PILARadio.com – Kabar mengejutkan datang dari industri musik internasional. Penyanyi sekaligus penulis lagu asal Inggris, Ed Sheeran, resmi mengumumkan keputusannya untuk meninggalkan Warner Music setelah 15 tahun bersama label rekaman tersebut. Keputusan itu menandai berakhirnya salah satu kerja sama paling sukses dalam sejarah musik modern.
Selama bernaung di bawah Warner Music, Ed Sheeran berhasil menjelma menjadi salah satu musisi terbesar di dunia. Berbagai lagu hit, album terlaris, hingga rekor streaming global berhasil diraih sepanjang perjalanan kariernya bersama label tersebut.
Pengumuman hengkangnya Ed Sheeran disampaikan langsung melalui buletin resmi yang dikirim kepada para penggemarnya. Kabar tersebut kemudian dikonfirmasi Warner Music melalui pernyataan resmi kepada media industri musik Inggris, Music Week.
Dalam pernyataannya, Ed Sheeran menegaskan bahwa keputusannya meninggalkan Warner Music bukan karena konflik internal ataupun ketidakpuasan profesional. Pelantun lagu “Shape of You” itu menyebut keputusan tersebut murni didasari perubahan prioritas dalam kehidupannya.
Ed Sheeran mengaku dirinya kini berada dalam fase hidup yang berbeda dibanding saat pertama kali bergabung dengan Warner Music ketika masih remaja. Kini, sebagai seorang ayah dengan dua anak, ia merasa membutuhkan perubahan dalam perjalanan profesionalnya.
“Ini bukan situasi artis yang tidak puas lalu meninggalkan label rekaman. Ini tentang seseorang yang memulai karier sejak remaja dengan prioritas yang berbeda, lalu kini merasa membutuhkan perubahan dalam cara menjalani kariernya,” tulis Ed Sheeran dalam pernyataannya.
Perjalanan Ed Sheeran bersama Warner Music memang menjadi salah satu kisah paling sukses di industri hiburan dunia. Sejak debut lewat album “+” atau “Plus” pada 2011, Ed Sheeran perlahan berkembang dari musisi jalanan menjadi ikon musik global dengan jutaan penggemar di seluruh dunia.
Bersama Warner Music melalui Asylum Records di Inggris dan Atlantic Records di Amerika Serikat, Ed Sheeran melahirkan delapan album studio penuh yang sukses besar di pasar musik internasional.
Album-albumnya tidak hanya mendominasi tangga lagu dunia, tetapi juga mencetak penjualan fantastis. Secara keseluruhan, Ed Sheeran diperkirakan telah menjual lebih dari 200 juta kopi album di berbagai negara.
Salah satu pencapaian terbesar Ed Sheeran terjadi lewat album “÷” atau “Divide” yang dirilis pada 2017. Album tersebut sukses menjadi salah satu rilisan musik paling populer di era digital dan streaming.
Album “Divide” tercatat berhasil mengumpulkan hampir 40 juta unit setara album di seluruh dunia. Angka tersebut menjadikannya sebagai salah satu album dengan penjualan terbaik dalam sejarah musik modern.
Tidak hanya album, sejumlah lagu Ed Sheeran juga mencetak rekor luar biasa di berbagai platform digital. Lagu “Shape of You” bahkan menjadi salah satu lagu paling banyak diputar di Spotify dengan jumlah streaming hampir mencapai lima miliar kali.
Kesuksesan itu membuat nama Ed Sheeran menjadi salah satu aset terbesar Warner Music selama satu setengah dekade terakhir. Lagu-lagunya terus mendominasi radio, platform streaming, hingga konser-konser besar dunia.
Meski begitu, performa beberapa album terbarunya memang tidak sebesar rilisan sebelumnya. Album “Play” yang dirilis pada 2025 misalnya, hanya mampu menempati posisi kelima di tangga lagu Amerika Serikat.
Namun penurunan performa komersial tersebut tidak membuat popularitas Ed Sheeran meredup. Hingga kini, penyanyi berusia 35 tahun itu masih menjadi salah satu musisi dengan penjualan tiket konser terbesar di dunia.
Tur konser stadion yang dijalani Ed Sheeran masih mampu menarik ratusan ribu penonton di berbagai negara. Penampilannya di atas panggung tetap menjadi daya tarik utama bagi penggemar musik internasional.
Di balik keputusan hengkangnya Ed Sheeran dari Warner Music, sejumlah pengamat industri menilai perubahan struktur internal di tubuh Warner turut menjadi salah satu faktor penting.
Beberapa eksekutif penting yang selama ini dekat dengan Ed Sheeran diketahui telah meninggalkan perusahaan. Nama-nama seperti Max Lousada dan Julie Greenwald disebut memiliki hubungan profesional yang cukup kuat dengan Ed Sheeran selama bertahun-tahun.
Perubahan besar di internal Warner Music diyakini memengaruhi arah karier Ed Sheeran ke depan. Terlebih saat ini sang musisi juga mulai fokus mengembangkan label independennya sendiri bernama Gingerbread Man Records.
Label tersebut kini memegang hak cipta untuk karya-karya terbaru Ed Sheeran. Sementara katalog musik lamanya masih akan tetap dikelola Warner Music melalui kerja sama jangka panjang.
Artinya, meski tidak lagi menjadi artis utama Warner Music, hubungan bisnis antara Ed Sheeran dan perusahaan tersebut masih tetap berjalan untuk pengelolaan katalog lagu-lagu lawasnya.
Pihak Warner Music sendiri memberikan respons penuh penghormatan atas keputusan Ed Sheeran. Co-President Asylum Records, Ed Howard, menyebut perjalanan bersama Ed Sheeran sebagai pengalaman luar biasa dalam industri musik.
Ia mengenang bagaimana pertama kali bertemu Ed Sheeran saat masih menjadi remaja yang berjuang mengejar mimpi di dunia musik. Kini, penyanyi tersebut telah berubah menjadi salah satu ikon global terbesar.
“Dari seorang remaja yang berpindah-pindah sofa pada 2009 hingga menjadi ikon musik global, Ed menunjukkan bagaimana bakat luar biasa dan integritas bisa membawa seseorang menuju puncak kesuksesan,” ujar Ed Howard.
Warner Music Group juga merilis pernyataan resmi yang menyebut mereka bangga pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan karier Ed Sheeran sejak awal.
Perusahaan tersebut memastikan akan terus menjaga katalog musik Ed Sheeran agar tetap bisa dinikmati generasi mendatang di seluruh dunia.
“Warner Music Group bangga telah mendukung perjalanan luar biasa Ed selama 15 tahun terakhir dan kami berterima kasih atas kemitraan yang terus berjalan,” tulis perwakilan Warner Music Group.
Kini publik musik internasional mulai penasaran dengan langkah Ed Sheeran selanjutnya. Hingga saat ini belum ada kepastian mengenai label baru yang akan menjadi rumah bagi karya-karya masa depannya.
Namun rumor yang beredar menyebut Ed Sheeran tengah menjajaki kemungkinan kerja sama besar dengan Universal Music Group atau UMG. Meski demikian, pihak UMG masih belum memberikan konfirmasi resmi terkait kabar tersebut.
Keputusan Ed Sheeran meninggalkan Warner Music jelas menjadi salah satu peristiwa besar di industri musik tahun ini. Setelah 15 tahun bersama dan menciptakan banyak karya fenomenal, perubahan besar dalam karier Ed Sheeran tentu menarik untuk dinantikan.
Para penggemar kini berharap Ed Sheeran tetap terus menghadirkan karya-karya terbaiknya meski berada di fase baru dalam perjalanan musiknya. Dengan pengalaman, popularitas, dan basis penggemar yang sangat besar, Ed Sheeran diyakini masih akan menjadi salah satu musisi paling berpengaruh di dunia dalam beberapa tahun ke depan.
Sumber : www.voi.id














