Polisi dan Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon Lakukan Olah TKP Kecelakaan Truk Maut

Unit Gakkum Satlantas Polresta Cirebon dan Dishub Kabupaten Cirebon Olah TKP Kecelakaan Truk Maut (Foto : Darfan)

CIREBON, PILARadio – Petugas gabungan dari Unit Gakkum Satlantas Polresta Cirebon bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Selasa siang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kecelakaan maut truk kontainer pengangkut air mineral yang terguling hingga menghantam warung dan sepeda motor.

Petugas mengukur titik krusial saat truk kehilangan kendali di turunan tajam hingga menerjang sejumlah motor dan warung. Selain itu, petugas juga memeriksa kondisi kemudi, sistem pengereman, serta ban truk yang ditemukan mengalami sejumlah masalah. Sementara itu, korban kecelakaan bertambah menjadi tiga orang setelah sang ayah meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit.

Sejumlah petugas Unit Gakkum Satlantas Polresta Cirebon menggelar olah tempat kejadian perkara kasus kecelakaan maut yang menewaskan ibu dan bayi di jalur Cirebon-Kuningan, tepatnya di tanjakan wisata Gronggong, Kabupaten Cirebon, Selasa siang. Petugas yang turut membawa pengemudi truk melakukan pengukuran jarak saat kendaraan kehilangan kendali di jalan menurun sebelum akhirnya menerjang sejumlah motor dan warung.

Titik terakhir kendaraan serta posisi korban juga ditandai sebagai langkah penyelidikan awal untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut. Sebelumnya, korban berjumlah dua orang, yakni ibu dan anak. Kini jumlah korban bertambah menjadi tiga orang setelah sang ayah yang sebelumnya kritis dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Gunung Jati menghembuskan napas terakhir.

Sementara itu, putri pertama korban yang mengalami luka parah akibat diterjang truk masih menjalani perawatan intensif. Seluruh korban sebelumnya menggunakan satu sepeda motor dan hendak pulang ke rumah setelah menjemput anak sekolah.

“Kita dari Unit Gakkum Satlantas Polresta Cirebon saat ini sedang melakukan olah TKP terkait kecelakaan truk container dan kita menghadirkan sopir truk dari pengakuannya memang benar rem blong sejak dari atas untuk selanjutkan akan dilakukan pengecekan kendaraan oleh Dinas Perhubungan untuk jumlah korban bertambah menjadi 3 orang serta luka berat 1 orang dan sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit” Ujar Petugas Unit Gakkum Satlantas Polresta Cirebon, Aipda Ade Nugraha.

Selain melakukan olah TKP, petugas kepolisian bersama Dinas Perhubungan juga melakukan pemeriksaan terhadap kondisi dan fungsi truk yang menerjang motor serta warung tersebut. Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan fungsi tabung udara yang terbagi antara sistem rem dan klakson sehingga membuat kinerja rem tidak maksimal, terlebih saat kendaraan berada dalam kondisi jalan menurun dengan beban truk yang berat. Petugas juga menemukan adanya ban yang tidak laik jalan.

“Dari tim kami yang terdiri dari petugas kepolisian bersama Dinas Perhubungan sudah melakukan pemeriksaan awal dan menemukan fungsi tabung udara yang terbagi antara sistem rem dan klakson sehingga membuat kinerja rem tidak maksimal, terlebih saat kendaraan berada dalam kondisi jalan menurun dengan beban truk yang berat. Petugas juga menemukan adanya ban yang tidak laik jalan.” Ujar PPNS Dishub Kabupaten Cirebon, Diyanto.

Petugas masih akan melakukan pendalaman terhadap fungsi kendaraan dengan mengecek kondisi maksimal bagian kabin, ruang mesin, maupun komponen lainnya. Sementara itu, Unit Gakkum Polresta Cirebon masih menunggu hasil gelar perkara untuk menetapkan tersangka dalam kasus kecelakaan yang merenggut tiga nyawa tersebut.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading...
Your Favorite Channel
--:--
STREAM
Scroll to Top