CIREBON, PILARadio – Ratusan emak-emak di Cirebon, Jawa Barat, menggruduk kantor Perumda BPR Bank Cirebon pada Selasa pagi. Para nasabah panik lantaran bank yang sudah berdiri sejak puluhan tahun itu ditutup Otoritas Jasa Keuangan. Selain panik, emak-emak tersebut galau dengan dana simpanannya. Pasalnya, mayoritas di antaranya akan menggunakan tabungan untuk Lebaran dan kebutuhan anak sekolah.
Otoritas Jasa Keuangan mencabut izin usaha Perumda BPR Bank Cirebon. Ratusan emak-emak menggruduk kantor Bank Cirebon, Jawa Barat, pada Selasa pagi.
Informasi yang berseliweran di media sosial secara serentak dan mendadak membuat para nasabah panik, lantaran tidak ada pengumuman resmi sebelumnya.
Akibatnya, emak-emak berbondong-bondong datang dan menuntut kejelasan simpanan yang ditabung sejak bertahun-tahun.
Mayoritas di antaranya ikut program menabung di bank ternama di Cirebon itu agar dapat diambil dan digunakan untuk kebutuhan Lebaran serta persiapan anak sekolah.
“Kita dapat info dari medsos katanya izin usaha Bank Cirebon Ini dicabut dan kita semua kaget karena kan saya juga menabung disini banyak dan baru minggu kemarin saya bayar kita kesini meminta kejelasan gimana terkait uang yang kita tabung ya harapannya cepet cair karena kan sebentar lagi lebaran dan pembayaran anak sekolah” Ujar Nasabah Bank Cirebon, Mimin.
Sebelumnya, OJK Cirebon dengan tegas mencabut izin usaha Perumda BPR Bank Cirebon setelah Lembaga Penjamin Simpanan memutuskan untuk tidak melakukan penyelamatan terhadap bank daerah tersebut.
OJK Cirebon menghimbau agar para nasabah tetap tenang dan tidak panik dana simpanannya hilang, mengingat Lembaga Penjamin Simpanan tengah melakukan tugas dan kewenangannya sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku.
“Jadi memang terkait pentupan ini memang sudah diatur dalam peraturan LPS dan OJK kemudian kami himbau untuk masyarakat agar tenang tidak perlu panik karena dana simpanan semua di jamin oleh LPS. Harapannya BPR-BPR lainnya tidak mengikuti jejak ini dan selalu jaga betul amanah masyarakat” Ujar Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib.
Hingga Selasa siang, belum didapat keterangan resmi dari Lembaga Penjamin Simpanan. Sementara itu, ratusan emak-emak masih bertahan di kantor bank milik Perumda Kota Cirebon tersebut.






















