CIREBON, PILARadio – Diduga korsleting listrik usai tersambar petir, ratusan kios Pasar Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, terbakar hebat pada Selasa malam. Api yang berasal dari area tengah dengan cepat membesar dan merambat hingga menghanguskan kios pedagang. Bahkan, kebakaran ini sempat memicu kepanikan hingga salah satu pedagang pingsan.
Kepanikan terjadi saat ratusan kios Pasar Lemahabang, Kabupaten Cirebon, terbakar hebat pada Selasa malam. Puluhan pedagang yang panik melihat kobaran api membumbung tinggi dari area tengah pasar terpaksa berjibaku menyelamatkan barang dagangannya. Bahkan, salah seorang pedagang yang khawatir istrinya masih berada di dalam pasar terpaksa harus dipapah usai pingsan di tengah area pasar.
“Sekitar jam 6 lebih udah besar kebakarannya saya taunya dari exhaust yang muncul asap kejadiannya cepat sekali dan hampir setengah kios dari jumlah total 100 kios terbakar” Ujar Pedagang Pasar Lemahabang, Endoy.
Sementara itu, petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung berjibaku menjangkau titik amukan si jago merah. Bersama warga, petugas mengerahkan sembilan unit kendaraan untuk meredam kobaran api yang kian menyala. Petugas memfokuskan titik penyemprotan ke empat area, khususnya area tengah.
Peristiwa kebakaran ini berawal saat hujan lebat melanda wilayah Lemahabang, disusul petir yang menyambar area pasar. Petir tersebut diduga mengenai jaringan listrik hingga menimbulkan percikan api yang menyambar material mudah terbakar. Dalam waktu singkat, api membesar dan menghanguskan lebih dari seratus kios pedagang.
“Untuk kebakaran Pasar Lemahabang ini penyebabnya sendiri diduga dari sambaran petir kena Listrik sehingga konslet dan kita kerahkan 45 anggota untuk menangani kebakaran ini memang kesulitan yang kita hadapi yaitu sember air namun itu bisa teratasi untuk korban jiwa sendiri tidak ada” Ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon, Dadang Suhendar.
Hingga kini, proses pemadaman masih dilakukan petugas pemadam kebakaran. Beruntung, meski api menghanguskan hampir lima puluh persen area pasar, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Namun, kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.






















