CIREBON, PILARadio – Polemik antara penulis Akhmad Bahar dengan Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu, Hercules Rosario Marshal, kian memanas dan kini resmi dibawa ke ranah hukum. Konflik tersebut mencuat setelah putri Bahar, Ilma Sani Fitriana (33), mengaku mengalami intimidasi dan tekanan psikis dalam peristiwa yang menyeret nama sejumlah petinggi GRIB.
Polemik antara penulis Akhmad Bahar dengan Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu, Hercules Rosario Marshal, kian memanas dan kini resmi dibawa ke ranah hukum. Ilma Sani Fitriana (33) mengaku mengalami intimidasi dan tekanan psikis dalam peristiwa yang menyeret nama sejumlah petinggi GRIB.
Sementara itu, Akhmad Bahar akhirnya buka suara terkait dugaan persekusi terhadap putrinya. Bahar mengaku heran karena keluarganya merasa menjadi pihak yang mengalami tekanan. Namun, dalam sejumlah pemberitaan justru pihak Hercules disebut sebagai korban.
Saat ini, pihak keluarga telah membuat dua laporan polisi di Polda Metro Jaya terkait dugaan pelanggaran siber dan tindak pidana umum. Laporan tersebut dibuat oleh putrinya yang disebut mengalami langsung dugaan penyekapan dan intimidasi.
“Pihak keluarga telah membuat dua laporan polisi di Polda Metro Jaya terkait dugaan pelanggaran siber dan tindak pidana umum. Selain itu, keluarga juga menyiapkan laporan tambahan terkait dugaan masuk rumah tanpa izin berdasarkan Pasal 257 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023.” Ujar Penulis, Akhmad Bahar.
Selain itu, Bahar juga menyiapkan laporan tambahan terkait dugaan masuk rumah tanpa izin. Ia mengacu pada Pasal 257 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang tindakan memasuki rumah atau pekarangan tanpa izin.















