PILARadio.com – Kabar membanggakan datang dari dunia musik Korea Selatan. EJAE, komposer sekaligus penyanyi yang dikenal luas melalui proyek Golden dan karakter Rumi dalam serial animasi populer KPop Demon Hunters, dipastikan menjadi salah satu penampil dalam upacara pembukaan Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung di Meksiko.
Kehadiran EJAE di panggung pembukaan turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut menjadi sorotan tersendiri bagi penggemar K-Pop maupun pecinta sepak bola internasional. FIFA secara resmi mengumumkan bahwa penyanyi berbakat asal Korea Selatan itu akan bergabung bersama sejumlah musisi ternama dunia untuk memeriahkan seremoni pembukaan yang digelar di Estadio Azteca, Mexico City, sebelum laga pembuka antara tuan rumah Meksiko melawan Afrika Selatan.
Penampilan EJAE dalam acara bergengsi ini menandai semakin kuatnya pengaruh budaya Korea di panggung internasional. Dalam beberapa tahun terakhir, gelombang Hallyu atau Korean Wave terus berkembang pesat dan berhasil menjangkau berbagai sektor hiburan global, mulai dari musik, film, drama, hingga industri olahraga.
FIFA Gandeng EJAE untuk Lagu Resmi Piala Dunia 2026
Dalam upacara pembukaan tersebut, EJAE akan tampil membawakan lagu resmi Piala Dunia FIFA 2026 yang berjudul DNA. Lagu ini menjadi simbol persatuan dan kebersamaan yang diusung FIFA untuk turnamen edisi kali ini.
Tak hanya tampil sebagai penyanyi, EJAE juga terlibat dalam proses kreatif lagu tersebut. Salah satu kontribusi penting yang diberikan adalah penulisan lirik berbahasa Korea yang menjadi bagian dari lagu resmi turnamen.
Melalui pernyataan yang dirilis FIFA, EJAE mengaku merasa sangat terhormat dapat berpartisipasi dalam proyek bersejarah tersebut.
Menurutnya, kesempatan untuk ikut menulis dan membawakan lagu resmi Piala Dunia merupakan pengalaman yang sangat berharga dalam perjalanan kariernya sebagai musisi.
Ia mengungkapkan bahwa keterlibatannya dalam lagu DNA memiliki makna khusus karena dapat membawa identitas Korea Selatan ke hadapan jutaan penonton dari berbagai negara.
Kesempatan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa musik mampu menjadi bahasa universal yang menyatukan banyak budaya dan bangsa dalam satu panggung.
Kenangan Piala Dunia 2002 Jadi Motivasi EJAE
Dalam kesempatan yang sama, EJAE juga mengenang pengalaman masa kecilnya ketika Korea Selatan menjadi tuan rumah bersama Jepang pada Piala Dunia 2002.
Momen tersebut masih membekas dalam ingatannya hingga sekarang. Ia mengaku masih mengingat bagaimana suasana Kota Seoul dipenuhi semangat persatuan ketika masyarakat berkumpul untuk mendukung tim nasional Korea Selatan.
Menurut EJAE, salah satu kenangan paling berkesan adalah melihat orang-orang yang sebelumnya tidak saling mengenal dapat berpelukan dan merayakan kemenangan bersama di jalanan.
Atmosfer kebersamaan itu dianggap sebagai esensi utama dari ajang Piala Dunia yang mempertemukan berbagai budaya dan bangsa dalam semangat sportivitas.
Karena itulah, tampil dalam upacara pembukaan Piala Dunia 2026 menjadi pengalaman emosional yang sangat berarti baginya.
Baginya, kesempatan tersebut bukan sekadar tampil di hadapan jutaan penonton, melainkan juga menjadi bagian dari perayaan global yang menyatukan dunia melalui olahraga dan musik.
Andrea Bocelli Turut Meriahkan Opening Ceremony
Selain EJAE, FIFA juga menghadirkan sejumlah musisi kelas dunia untuk memeriahkan pembukaan turnamen.
Salah satu nama besar yang dipastikan tampil adalah Andrea Bocelli. Tenor legendaris asal Italia tersebut akan berkolaborasi bersama para penyanyi tamu dalam membawakan lagu DNA yang menjadi soundtrack resmi kompetisi.
Kolaborasi lintas negara dan lintas budaya ini menjadi salah satu daya tarik utama dalam upacara pembukaan Piala Dunia 2026.
FIFA ingin menghadirkan pertunjukan yang merepresentasikan keberagaman peserta turnamen serta memperlihatkan bagaimana musik mampu menyatukan berbagai latar belakang masyarakat dunia.
Dengan melibatkan artis dari berbagai benua, upacara pembukaan diprediksi akan menjadi salah satu yang paling meriah dalam sejarah penyelenggaraan Piala Dunia.
Piala Dunia 2026 Jadi Turnamen Bersejarah
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi yang sangat spesial karena untuk pertama kalinya diselenggarakan oleh tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Turnamen ini juga menghadirkan format baru dengan jumlah peserta yang bertambah menjadi 48 tim dari berbagai konfederasi.
Pertandingan akan digelar di 16 kota yang tersebar di ketiga negara tuan rumah. Dengan skala yang lebih besar dibanding edisi sebelumnya, FIFA menargetkan turnamen ini menjadi ajang olahraga terbesar yang pernah diselenggarakan.
Tema persatuan dan solidaritas menjadi pesan utama yang ingin disampaikan FIFA kepada dunia melalui berbagai rangkaian acara, termasuk lagu resmi DNA dan upacara pembukaan yang melibatkan banyak musisi internasional.
Lisa BLACKPINK Siap Guncang Los Angeles
Dominasi K-Pop dalam perhelatan Piala Dunia 2026 ternyata tidak berhenti pada penampilan EJAE.
FIFA juga telah mengonfirmasi bahwa Lisa BLACKPINK akan tampil dalam rangkaian acara pembukaan yang berlangsung di Los Angeles.
Bintang global asal Thailand yang dikenal sebagai anggota BLACKPINK tersebut akan menjadi salah satu penampil utama dalam konser spesial yang digelar menjelang pertandingan.
Kehadiran Lisa menjadi bukti bahwa pengaruh industri musik Korea kini telah berkembang menjadi fenomena global yang mampu menjangkau berbagai kalangan.
Tak hanya tampil di panggung, Lisa juga terlibat dalam soundtrack resmi turnamen melalui lagu berjudul Goals.
Lagu tersebut merupakan hasil kolaborasi internasional yang mempertemukan Lisa dengan penyanyi Brasil Anitta serta rapper asal Nigeria, Rema.
Kolaborasi lintas negara itu semakin memperkuat nuansa global yang menjadi identitas utama Piala Dunia 2026.
BTS Akan Tampil di Grand Final Piala Dunia 2026
Kejutan terbesar lainnya datang dari grup musik fenomenal BTS.
FIFA mengumumkan bahwa BTS dijadwalkan tampil dalam pertandingan final Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di New Jersey pada 19 Juli mendatang.
Penampilan BTS akan menjadi bagian dari sejarah baru turnamen karena untuk pertama kalinya FIFA menghadirkan konsep pertunjukan paruh waktu megah layaknya Super Bowl NFL.
Konsep tersebut diharapkan mampu menghadirkan pengalaman hiburan yang lebih spektakuler bagi para penonton di stadion maupun pemirsa televisi di seluruh dunia.
Dengan basis penggemar yang sangat besar dan tersebar di berbagai negara, kehadiran BTS diyakini akan menjadi salah satu momen paling dinantikan sepanjang turnamen.
Gelombang K-Pop Semakin Mendunia
Partisipasi EJAE, Lisa BLACKPINK, dan BTS dalam berbagai rangkaian acara Piala Dunia 2026 menunjukkan betapa besarnya pengaruh K-Pop di tingkat internasional.
Musik Korea kini tidak lagi hanya menjadi hiburan regional, tetapi telah berkembang menjadi bagian penting dari budaya populer global.
Kehadiran para artis K-Pop dalam ajang olahraga terbesar dunia juga memperlihatkan bagaimana industri hiburan Korea berhasil membangun reputasi yang kuat di berbagai belahan dunia.
Bagi para penggemar, penampilan EJAE dalam opening ceremony Piala Dunia 2026 menjadi momen yang sangat membanggakan. Selain mewakili Korea Selatan, ia juga membawa semangat persatuan yang menjadi pesan utama turnamen.
Dengan kombinasi musik, budaya, dan olahraga yang berpadu dalam satu panggung, Piala Dunia FIFA 2026 dipastikan akan menghadirkan pengalaman yang tidak terlupakan bagi jutaan penonton di seluruh dunia.
Sumber : www.cnnindonesia.com








