idzes masih panjang. Namun, dengan usia yang masih berada dalam fase produktif, pengalaman di Serie A, status sebagai kapten Timnas Indonesia, serta nilai pasar yang terus meningkat, peluang untuk melihatnya berkembang menjadi salah satu bek penting di kompetisi Italia masih terbuka lebar.

Sumber : www.viva.co.id

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading...
Your Favorite Channel
--:--
STREAM
Scroll to Top