PILARadio.com – Kabar duka datang dari dunia musik dan perfilman internasional. Penyanyi, penulis lagu, aktris, sekaligus filantropis legendaris asal Amerika Serikat, Dolly Parton, meninggal dunia pada usia 80 tahun.
Kabar meninggalnya Dolly Parton diumumkan keluarga pada Selasa, 25 Agustus 2026 waktu setempat. Pengumuman tersebut disampaikan melalui media sosial oleh keponakannya, Bryan Seaver, yang mewakili keluarga Parton dan Owens. Kabar tersebut kemudian menjadi perhatian luas dan memicu gelombang ucapan belasungkawa dari berbagai kalangan.
Bagi penggemar musik country, kepergian Dolly Parton bukan sekadar kehilangan seorang penyanyi. Dolly merupakan salah satu sosok paling berpengaruh dalam sejarah musik Amerika. Kariernya berlangsung selama beberapa dekade dan berkembang jauh melampaui dunia musik country.
Ia dikenal sebagai penyanyi dengan suara khas, pencipta lagu produktif, aktris, pengusaha, sekaligus tokoh yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Nama Dolly Parton juga melekat dengan sejumlah lagu yang tetap dikenal lintas generasi, seperti “Jolene”, “9 to 5”, dan “I Will Always Love You”.
Kabar kepergiannya menjadi penutup perjalanan panjang seorang seniman yang selama puluhan tahun mampu mempertahankan popularitasnya.
Keluarga Umumkan Kabar Meninggalnya Dolly Parton
Kabar meninggalnya Dolly Parton disampaikan melalui sebuah video yang diunggah ke akun Instagram resmi sang penyanyi. Bryan Seaver, keponakan Dolly sekaligus sosok yang selama bertahun-tahun dekat dengan keluarga, menyampaikan kabar tersebut atas nama keluarga.
Dalam pernyataannya, Seaver mengungkapkan bahwa keluarga telah membayangkan betapa beratnya momen ketika harus kehilangan Dolly, tetapi kenyataan ketika momen tersebut benar-benar datang tetap terasa sangat sulit.
Pernyataan keluarga menggambarkan suasana duka sekaligus kebanggaan atas kehidupan yang telah dijalani Dolly Parton.
Keluarga menyebut kepergian Dolly sebagai sebuah kehilangan besar, tetapi juga mengenang perjalanan hidupnya dengan penuh rasa bangga. Dolly disebut telah menjalani kehidupan yang penuh cahaya dan meninggalkan pengaruh besar bagi orang-orang di sekitarnya maupun masyarakat luas.
Kabar tersebut dengan cepat menyebar ke berbagai penjuru dunia. Penggemar Dolly Parton dari berbagai generasi memberikan penghormatan melalui media sosial, sementara sejumlah tokoh publik dan musisi turut menyampaikan rasa kehilangan mereka.
Kepergian Dolly juga menjadi sorotan karena hingga tahun-tahun terakhir hidupnya ia masih aktif berkarya dan terlibat dalam berbagai proyek.
Dolly Parton Meninggal Setelah Berjuang Melawan Kanker
Pihak manajemen Dolly Parton kemudian mengungkapkan penyebab meninggalnya sang legenda.
Dolly disebut meninggal setelah menjalani perjuangan singkat melawan kanker. Jenis kanker yang dideritanya tidak diungkapkan kepada publik.
Dalam pernyataan yang disampaikan timnya, Dolly disebut menghabiskan waktu terakhirnya di Vanderbilt-Ingram Cancer Center di Nashville, Tennessee, dengan dikelilingi orang-orang yang dicintainya.
Informasi tersebut menjadi penjelasan resmi mengenai kondisi yang menyebabkan kepergian Dolly Parton. Sebelumnya, sang penyanyi memang sempat terbuka mengenai sejumlah persoalan kesehatan yang dialaminya dalam beberapa tahun terakhir.
Meski demikian, hingga menjelang akhir hidupnya Dolly tetap menunjukkan semangat untuk bekerja dan menjalankan berbagai rencana.
Kepergian Dolly pada usia 80 tahun membuat dunia musik kehilangan salah satu figur yang pengaruhnya jauh melampaui panggung pertunjukan.
Sosok Dolly Parton yang Dikenal Dunia
Dolly Parton lahir dan tumbuh di Tennessee, Amerika Serikat, dari keluarga sederhana. Kehidupan masa kecil tersebut kemudian menjadi bagian penting dari cerita perjalanan kariernya.
Dari lingkungan yang jauh dari kemewahan, Dolly tumbuh menjadi salah satu penyanyi country paling terkenal di dunia.
Ia mulai dikenal luas melalui musik country, tetapi kemampuan Dolly dalam menulis lagu membuat kariernya berkembang pesat. Ia tidak hanya menyanyikan lagu ciptaan orang lain, tetapi juga menghasilkan karya yang kemudian menjadi bagian dari sejarah musik populer.
Salah satu kekuatan terbesar Dolly adalah kemampuannya menulis lagu dengan cerita yang sederhana tetapi mudah menyentuh pendengar.
Lagu-lagunya sering berbicara mengenai cinta, kehilangan, kehidupan sehari-hari, kerja keras, keluarga, serta pengalaman manusia. Hal tersebut membuat musik Dolly dapat diterima oleh pendengar dari berbagai latar belakang.
Seiring berjalannya waktu, popularitasnya tidak lagi terbatas di Amerika Serikat.
Nama Dolly Parton dikenal di berbagai negara, termasuk Indonesia. Bahkan bagi orang yang tidak terlalu mengikuti musik country, beberapa lagu Dolly tetap mudah dikenali karena telah menjadi bagian dari budaya populer.
“I Will Always Love You” Jadi Salah Satu Warisan Terbesarnya
Salah satu karya Dolly Parton yang paling dikenal di dunia adalah “I Will Always Love You”.
Lagu tersebut ditulis dan direkam Dolly pada awal kariernya. Namun, popularitas lagu tersebut kembali melonjak setelah dinyanyikan oleh Whitney Houston untuk film The Bodyguard.
Versi Whitney Houston kemudian menjadi salah satu lagu paling terkenal sepanjang masa.
Meski demikian, keberhasilan versi tersebut juga membuat banyak orang kembali mengenal Dolly sebagai pencipta lagu aslinya.
Karya tersebut menjadi contoh bagaimana kemampuan Dolly dalam menulis lagu mampu menghasilkan karya yang bertahan jauh melampaui zamannya.
Selain “I Will Always Love You”, Dolly juga memiliki sejumlah lagu yang menjadi identitas kuat dalam perjalanan kariernya.
“Jolene” menjadi salah satu lagu yang paling ikonik. Lagu tersebut bahkan terus dikenang dan diinterpretasikan kembali oleh berbagai musisi dari generasi berbeda.
Sementara itu, “9 to 5” menunjukkan kemampuan Dolly menjangkau pendengar di luar komunitas musik country. Lagu tersebut berkaitan erat dengan film dengan judul yang sama dan semakin memperkuat posisi Dolly sebagai entertainer serbabisa.
Karier Dolly Parton Berlangsung Selama Puluhan Tahun
Salah satu hal yang membuat perjalanan Dolly Parton begitu istimewa adalah panjangnya karier yang ia jalani.
Dolly bukan artis yang hanya populer selama beberapa tahun. Ia mampu mempertahankan relevansinya selama puluhan tahun dan terus menjangkau generasi baru.
Sepanjang perjalanan tersebut, Dolly beradaptasi dengan perubahan industri musik tanpa kehilangan karakter khasnya.
Ia tetap mempertahankan identitas sebagai penyanyi country, tetapi pada saat yang sama mampu masuk ke berbagai genre dan proyek hiburan.
Kariernya kemudian berkembang ke televisi dan film. Dolly membintangi sejumlah film terkenal, termasuk 9 to 5 dan Steel Magnolias.
Kemampuan beraktingnya membuat popularitas Dolly semakin luas. Ia tidak lagi hanya dikenal sebagai penyanyi country, tetapi juga sebagai aktris Hollywood.
Dolly juga terlibat dalam proyek musikal dan produksi hiburan lainnya.
Karier panjang tersebut menunjukkan kemampuan Dolly dalam mempertahankan eksistensi di industri hiburan yang terus berubah.
Dolly Parton Raih 11 Grammy Awards
Prestasi Dolly Parton di dunia musik juga tercermin dari berbagai penghargaan yang diterimanya.
Sepanjang kariernya, Dolly berhasil meraih 11 Grammy Awards dan mendapatkan puluhan nominasi. Ia juga memperoleh pengakuan dari berbagai lembaga penghargaan besar di industri hiburan Amerika Serikat.
Dolly juga pernah masuk dalam nominasi Academy Awards, Emmy Awards, Golden Globe, serta Tony Awards.
Pencapaian tersebut memperlihatkan bahwa pengaruh Dolly tidak terbatas pada satu bidang saja.
Ia mampu mendapatkan pengakuan sebagai penyanyi, pencipta lagu, aktris, dan tokoh hiburan.
Kariernya bahkan berlangsung selama tujuh dekade. Guinness World Records mencatat Dolly sebagai sosok yang memiliki sejumlah rekor terkait pencapaian musiknya, termasuk konsistensi album yang masuk daftar Top 10 tangga album country selama beberapa dekade.
Dengan perjalanan seperti itu, tidak mengherankan jika Dolly Parton disebut sebagai salah satu ikon terbesar musik country.
Dolly Parton dan Dunia Film Hollywood
Selain musik, Dolly Parton memiliki perjalanan panjang di dunia film.
Penampilannya dalam 9 to 5 menjadi salah satu titik penting dalam kariernya sebagai aktris. Film tersebut juga berkaitan erat dengan lagu berjudul sama yang dibawakan Dolly.
Dolly kemudian membintangi Steel Magnolias, yang semakin memperlihatkan kemampuan aktingnya.
Kemunculannya di berbagai proyek film dan televisi membuat sosok Dolly semakin dikenal oleh masyarakat yang sebelumnya tidak mengikuti musik country.
Dolly memiliki kemampuan unik untuk membawa karakter dan kepribadiannya ke berbagai bidang hiburan.
Ia juga dikenal memiliki selera humor yang kuat serta kepribadian yang hangat. Karakter tersebut membuatnya mudah diterima oleh penonton.
Tidak hanya tampil di depan kamera, Dolly juga memiliki kemampuan dalam bidang produksi dan bisnis hiburan.
Ia membangun berbagai usaha dan proyek yang membuat pengaruhnya semakin luas.
Dolly Parton Bukan Hanya Seorang Penyanyi
Jika hanya melihat Dolly Parton sebagai penyanyi, sebagian besar cerita mengenai kehidupannya belum lengkap.
Dolly juga dikenal sebagai seorang pengusaha dan filantropis.
Salah satu program sosial yang paling terkenal adalah Dolly Parton’s Imagination Library, sebuah program yang menyediakan buku gratis bagi anak-anak.
Program tersebut menjadi salah satu warisan sosial Dolly yang paling besar. Melalui Imagination Library, anak-anak dari berbagai wilayah mendapatkan kesempatan untuk memiliki dan membaca buku sejak usia dini.
Kegiatan tersebut memperlihatkan sisi lain Dolly yang tidak selalu terlihat dari panggung.
Ia menggunakan popularitas dan sumber dayanya untuk mendukung berbagai kegiatan sosial.
Dolly juga memberikan dukungan terhadap penelitian kesehatan dan berbagai kegiatan kemanusiaan.
Karena itu, banyak orang mengenang Dolly bukan hanya karena lagu-lagunya, tetapi juga karena kepeduliannya terhadap masyarakat.
Dolly Parton dan Imagination Library
Imagination Library menjadi salah satu proyek yang paling dekat dengan nama Dolly Parton.
Program tersebut didirikan dengan tujuan meningkatkan akses anak-anak terhadap buku dan kegiatan membaca.
Buku-buku dikirimkan secara gratis kepada anak-anak yang terdaftar dalam program tersebut. Program ini kemudian berkembang menjadi gerakan yang menjangkau banyak wilayah.
Bagi Dolly, pendidikan dan kesempatan membaca merupakan hal penting.
Kepeduliannya terhadap anak-anak juga menjadi salah satu alasan mengapa namanya memiliki tempat khusus di hati banyak orang.
Dolly tidak sekadar memberikan bantuan dalam bentuk materi. Ia membangun program yang terus berjalan dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Warisan seperti inilah yang membuat pengaruh Dolly tidak berhenti ketika ia meninggal dunia.
Karya musiknya akan terus didengarkan, sementara program sosial yang dibangunnya tetap dapat memberikan manfaat bagi generasi berikutnya.
Dolly Parton dan Dolly Challenge
Popularitas Dolly Parton juga kembali menjadi sorotan di era media sosial.
Pada 2020, muncul Dolly Parton Challenge, sebuah tren yang memperlihatkan empat foto seseorang untuk menggambarkan bagaimana penampilan mereka di berbagai platform media sosial.
Tren tersebut menyebar luas dan diikuti banyak orang, termasuk selebritas.
Fenomena ini menunjukkan bahwa Dolly tetap relevan di tengah generasi digital.
Menariknya, Dolly tidak perlu merilis lagu baru untuk kembali menjadi pusat perhatian. Namanya dan citranya sebagai ikon budaya sudah cukup kuat untuk melahirkan tren global.
Dolly kemudian kembali diperbincangkan oleh generasi yang mungkin tidak tumbuh dengan lagu-lagu country klasiknya.
Bagi banyak orang, fenomena tersebut menjadi bukti bahwa popularitas Dolly telah melewati batas generasi.
Nama Dolly Parton Juga Diabadikan pada Domba Kloning
Ada fakta unik lain yang membuat nama Dolly Parton memiliki kaitan dengan salah satu peristiwa penting dalam sejarah ilmu pengetahuan.
Nama Dolly, domba hasil kloning yang terkenal di dunia, terinspirasi dari Dolly Parton.
Domba tersebut menjadi hewan pertama yang berhasil dikloning dari sel somatik dewasa dan kemudian menjadi salah satu simbol penting dalam sejarah perkembangan teknologi kloning.
Pemberian nama Dolly kepada domba tersebut berkaitan dengan sumber sel yang digunakan dalam proses kloning, yang berasal dari kelenjar susu. Para ilmuwan kemudian memilih nama Dolly sebagai penghormatan terhadap penyanyi tersebut.
Kisah tersebut menjadi salah satu fakta unik yang membuat nama Dolly Parton muncul bahkan di luar dunia musik dan hiburan.
Nama Dolly akhirnya tercatat dalam dua konteks yang sangat berbeda: sebagai salah satu penyanyi country paling terkenal di dunia dan sebagai inspirasi nama hewan yang menjadi bagian dari sejarah ilmu pengetahuan.
Dolly Parton dan Dunia Bisnis
Dolly juga dikenal sebagai sosok yang memiliki naluri bisnis kuat.
Salah satu proyek paling dikenal adalah Dollywood, taman hiburan di Tennessee yang berkembang menjadi salah satu destinasi terkenal di wilayah tersebut.
Dollywood bukan hanya menjadi tempat hiburan, tetapi juga bagian dari identitas Dolly dan kawasan tempat ia dibesarkan.
Melalui Dollywood, Dolly ikut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.
Kehadirannya di dunia bisnis memperlihatkan bahwa Dolly mampu mengembangkan mereknya jauh di luar industri musik.
Nama Dolly Parton menjadi sebuah identitas yang memiliki nilai budaya sekaligus komersial.
Namun, keberhasilan tersebut tidak membuat Dolly meninggalkan sisi sosialnya.
Ia tetap aktif mendukung berbagai kegiatan kemanusiaan dan pendidikan.
Dolly Tetap Berkarya di Usia 80 Tahun
Salah satu hal yang membuat kabar meninggalnya Dolly terasa begitu mengejutkan adalah karena ia masih memiliki sejumlah rencana menjelang ulang tahunnya yang ke-80.
Situs resmi Dolly Parton bahkan mencatat sejumlah aktivitas dan proyek yang masih berjalan pada Agustus 2026. Salah satunya adalah perilisan versi baru lagu “Light of a Clear Blue Morning” yang melibatkan sejumlah nama besar dan hasilnya diperuntukkan bagi penelitian kanker anak di rumah sakit anak Vanderbilt.
Hal tersebut terasa semakin menyentuh setelah diketahui bahwa Dolly kemudian menghabiskan masa terakhir hidupnya di Vanderbilt-Ingram Cancer Center.
Kehidupan Dolly menunjukkan bahwa usia bukan penghalang baginya untuk terus bekerja.
Ia tetap terlibat dalam musik, kegiatan sosial, bisnis, dan berbagai proyek kreatif.
Bahkan pada masa-masa terakhirnya, Dolly masih memiliki rencana yang ingin diwujudkan.
Semangat tersebut menjadi bagian dari alasan mengapa banyak orang merasa kehilangan sosok yang begitu produktif.
Kehidupan Pribadi Dolly Parton
Dolly Parton juga dikenal sebagai sosok yang menjaga kehidupan pribadinya dari sorotan berlebihan.
Ia menikah dengan Carl Thomas Dean pada 1966. Pernikahan tersebut berlangsung selama hampir enam dekade hingga Carl Dean meninggal dunia pada Maret 2025.
Kepergian sang suami menjadi salah satu kehilangan besar dalam kehidupan Dolly.
Dalam beberapa kesempatan, Dolly mengungkapkan bahwa ia sempat terlalu fokus merawat suaminya ketika kondisi kesehatan Carl menurun dan kemudian menyadari bahwa dirinya sendiri kurang memperhatikan kesehatan.
Kisah tersebut memberikan gambaran sisi personal Dolly yang jarang terlihat di atas panggung.
Di balik sosok yang selalu tampil penuh energi dan humor, Dolly juga menjalani kehidupan pribadi dengan berbagai tantangan.
Namun, ia tetap berusaha menjalani kehidupan dan pekerjaannya.
Dunia Berduka atas Kepergian Dolly Parton
Kabar meninggalnya Dolly Parton langsung memunculkan berbagai penghormatan dari masyarakat dan kalangan selebritas.
Sejumlah musisi, aktor, tokoh publik, dan penggemar menyampaikan ucapan belasungkawa.
Miley Cyrus menjadi salah satu nama yang memiliki hubungan khusus dengan Dolly. Keduanya pernah berkolaborasi dan Dolly juga dikenal dekat dengan keluarga Cyrus.
Penghormatan dari berbagai kalangan menunjukkan luasnya pengaruh Dolly.
Ia tidak hanya memiliki penggemar dari komunitas musik country.
Penggemarnya datang dari berbagai genre musik, generasi, serta negara.
Bahkan orang yang tidak pernah mengikuti perjalanan karier Dolly secara penuh kemungkinan pernah mendengar lagu atau melihat karakter khasnya melalui film, televisi, maupun media sosial.
Warisan Dolly Parton Akan Terus Hidup
Dolly Parton meninggalkan warisan yang jauh lebih besar daripada sekadar daftar penghargaan.
Ia meninggalkan lagu-lagu yang masih dinyanyikan.
Ia meninggalkan film yang masih ditonton.
Ia meninggalkan bisnis yang terus berjalan.
Ia meninggalkan program sosial yang membantu anak-anak.
Dan yang tidak kalah penting, ia meninggalkan inspirasi bagi banyak orang.
Dolly menunjukkan bahwa seseorang dapat datang dari kehidupan sederhana dan kemudian membangun karier luar biasa tanpa harus kehilangan hubungan dengan akar kehidupannya.
Ia juga membuktikan bahwa popularitas dapat digunakan untuk membantu orang lain.
Di tengah industri hiburan yang sering kali cepat berganti wajah, Dolly mampu mempertahankan identitas selama puluhan tahun.
Itulah yang membuatnya berbeda.
Dolly tidak hanya menjadi bintang pada satu era. Ia menjadi bagian dari beberapa generasi.
Dolly Parton dan Jejaknya di Indonesia
Nama Dolly Parton juga tidak asing bagi masyarakat Indonesia.
Meski musik country bukan genre utama yang paling populer di Indonesia, beberapa karya Dolly tetap dikenal luas.
“I Will Always Love You”, khususnya setelah dipopulerkan Whitney Houston, menjadi lagu yang sangat familiar bagi pendengar di berbagai negara.
Selain itu, sosok Dolly sebagai ikon budaya juga membuat namanya tetap muncul dalam berbagai pemberitaan dan pembahasan musik internasional.
Generasi yang mengenal lagu-lagu klasik Dolly dapat berbagi ruang dengan generasi muda yang mengenalnya melalui film, media sosial, atau tren seperti Dolly Parton Challenge.
Kemampuan untuk tetap relevan di tengah perubahan zaman merupakan salah satu pencapaian terbesar Dolly.
Selamat Jalan, Dolly Parton
Dolly Parton meninggal dunia pada usia 80 tahun setelah menjalani perjuangan singkat melawan kanker. Ia mengembuskan napas terakhir di Vanderbilt-Ingram Cancer Center dengan dikelilingi orang-orang terkasih, menurut pernyataan dari timnya. Jenis kanker yang dideritanya tidak diungkapkan kepada publik.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi dunia musik, film, dan jutaan penggemarnya.
Namun, perjalanan Dolly Parton tidak berakhir hanya karena ia telah tiada.
Suara dan lagu-lagunya akan tetap terdengar. Film-filmnya akan terus ditonton. Kisah hidupnya akan terus diceritakan. Sementara berbagai kegiatan sosial yang ia bangun akan terus memberikan manfaat bagi orang lain.
Dolly Parton telah membuktikan bahwa seorang seniman dapat meninggalkan pengaruh jauh lebih besar daripada sekadar karya di atas panggung.
Ia datang dari keluarga sederhana di Tennessee, kemudian tumbuh menjadi penyanyi country dunia, penulis lagu, aktris, pengusaha, dan filantropis.
Dengan 11 Grammy Awards, berbagai nominasi penghargaan bergengsi, puluhan tahun perjalanan di industri hiburan, serta kontribusi sosial yang luas, Dolly meninggalkan catatan panjang dalam sejarah budaya populer Amerika. Guinness World Records juga mengakui pencapaiannya dengan memasukkannya sebagai salah satu ICON dalam edisi 2026.
Kehilangan Dolly Parton memang menjadi kabar duka.
Tetapi warisan yang ia tinggalkan akan membuat namanya tetap hidup di tengah generasi yang akan datang.
Selamat jalan, Dolly Parton.
Terima kasih untuk lagu-lagu yang menemani begitu banyak orang, untuk karakter dan senyum yang selalu dikenang, untuk karya yang melampaui batas genre dan generasi, serta untuk kebaikan yang ia bagikan sepanjang hidupnya.
Dolly Parton mungkin telah meninggalkan panggung untuk selamanya, tetapi musik dan warisannya akan terus berbicara.
Sumber : www.idntimes.com


