CIREBON, PILARadio – Kericuhan mewarnai pembagian daging kurban di Padepokan Anti Galau, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Rabu sore. Warga yang tidak kebagian kupon menyerbu panitia yang menyiapkan uang pengganti bagi warga yang tidak memperoleh daging kurban. Panitia menyiapkan 600 kupon daging dari 30 ekor kambing dan tiga ekor sapi yang disembelih.
Kericuhan terjadi saat warga yang tidak kebagian kupon menyerbu panitia kurban di Padepokan Anti Galau, Desa Sinarrancang, Kabupaten Cirebon, Rabu sore. Warga dari sejumlah desa memprotes karena tidak mendapatkan kupon penukaran daging. Bahkan, panitia yang menyediakan uang sebesar Rp30 ribu sebagai pengganti kupon menjadi buruan warga.
Sementara itu, 600 paket daging kurban dibagikan kepada warga sekitar padepokan maupun desa tetangga. Antrean panjang pun terjadi, bahkan warga saling berdesakan karena khawatir tidak kebagian daging. Panitia dan petugas kepolisian yang berjaga harus bekerja ekstra mengatur warga agar tetap tertib sesuai antrean.
Pada Idul Adha kali ini, Padepokan Anti Galau menyembelih 30 ekor kambing dan tiga ekor sapi yang kemudian dibagikan menjadi 600 paket daging untuk warga sekitar. Panitia juga menyebarkan ribuan paket ke sejumlah tempat di Kecamatan Mundu. Bahkan, warga yang tidak kebagian daging tetap mendapatkan uang pengganti.
“Pada Idul Adha kali ini, Padepokan Anti Galau menyembelih 30 kambing dan tiga sapi yang dibagikan menjadi 600 paket daging untuk warga sekitar. Panitia juga menyalurkan ribuan paket ke sejumlah wilayah di Kecamatan Mundu, termasuk memberikan uang pengganti bagi warga yang tidak kebagian daging.” Ujar Panitia Kurban Anti Galau, Subandi Saputra.
Sementara itu, ratusan paket kurban tersebut ludes dalam waktu 30 menit.









