Resmi! Lionel Messi Umumkan Pensiun dari Timnas Argentina

Pemain Argentina Lionel Messi merayakan gol pembuka timnya melawan Tanjung Verde selama pertandingan sepak bola babak 32 besar Piala Dunia di Miami Gardens, Florida, Jumat, (03/07/2026). (AP Photo/Rebecca Blackwell)

PILARadio.com – Lionel Messi resmi mengumumkan keputusan untuk pensiun dari Timnas Argentina setelah lebih dari dua dekade menjadi bagian penting dari perjalanan sepak bola negaranya. Keputusan tersebut disampaikan Messi melalui sebuah pesan emosional yang diunggah di akun media sosial resminya pada Senin, 31 Agustus 2026.

Kabar Lionel Messi pensiun dari Timnas Argentina langsung menjadi perhatian besar dunia sepak bola. Selama bertahun-tahun, nama Messi tidak bisa dipisahkan dari perjalanan Albiceleste. Ia bukan hanya menjadi pencetak gol dan pemberi assist, tetapi juga sosok yang memimpin Argentina melewati berbagai masa sulit hingga akhirnya meraih sejumlah gelar bergengsi.

Messi mengakhiri perjalanannya bersama Timnas Argentina setelah menjalani karier internasional selama lebih dari 20 tahun. Ia pertama kali memperkuat tim senior Argentina pada 2005 dan sejak saat itu menjadi salah satu pemain yang paling sering mengenakan seragam Albiceleste.

Dalam pesan yang ditulis secara emosional, Messi mengakui bahwa keputusan tersebut tidak mudah. Ia menyebut pensiun dari tim nasional sebagai keputusan yang menyakitkan, tetapi pada saat yang sama menyadari bahwa waktunya telah tiba untuk mengakhiri perjalanan panjang tersebut.

Pengumuman itu disampaikan sekitar satu bulan setelah Argentina mengalami kekalahan di final Piala Dunia 2026. Momen tersebut menjadi salah satu bagian terakhir perjalanan Messi bersama tim nasional sebelum akhirnya ia memilih untuk menutup lembaran panjang karier internasionalnya.

Lionel Messi Akhiri Perjalanan Lebih dari 20 Tahun Bersama Argentina

Keputusan Lionel Messi pensiun dari Timnas Argentina menjadi penutup dari salah satu perjalanan internasional paling panjang dan penuh cerita dalam sejarah sepak bola modern.

Messi menjalani debut bersama Argentina pada 2005. Saat itu, tidak banyak yang menyangka pemain muda tersebut nantinya akan menjadi simbol sepak bola Argentina selama lebih dari dua dekade.

Seiring berjalannya waktu, Messi berkembang menjadi pemain utama di tim nasional. Ia melewati pergantian generasi, pergantian pelatih, berbagai kompetisi besar, serta sejumlah pertandingan penting yang membuat perjalanan kariernya bersama Argentina penuh warna.

Berdasarkan catatan yang disampaikan dalam pengumumannya, Messi telah mencatatkan 207 penampilan bersama Timnas Argentina. Dari jumlah tersebut, ia menyumbangkan 125 gol dan 68 assist.

Angka tersebut menggambarkan besarnya kontribusi Messi selama memperkuat Albiceleste. Gol demi gol yang dicetaknya membuat Messi menjadi salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah Timnas Argentina.

Namun, perjalanan Messi bersama Argentina tidak selalu berjalan mulus.

Pada awal karier internasionalnya, Messi beberapa kali harus menghadapi kritik. Ekspektasi yang diberikan kepadanya sangat tinggi karena publik Argentina berharap pemain terbaik dunia tersebut mampu membawa negaranya meraih trofi.

Tekanan semakin besar karena Argentina sempat mengalami sejumlah kegagalan di turnamen besar.

Messi kemudian berhasil melewati periode sulit tersebut. Bersama generasi pemain Argentina lainnya, ia akhirnya membawa negaranya meraih berbagai pencapaian yang sebelumnya hanya menjadi impian.

Messi Membawa Argentina Meraih Gelar Bergengsi

Salah satu alasan mengapa Lionel Messi begitu erat dikaitkan dengan sejarah sepak bola Argentina adalah keberhasilannya membawa tim nasional meraih sejumlah gelar penting.

Messi turut mengantarkan Argentina menjuarai Copa America pada 2021. Gelar tersebut menjadi sangat berarti karena Argentina sebelumnya sudah cukup lama menantikan trofi di level senior.

Kesuksesan itu kemudian berlanjut. Argentina kembali menjadi juara Copa America pada 2024.

Dua gelar tersebut menjadi bagian dari periode emas Argentina bersama Messi.

Puncaknya terjadi ketika Messi memimpin Argentina meraih trofi Piala Dunia 2022. Keberhasilan tersebut menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam kariernya.

Piala Dunia 2022 memiliki arti khusus bagi Messi. Setelah bertahun-tahun berusaha membawa Argentina menjadi juara dunia, akhirnya impian tersebut terwujud.

Trofi Piala Dunia sekaligus mengubah cara banyak orang melihat perjalanan Messi bersama tim nasional. Jika sebelumnya ia sering mendapat kritik karena dianggap belum mampu membawa Argentina meraih gelar terbesar, keberhasilan di Qatar menjadi jawaban atas berbagai keraguan tersebut.

Messi kemudian melanjutkan kiprahnya bersama Argentina hingga Piala Dunia 2026.

Namun, perjalanan tersebut berakhir setelah Argentina mengalami kekalahan di partai final. Tidak lama setelah pertandingan tersebut, Messi mulai mempertimbangkan masa depannya bersama tim nasional.

Sekitar satu bulan setelah kekalahan itu, Messi akhirnya menyampaikan keputusan yang selama ini dinantikan banyak penggemar.

Ia memilih mengakhiri karier internasionalnya.

Pernyataan Emosional Lionel Messi

Dalam pesan yang diunggah melalui media sosial, Messi menyampaikan keputusan pensiunnya dengan penuh emosi.

Ia menjelaskan bahwa keputusan tersebut telah dipertimbangkan secara matang setelah pertandingan final. Messi menyadari bahwa waktunya bersama Timnas Argentina sudah mendekati akhir.

Menurut Messi, keputusan tersebut terasa menyakitkan. Namun, ia juga memahami bahwa perjalanan seorang pemain sepak bola memiliki batas.

Selama lebih dari 20 tahun membela Argentina, Messi merasa telah memberikan seluruh kemampuan yang dimilikinya.

Ia menegaskan bahwa dirinya selalu berusaha memberikan yang terbaik ketika mengenakan seragam tim nasional. Bukan hanya ketika Argentina mulai meraih berbagai gelar, tetapi juga ketika tim tersebut masih berada dalam masa sulit.

Messi juga mengingatkan bahwa perjalanan bersama Argentina tidak hanya diwarnai kemenangan.

Ada masa ketika ia harus menerima kekalahan, kritik, tekanan, dan kekecewaan. Semua pengalaman tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan panjangnya sebagai pemain tim nasional.

Dalam pernyataannya, Messi menyampaikan bahwa ia mencintai Timnas Argentina dan akan selalu memiliki hubungan emosional dengan Albiceleste.

Namun, menurutnya, waktunya untuk mundur telah tiba.

Messi juga memberikan kesempatan kepada generasi berikutnya untuk mengambil peran di dalam tim nasional. Ia menyebut bahwa Argentina kini memiliki sejumlah pemain muda berbakat yang layak mendapatkan tempat dan kesempatan untuk berkembang.

Keputusan tersebut menunjukkan bahwa Messi tidak hanya memikirkan dirinya sendiri. Ia juga melihat masa depan Timnas Argentina dan pentingnya regenerasi pemain.

Messi Mengaku Akan Merindukan Suasana di Lapangan

Salah satu bagian paling emosional dari pernyataan Messi adalah ketika ia berbicara mengenai hubungan dengan para pendukung Argentina.

Selama lebih dari 20 tahun, Messi terbiasa mendengar suara suporter dari lapangan. Sorakan penonton menjadi bagian dari perjalanan panjangnya bersama Albiceleste.

Setelah pensiun, situasi tersebut akan berubah.

Messi tidak lagi berada di tengah lapangan untuk membela Argentina. Ia akan menyaksikan pertandingan dari luar dan memberikan dukungan sebagai seorang penggemar.

Ia mengatakan akan merindukan suara para pendukung dari lapangan.

Bagi pemain yang telah menghabiskan sebagian besar kariernya bersama tim nasional, perubahan tersebut tentu bukan hal sederhana.

Seragam Argentina yang selama bertahun-tahun dikenakan Messi kini akan menjadi bagian dari kenangan.

Namun, Messi memastikan bahwa dukungannya terhadap Argentina tidak akan berhenti.

Ia akan tetap menjadi bagian dari para pendukung yang bersorak untuk negaranya, baik ketika Argentina meraih kemenangan maupun ketika mengalami masa sulit.

Sikap tersebut memperlihatkan bahwa keputusan pensiun bukan berarti Messi memutus hubungan dengan Timnas Argentina.

Sebaliknya, ia hanya mengubah perannya.

Dari pemain yang berada di lapangan menjadi pendukung yang menyaksikan perjuangan generasi berikutnya.

Ucapan Terima Kasih kepada Keluarga

Dalam pesan perpisahannya, Messi juga memberikan penghormatan kepada keluarganya.

Ia menyebut keluarga sebagai pihak yang selalu mendampinginya selama menjalani perjalanan panjang sebagai pesepak bola.

Karier Messi bersama Timnas Argentina tidak hanya membutuhkan kemampuan di lapangan. Perjalanan tersebut juga menuntut pengorbanan besar dari orang-orang terdekatnya.

Keluarga menjadi tempat Messi mendapatkan dukungan ketika menghadapi masa sulit sekaligus menjadi pihak yang ikut merasakan kebahagiaan ketika ia meraih kesuksesan.

Karena itu, dalam pernyataan pensiunnya, Messi menyampaikan terima kasih kepada keluarganya yang selalu berada di sisinya.

Ia menggambarkan perjalanan tersebut sebagai sesuatu yang sangat indah, tetapi juga tidak mudah.

Selama dua dekade, keluarga Messi harus mengikuti berbagai fase dalam kariernya, mulai dari pertandingan internasional hingga turnamen besar yang membuat perhatian publik dunia tertuju kepadanya.

Messi Juga Berterima Kasih kepada Pelatih dan Rekan Setim

Tidak hanya keluarga, Messi juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para pelatih, rekan satu tim, serta ofisial yang pernah bekerja bersamanya di Timnas Argentina.

Menurut Messi, semua orang yang pernah menjadi bagian dari perjalanan tersebut meninggalkan kenangan yang tidak akan terlupakan.

Perjalanan panjang di tim nasional membuat Messi bekerja bersama banyak pemain dan pelatih.

Ada pemain yang menjadi rekan satu tim selama bertahun-tahun, sementara lainnya hanya sempat berbagi ruang ganti dalam waktu singkat.

Namun, semuanya menjadi bagian dari sejarah karier Messi bersama Argentina.

Ia juga mengingat berbagai momen yang pernah dilewati bersama para rekan setimnya.

Mulai dari pertandingan penting, kemenangan, kekalahan, hingga momen ketika Argentina akhirnya berhasil mendapatkan trofi yang selama bertahun-tahun mereka nantikan.

Bagi Messi, pengalaman tersebut merupakan sesuatu yang tidak dapat digantikan.

Kepergian Messi Dilakukan dengan Perasaan Bangga

Meskipun keputusan pensiun terasa menyakitkan, Messi mengatakan bahwa dirinya pergi dengan perasaan tenang dan bangga.

Ia merasa sudah memberikan seluruh kemampuan yang dimilikinya untuk Timnas Argentina.

Pernyataan tersebut menjadi penutup dari perjalanan panjang yang penuh tekanan.

Messi tidak meninggalkan tim nasional dalam kondisi tanpa pencapaian. Sebaliknya, ia pergi setelah memberikan sejumlah prestasi besar.

Ia telah membantu Argentina memenangkan Copa America, Piala Dunia, dan berbagai pertandingan penting lainnya.

Lebih dari itu, Messi menjadi bagian dari sebuah generasi yang berhasil mengubah perjalanan sepak bola Argentina.

Ia datang sebagai pemain muda dengan beban ekspektasi yang besar dan akhirnya meninggalkan tim nasional sebagai salah satu pemain paling penting dalam sejarah negara tersebut.

Kematian Jorge Messi Memperkuat Keputusan Pensiun

Di bagian akhir pernyataannya, terdapat catatan kaki yang memberikan konteks tambahan mengenai keputusan Lionel Messi pensiun dari Timnas Argentina.

Messi menyebut bahwa tulisan tersebut sebenarnya telah dibuat pada 21 Juli, atau dua hari setelah pertandingan final.

Namun, situasi kemudian berubah setelah ayahnya, Jorge Messi, meninggal dunia.

Kehilangan sang ayah disebut semakin memantapkan keputusan Messi.

Jorge Messi bukan hanya ayah bagi Lionel Messi, tetapi juga sosok yang memiliki peran besar dalam perjalanan karier putranya.

Hubungan antara Lionel Messi dan ayahnya telah melewati perjalanan panjang sejak Messi masih menjadi pemain muda.

Karena itu, kehilangan tersebut tentu memiliki arti yang sangat besar bagi Messi.

Dalam catatan tambahan yang disampaikan pada akhir pernyataan, Messi mengungkapkan bahwa setelah apa yang terjadi kepada ayahnya, dirinya semakin yakin dengan keputusan untuk mengakhiri perjalanan bersama Timnas Argentina.

Momen tersebut membuat keputusan pensiun menjadi semakin personal.

Bukan sekadar persoalan usia, performa, atau regenerasi pemain, tetapi juga berkaitan dengan perjalanan hidup yang sedang dijalani Messi di luar lapangan.

Angka 207 Penampilan Menjadi Bukti Panjangnya Karier Messi

Selama membela Timnas Argentina, Messi mencatatkan 207 penampilan.

Jumlah tersebut menunjukkan betapa panjang perjalanan sang megabintang bersama Albiceleste.

Dari debut pada 2005 hingga pengumuman pensiun pada 2026, Messi telah melewati lebih dari dua dekade sepak bola internasional.

Dalam rentang waktu tersebut, ia tampil di berbagai kompetisi besar.

Piala Dunia, Copa America, hingga berbagai pertandingan internasional menjadi bagian dari perjalanan Messi.

Ia juga mencetak 125 gol dan menyumbangkan 68 assist.

Statistik tersebut membuat kontribusi Messi terhadap Argentina sangat sulit untuk diabaikan.

Setiap generasi memiliki pemain pentingnya masing-masing, tetapi Messi menjadi salah satu pemain yang mampu mempertahankan peran pentingnya dalam waktu sangat panjang.

Ia tetap menjadi pusat perhatian meski beberapa kali Argentina melakukan regenerasi skuad.

Era Lionel Messi Bersama Argentina Kini Resmi Berakhir

Pengumuman Lionel Messi pensiun dari Timnas Argentina sekaligus menandai berakhirnya sebuah era.

Selama bertahun-tahun, ketika nama Argentina disebut, nama Messi hampir selalu ikut muncul.

Begitu pula sebaliknya.

Ketika publik membicarakan Lionel Messi, perjalanan bersama Timnas Argentina menjadi bagian penting yang tidak dapat dipisahkan dari kariernya.

Kini, era tersebut memasuki babak baru.

Argentina harus mempersiapkan diri menghadapi masa depan tanpa pemain yang selama lebih dari 20 tahun menjadi salah satu pusat permainan mereka.

Generasi muda akan mendapatkan kesempatan lebih besar.

Pemain-pemain baru harus mulai mengambil tanggung jawab yang sebelumnya banyak berada di pundak Messi.

Tantangan tersebut tentu tidak mudah.

Messi meninggalkan standar yang sangat tinggi, baik dari sisi jumlah penampilan, gol, assist, maupun pencapaian bersama tim nasional.

Namun, regenerasi merupakan bagian alami dalam sepak bola.

Keputusan Messi untuk pensiun juga memberikan kesempatan kepada Argentina untuk membangun era baru dengan pemain-pemain yang lebih muda.

Messi Tetap Menjadi Bagian dari Sejarah Argentina

Terlepas dari keputusan pensiunnya, nama Lionel Messi akan tetap berada dalam sejarah sepak bola Argentina.

Ia telah melewati perjalanan yang panjang dan penuh tantangan.

Ada masa ketika Messi mendapatkan pujian sebagai pemain terbaik dunia. Ada pula periode ketika ia menjadi sasaran kritik karena dianggap belum mampu memberikan trofi untuk Argentina.

Namun, Messi terus bertahan.

Ia terus datang ketika dipanggil tim nasional dan tetap memberikan kemampuan terbaiknya.

Pada akhirnya, perjuangan tersebut menghasilkan sejumlah pencapaian besar.

Piala Dunia 2022 menjadi salah satu puncak tertinggi dalam karier internasionalnya. Dua gelar Copa America juga memperkuat warisan Messi bersama Argentina.

Kini, setelah lebih dari dua dekade, Messi memilih mengakhiri perjalanan tersebut.

Ia pergi dengan catatan yang sulit ditandingi.

Sebanyak 207 penampilan, 125 gol, 68 assist, serta sejumlah gelar bersama Argentina menjadi bagian dari warisan yang ditinggalkannya.

Perpisahan Messi dengan Argentina

Keputusan Lionel Messi pensiun dari Timnas Argentina tentu akan meninggalkan ruang besar di dalam skuad Albiceleste.

Namun, bagi Messi sendiri, keputusan tersebut menjadi cara untuk menutup sebuah perjalanan yang telah berlangsung selama lebih dari 20 tahun.

Ia tidak pergi dengan penyesalan.

Sebaliknya, Messi mengatakan bahwa dirinya merasa tenang dan bangga karena telah memberikan segala yang dimilikinya untuk Argentina.

Pesan tersebut sekaligus menjadi bentuk penghormatan kepada para pendukung yang telah menemani perjalanannya sejak debut.

Selama bertahun-tahun, para penggemar Argentina menyaksikan Messi tumbuh dari seorang pemain muda menjadi kapten dan legenda tim nasional.

Mereka menyaksikan kemenangan, kekalahan, air mata, perayaan, hingga momen ketika Messi akhirnya mengangkat trofi Piala Dunia.

Kini, mereka harus bersiap menyaksikan Timnas Argentina tanpa Lionel Messi di lapangan.

Meski demikian, Messi tidak benar-benar meninggalkan Argentina.

Ia hanya berpindah posisi.

Dari pemain yang berjuang membawa negaranya meraih kemenangan menjadi pendukung yang akan menyaksikan perjuangan tersebut dari luar lapangan.

Di akhir pesannya, Messi juga menyampaikan rasa syukur karena dilahirkan sebagai orang Argentina.

Ia menutup pernyataan tersebut dengan sebuah pesan singkat yang menggambarkan kecintaannya kepada negara dan tim nasional yang telah menjadi bagian besar dari hidupnya.

“Jayalah Argentina!”

Kalimat tersebut menjadi penutup emosional dari perjalanan panjang Lionel Messi bersama Albiceleste.

Setelah lebih dari dua dekade, sang megabintang akhirnya memilih menutup babak tersebut.

Bagi sepak bola Argentina, kehilangan Messi bukan sekadar kehilangan seorang pemain.

Argentina kehilangan sosok yang telah menjadi simbol selama satu generasi.

Namun, warisan Messi akan tetap berada di sana. Rekor, gol, assist, trofi, dan berbagai momen bersejarah yang telah ia ciptakan akan menjadi bagian dari perjalanan Timnas Argentina untuk waktu yang panjang.

Kini, saatnya generasi baru meneruskan cerita.

Sementara Lionel Messi akan melihat perjalanan tersebut dari luar lapangan, sebagai seorang penggemar yang tetap berharap Argentina terus meraih kesuksesan.

Era La Pulga bersama Timnas Argentina memang telah berakhir.

Namun, cerita Lionel Messi dan Argentina akan selalu menjadi salah satu kisah terbesar dalam sejarah sepak bola dunia.

Sumber : www.sport.detik.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading...
Your Favorite Channel
--:--
STREAM
Scroll to Top