CIREBON, PILARadio – Sejumlah tradisi digelar Kesultanan Kanoman Cirebon, Jawa Barat, pada Rabu pagi dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Dalam peringatan tersebut, Keraton Kanoman menggelar tradisi Motong Mahesa serta tradisi Medal Payung Kropak yang akan disajikan pada puncak Malam Panjang Jimat.
Keraton Kanoman, Kota Cirebon, Jawa Barat, pada Rabu pagi menggelar sejumlah rangkaian tradisi dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad saw. Tradisi tersebut diikuti oleh Sultan Keraton Kanoman bersama keluarga dan kerabat keraton.
Dalam tradisi Muludan di Keraton Kanoman, sejumlah kegiatan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. Di antaranya adalah tradisi Motong Mahesa serta tradisi Medal Payung Kropak yang akan disajikan pada puncak Malam Panjang Jimat.
Tradisi Motong Mahesa merupakan prosesi pemotongan hewan kerbau. Daging kerbau tersebut nantinya akan disajikan pada malam puncak Malam Panjang Jimat sebagai bagian dari rangkaian tradisi peringatan Maulid Nabi Muhammad saw.
“Dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Keraton Kanoman Cirebon menggelar tradisi Motong Mahesa serta tradisi Medal Payung Kropak yang akan disajikan pada puncak Malam Panjang Jimat selain itu juga tradisi Medal Payung Kropak serta akan menggelar tradisi Panjang Jimat. Dalam tradisi tersebut, pihak keraton akan mengarak sejumlah benda pusaka peninggalan Wali Songo sebagai simbol proses kelahiran Nabi Muhammad SAW” Ujar Patih Kesultanan Kanoman, Pangeran Raja Muhamad Qodiran.
Selain tradisi Motong Mahesa, Keraton Kanoman Cirebon pada Rabu malam juga akan menggelar tradisi Panjang Jimat. Dalam tradisi tersebut, pihak keraton akan mengarak sejumlah benda pusaka peninggalan Wali Songo sebagai simbol proses kelahiran Nabi Muhammad saw.
Selain benda pusaka, dalam prosesi Panjang Jimat juga terdapat rangkaian membawa makanan yang menjadi bagian dari tradisi peringatan Maulid Nabi Muhammad saw di Keraton Kanoman Cirebon.




