• Latest
  • Trending
Suporter kesebelasan J-League saat mendukug timnya berlaga

Jepang Terapkan Sistem Adu Penalti Jika Imbang, Tak Ada Hasil Seri

February 16, 2026
Tim Garuda Baru Indonesia sukses menjadi juara Street Child World Cup 2026 di Meksiko. (Tangkapan Layar)

Tim Indonesia Sabet Gelar Juara Street Child World Cup 2026

May 19, 2026
Ribuan kendaraan terjebak kemacetan panjang di jalur Pantura, tepatnya di Desa Rawaurip, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, (Foto : Darfan)

Pantura banjir, jalur lumpuh hingga lima kilometer

May 19, 2026
Cuaca buruk berupa hujan deras yang mengguyur Cirebon mengakibatkan ribuan rumah warga di Kota dan Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, terendam banjir (Foto : Darfan)

Ribuan rumah di Kota dan Kabupaten Cirebon terendam banjir

May 19, 2026
Seorang yang sedang bersantai di teras rumah dengan cuaca cerah. (Sumber Foto : Freepik)

Studi Ungkap Tempat Tinggal Bisa Memengaruhi Proses Penuaan

May 18, 2026
BTS akan tampil di Final Piala Dunia 2026 (Foto: Global Citizen)

BTS Bakal Tampil di Final Piala Dunia 2026 Bersama Madonna dan Shakira

May 18, 2026
Calvin Verdonk di ambang pintu Liga Champions. [@LOSC_EN]

Calvin Verdonk Berpeluang Jadi Pemain Indonesia Pertama Yang Tampil di Liga Champions

May 18, 2026
Damkar Kota Cirebon mengevakuasi biawak yang masuk ke rumah (Foto : Darfan)

Biawak Masuk Kamar Saat Hendak Ganti Baju, Damkar Turun Tangan

May 18, 2026
Napiter yang Ancam Bom Polsek Ikrar Kembali ke NKRI (Foto : Darfan)

Napiter yang Ancam Bom Polsek Ikrar Kembali ke NKRI

May 18, 2026
Polres Cirebon Kota memberikan bantuan kepada korban geng motor di Cirebon (Foto : Darfan)

Pasca Serangan Brutal Geng Motor, Nenek Penjual Rokok Trauma Berat

May 15, 2026
Petugas Satreskrim Polres Kuningan meringkus AN, 25 tahun, pelaku pembacokan terhadap JJ, 35 tahun. (Foto : Darfan)

Motif Cemburu, Pria di Kuningan Bacok Pasangan Sesama Jenis dengan Golok

May 15, 2026
Lomba Cerdas Cermat MPR RI (Instagram)

Viral! Polemik Cerdas Cermat 4 Pilar MPR, MC Minta Maaf dan Peserta Buka Suara

May 13, 2026
Penyanyi Agnez Mo (Instagram/agnezmo)

Agnez Mo Umumkan Segera Rilis Karya Musik Terbaru

May 13, 2026
PILARadio 88.6 FM
  • HOME
  • STREAMING
  • PEMILU
  • BERINTANs
  • MESTI TAU
  • BERISIK
  • SPORT CORNER
No Result
View All Result
  • HOME
  • STREAMING
  • PEMILU
  • BERINTANs
  • MESTI TAU
  • BERISIK
  • SPORT CORNER
No Result
View All Result
PILARadio 88.6 FM
No Result
View All Result
  • HOME
  • STREAMING
  • PEMILU
  • BERINTANs
  • MESTI TAU
  • BERISIK
  • SPORT CORNER

Jepang Terapkan Sistem Adu Penalti Jika Imbang, Tak Ada Hasil Seri

by Akbar
February 16, 2026
A A
Suporter kesebelasan J-League saat mendukug timnya berlaga

Suporter kesebelasan J-League saat mendukug timnya berlaga (Tangkapan Layar)

PILARadio.com – J.League membuat gebrakan besar jelang musim transisi 2026 dengan menghapus hasil imbang dalam setiap pertandingan. Kebijakan ini menjadi sorotan dunia sepak bola karena seluruh laga yang berakhir seri setelah 90 menit akan langsung dilanjutkan ke adu penalti untuk menentukan pemenang.

Keputusan tersebut menjadi bagian dari rencana besar restrukturisasi kompetisi sepak bola profesional Jepang yang akan menyesuaikan kalender liga dengan musim kompetisi Eropa. Perubahan ini menjadikan musim 2026 sebagai fase transisi sebelum format baru resmi diberlakukan pada musim 2026/2027.

Tak Ada Hasil Seri di Musim Transisi 2026

Dalam regulasi khusus musim transisi, J-League menetapkan bahwa hasil imbang tidak akan diakui. Jika dua tim bermain seri hingga waktu normal 90 menit, pertandingan akan langsung dilanjutkan ke adu penalti tanpa melalui babak perpanjangan waktu.

Sistem poin yang diterapkan pun berbeda dari format tradisional. Rinciannya sebagai berikut:

  • Menang dalam 90 menit: 3 poin
  • Kalah dalam 90 menit: 0 poin
  • Menang melalui adu penalti: 2 poin
  • Kalah adu penalti: 1 poin

Dengan skema ini, setiap pertandingan akan menghasilkan pemenang dan tidak ada lagi pembagian satu poin untuk masing-masing tim seperti sebelumnya. Aturan ini hanya berlaku selama musim transisi 2026 dan tidak akan digunakan mulai musim reguler 2026/2027 dan seterusnya.

RelatedPosts :

Kualifikasi Piala Dunia 2026: Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Jepang dan Australia

Jelang Jepang VS Indonesia : Skuad Garuda Optimistis Tampil Impresif Kontra Jepang

JKT48 Ramaikan Laga Timnas Indonesia vs Jepang di GBK

Heboh! Jepang Miliki Partai Politik yang Dipimpin oleh Kecerdasan Buatan (AI)

Penyesuaian Kalender, Ikuti Format Eropa

Mulai musim 2026/2027, J-League secara resmi akan mengubah jadwal kompetisi dari format lama Februari–Desember menjadi Agustus–Juni, mengikuti kalender mayoritas liga di Eropa. Langkah ini diambil untuk meningkatkan daya saing klub Jepang di level internasional serta mempermudah sinkronisasi jadwal dengan kompetisi global.

Sebagai jembatan menuju perubahan besar tersebut, operator liga meluncurkan turnamen khusus bertajuk Hyakunen Kousou League atau Liga Visi 100 Tahun. Turnamen ini berlangsung dari Februari hingga Juni 2026 dan menjadi kompetisi resmi selama masa transisi.

Format Hyakunen Kousou League

Dalam musim transisi ini, kompetisi level teratas seperti J1 League dan J2 League dibagi ke dalam dua grup besar, yakni Grup Timur dan Grup Barat. Masing-masing grup diisi oleh 10 tim dan menggunakan format round-robin ganda.

Setelah fase grup selesai, tim akan masuk ke babak play-off untuk menentukan peringkat akhir. Tim dengan posisi yang sama dari masing-masing grup akan saling berhadapan dalam sistem kandang dan tandang.

Jika agregat skor imbang setelah dua leg, maka pertandingan dapat dilanjutkan ke perpanjangan waktu atau adu penalti untuk menentukan pemenang. Dua tim teratas dari masing-masing grup akan saling bertemu untuk memperebutkan gelar juara dan runner-up, sementara peringkat berikutnya juga bertanding untuk menentukan posisi akhir klasemen.

Meski berstatus musim transisi, gelar juara tetap memiliki arti penting. Klub yang menjadi kampiun J1 pada musim ini akan mendapatkan tiket ke AFC Champions League Elite 2026/2027.

Tak Pengaruhi Promosi dan Degradasi

Menariknya, hasil akhir musim transisi 2026 tidak akan memengaruhi sistem promosi dan degradasi. Artinya, tidak ada tim yang turun kasta atau naik divisi berdasarkan hasil kompetisi ini.

Namun demikian, setiap pertandingan tetap bernilai tinggi, terutama dalam perburuan gelar dan tiket kompetisi Asia. Selain itu, 40 tim di divisi bawah seperti J2 dan J3 juga akan dikelompokkan dalam format khusus selama periode ini. Sementara itu, kompetisi piala domestik Jepang untuk sementara waktu akan dihentikan guna mendukung kelancaran transisi.

Dampak Langsung Sejak Pekan Pertama

Situasi unik langsung terlihat sejak pekan pembuka musim transisi. Pada putaran pertama J1 League, tercatat empat pertandingan berakhir imbang setelah 90 menit dan semuanya harus ditentukan melalui adu penalti.

Akibatnya, delapan tim tidak lagi berbagi satu poin seperti biasanya. Mereka meninggalkan lapangan dengan perolehan dua poin bagi pemenang adu penalti dan satu poin bagi tim yang kalah dalam drama tos-tosan tersebut.

Skema ini diprediksi akan menciptakan dinamika baru dalam persaingan klasemen. Dalam kompetisi yang dikenal sangat ketat seperti J-League, selisih satu poin saja bisa menentukan gelar juara.

Sebagai gambaran, pada musim 2025, Kashima Antlers keluar sebagai juara J1 League dengan raihan 76 poin, unggul tipis satu angka atas Kashiwa Reysol yang mengoleksi 75 poin.

Kashima mencatatkan 23 kemenangan, 7 hasil imbang, dan 8 kekalahan. Sementara Kashiwa membukukan 21 kemenangan, 12 hasil imbang, dan 5 kekalahan. Perbedaan tipis itu menunjukkan betapa krusialnya setiap poin dalam perburuan gelar.

Dengan sistem baru di musim transisi 2026, hasil imbang yang biasanya menghasilkan satu poin kini bisa berubah menjadi dua atau bahkan nol poin, tergantung hasil adu penalti. Hal ini tentu membuat perhitungan klasemen menjadi lebih kompleks dan sulit diprediksi.

Potensi Strategi Baru dan Risiko Lebih Tinggi

Penghapusan hasil seri juga berpotensi mengubah strategi permainan. Tim mungkin akan bermain lebih agresif demi menghindari adu penalti, atau sebaliknya memilih strategi defensif dan mempersiapkan algojo penalti terbaik mereka.

Pelatih harus mempertimbangkan manajemen stamina, komposisi penendang penalti, serta kesiapan mental pemain dalam situasi tekanan tinggi. Faktor psikologis diyakini akan memegang peranan penting sepanjang musim transisi ini.

Langkah berani J-League ini menunjukkan komitmen kuat untuk berinovasi sekaligus mempersiapkan transformasi besar menuju kalender baru 2026/2027. Meski hanya berlaku sementara, kebijakan tanpa hasil imbang di musim transisi 2026 dipastikan akan menjadi salah satu eksperimen paling menarik dalam sejarah sepak bola Jepang.

Dengan sistem yang berbeda dan dinamika poin yang lebih variatif, musim transisi ini berpotensi menghadirkan persaingan yang semakin sengit serta kejutan di papan klasemen hingga akhir kompetisi.

Sumber : www.bolasport.com

Tags: ImbangJ.LeagueJepangJepang Terapkan Sistem Adu Penalti Jika ImbangPenaltiSeri
Previous Post

Sambut Ramadan, Warga Gelar Tradisi Ngubek Lauk di Setu Ayu

Next Post

Ungu Rayakan 20 Tahun Album Religi Lewat Single Terbaru “Pulang Pada-Mu”

Related Category

Tim Garuda Baru Indonesia sukses menjadi juara Street Child World Cup 2026 di Meksiko. (Tangkapan Layar)
SPORT CORNER

Tim Indonesia Sabet Gelar Juara Street Child World Cup 2026

by Akbar
May 19, 2026

PILARadio.com - Keberhasilan Tim Garuda Baru yang mewakili Indonesia menjuarai Street Child World Cup 2026 kategori Boys Shield menjadi kebanggaan...

Read more
Calvin Verdonk di ambang pintu Liga Champions. [@LOSC_EN]

Calvin Verdonk Berpeluang Jadi Pemain Indonesia Pertama Yang Tampil di Liga Champions

May 18, 2026
Starting XI Timnas Indonesia U-17 pada duel lawan Qatar U-17 di ajang Piala Asia U-17 2026 (c) Dok. Timnas Indonesia

Timnas U-17 Indonesia Gagal Melaju ke Putaran Piala Dunia U-17 2027

May 13, 2026
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027 Hyundai Hillstate resmi rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027. Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027. - galeri foto Sumber : Instagram.com/@hdecvolleyballteam

Megawati Hangestri Resmi Berseragam Hyundai Hillstate untuk Musim 2026/2027

May 12, 2026
Veda Ega Pratama saat finis posisi enam pada kualifikasi Moto3 Prancis di Sirkuit Le Mans hari Sabtu (09/05/2026). (Honda Team Asia)

Moto3 GP Prancis 2026: Veda Ega Bangkit Dramatis dan Finis Empat Besar

May 11, 2026
Next Post
Ungu Band

Ungu Rayakan 20 Tahun Album Religi Lewat Single Terbaru “Pulang Pada-Mu”

Ilustrasi sampah plastik di sungai.

Kementerian Lingkungan Hidup Dukung Fatwa MUI Soal Larangan Buang Sampah di Sungai

Dua barongsai beraksi di dalam kereta api, Stasiun Cirebon padat di hari terakhir libur Imlek

Dua barongsai beraksi di dalam kereta api, Stasiun Cirebon padat di hari terakhir libur Imlek

Pemantauan hilal 1 Ramadan di Pantai Baro Gebang, Hilal terpantau di bawah ufuk minus nol derajat dan tidak terlihat

Pemantauan hilal 1 Ramadan di Pantai Baro Gebang, Hilal terpantau di bawah ufuk minus nol derajat dan tidak terlihat

Leave Comment
TikTok Instagram Youtube Facebook

© 2010 - Premium news & magazine theme by PT. Pilar Nada Media Jl. Pilang Raya No.372, Pilangsari, Kec. Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45153.

No Result
View All Result
  • HOME
  • STREAMING
  • PEMILU
  • BERINTANs
  • MESTI TAU
  • BERISIK
  • SPORT CORNER

© 2010 - Premium news & magazine theme by PT. Pilar Nada Media Jl. Pilang Raya No.372, Pilangsari, Kec. Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45153.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading...
Your Favorite Channel
--:--
STREAM