The Script Gelar Konser di Indonesia Arena pada 3 April 2027

The Script dipastikan bakal kembali ke Indonesia dengan konser Man in the Arena Tour di Indonesia Arena pada 3 April 2027. (via Color Asia Live)

PILARadio.com – Kabar gembira bagi penggemar The Script di Indonesia. Band pop-rock asal Irlandia tersebut dipastikan kembali menyapa penggemarnya di Tanah Air melalui rangkaian Man in the Arena Tour 2026–2027.

The Script dijadwalkan menggelar konser di Jakarta pada Sabtu, 3 April 2027. Jakarta menjadi salah satu kota dalam rangkaian tur dunia terbaru Danny O’Donoghue dan kawan-kawan setelah mereka menyelesaikan sejumlah pertunjukan di berbagai negara. Jadwal tur yang diumumkan The Script menempatkan Jakarta sebagai salah satu tujuan terakhir dalam perjalanan tur tersebut.

Kedatangan The Script kali ini tentu menjadi kabar yang ditunggu penggemar. Pasalnya, band yang dikenal lewat lagu-lagu seperti “The Man Who Can’t Be Moved”, “Breakeven”, “Hall of Fame”, dan “Superheroes” tersebut sebelumnya telah beberapa kali tampil di Indonesia.

Konser 2027 juga memiliki arti tersendiri karena menjadi bagian dari era baru The Script setelah mereka merilis album terbaru The User’s Guide to Being Human pada 14 Agustus 2026. Album tersebut menjadi album kedelapan dalam perjalanan karier mereka dan diawali dengan single “Man in the Arena”, lagu yang sekaligus menjadi inspirasi nama tur terbaru mereka.

Bagi penggemar lama, konser ini bukan sekadar kesempatan untuk kembali mendengarkan lagu-lagu hits The Script secara langsung. Pertunjukan tersebut juga menjadi bagian dari perjalanan panjang band asal Dublin itu bersama para penggemarnya di Indonesia.

The Script Kembali ke Jakarta pada 2027

The Script mengumumkan rangkaian Man in the Arena Tour 2026–2027 pada Mei 2026 bersamaan dengan pengumuman album terbaru mereka.

Dalam daftar jadwal yang dirilis, Jakarta mendapatkan tanggal 3 April 2027. Sebelum tiba di Indonesia, The Script akan menjalani sejumlah pertunjukan di kawasan Asia dan Australia. Mereka dijadwalkan tampil di Manila, Brisbane, Melbourne, Sydney, hingga Singapura sebelum melanjutkan perjalanan menuju Jakarta.

Dengan jadwal tersebut, konser di Jakarta menjadi salah satu pertunjukan penting dalam rangkaian tur dunia mereka.

Pengumuman konser ini langsung mendapat perhatian penggemar The Script di Indonesia. Apalagi, jarak antara konser terakhir mereka di Tanah Air dan pertunjukan mendatang cukup dekat dibandingkan periode sebelumnya.

Pada 2025, The Script juga sempat menyambangi Indonesia melalui Satellites World Tour. Saat itu mereka menggelar pertunjukan di Jakarta dan Surabaya.

Kembalinya mereka pada 2027 memperlihatkan bahwa Indonesia masih menjadi salah satu pasar penting bagi The Script.

Konser The Script 2027 Membawa Era Album Baru

Salah satu hal yang membuat konser The Script 2027 menarik adalah kemungkinan hadirnya materi dari album terbaru mereka.

The User’s Guide to Being Human resmi dirilis pada 14 Agustus 2026. Album tersebut berisi 11 lagu, termasuk “Man in the Arena”, “The Crowd Was Singing Wonderwall”, “Scars Align”, “The User’s Guide to Being Human”, “After We’re Gone”, “Living Our Life Without Me”, “I’m 100 Different People”, “Years”, “Alive”, “Grow Old with Grace”, dan “One Team for Life”.

Album ini menjadi kelanjutan perjalanan The Script setelah Satellites, yang dirilis pada 2024.

Bagi penggemar yang sudah mengikuti The Script sejak era awal, album terbaru tersebut menawarkan kesempatan melihat bagaimana musik mereka berkembang setelah berbagai perubahan yang terjadi dalam perjalanan band.

Lagu “Man in the Arena” sendiri menjadi salah satu materi penting dalam era baru The Script. Lagu tersebut dirilis pada Mei 2026 dan menjadi pembuka menuju album terbaru mereka.

Tidak mengherankan jika lagu tersebut nantinya menjadi salah satu bagian penting dalam konser Jakarta.

“Man in the Arena” Jadi Nama Tur

Pemilihan nama Man in the Arena Tour bukan tanpa alasan.

Nama tersebut diambil dari single terbaru The Script yang juga menjadi bagian dari album The User’s Guide to Being Human.

Lagu “Man in the Arena” memiliki pesan tentang keberanian untuk terlibat langsung dalam perjuangan, bukan hanya menjadi orang yang berdiri di luar dan memberikan penilaian.

Pesan tersebut sejalan dengan tema besar album baru The Script yang banyak berbicara mengenai kehidupan, pengalaman manusia, hubungan, serta perjalanan menghadapi berbagai persoalan.

Dengan membawa nama tersebut sebagai judul tur, The Script memasuki fase baru dalam perjalanan musik mereka.

Tur ini juga menjadi kesempatan bagi Danny O’Donoghue dan anggota The Script lainnya untuk memperkenalkan materi terbaru kepada penggemar yang selama ini mengikuti karya mereka.

Lagu Hits The Script Tetap Jadi Bagian yang Ditunggu

Meski membawa album baru, penggemar Indonesia tentu tidak akan melupakan lagu-lagu lama yang sudah menjadi bagian penting dari perjalanan The Script.

“Breakeven” merupakan salah satu lagu yang hampir selalu dikaitkan dengan nama The Script.

Lagu tersebut memiliki basis penggemar yang besar di Indonesia dan menjadi salah satu karya yang membuat nama The Script semakin dikenal secara global.

Begitu pula dengan “The Man Who Can’t Be Moved”.

Lagu tersebut menjadi salah satu karya paling ikonik The Script dan masih sering diputar hingga sekarang.

Ada pula “Hall of Fame”, lagu yang memperlihatkan sisi berbeda The Script dengan nuansa yang lebih penuh semangat.

Kolaborasi mereka bersama will.i.am dalam lagu tersebut bahkan membuat The Script menjangkau pendengar yang lebih luas.

Sementara itu, “Superheroes” juga menjadi lagu yang memiliki tempat khusus bagi penggemar.

Deretan lagu tersebut kemungkinan besar akan menjadi bagian yang paling dinantikan ketika The Script kembali naik panggung di Jakarta.

Perjalanan The Script di Indonesia Bukan Hal Baru

Kedekatan The Script dengan penggemar Indonesia sebenarnya sudah berlangsung selama lebih dari satu dekade.

Kunjungan pertama mereka ke Indonesia terjadi pada 12 November 2011.

Saat itu, The Script tampil dalam perayaan Guinness Arthur’s Day yang berlangsung di Pullman Ballroom, Central Park, Jakarta Barat.

Penampilan tersebut menjadi awal dari perjalanan panjang The Script bersama penggemar Indonesia.

Setelah itu, popularitas The Script di Tanah Air terus berkembang.

Lagu-lagu mereka semakin sering terdengar di radio, televisi, hingga berbagai platform musik digital.

Popularitas tersebut kemudian membuat The Script kembali ke Indonesia untuk menggelar konser tunggal.

Konser Tunggal Perdana pada 2018

Setelah penampilan pertama pada 2011, The Script kembali ke Jakarta pada 10 April 2018.

Kali ini mereka tampil dalam konser tunggal bertajuk Freedom Child Tour.

Konser tersebut berlangsung di The Kasablanka Hall, Jakarta Selatan.

Pertunjukan ini menjadi salah satu momen penting bagi penggemar karena mereka bisa menyaksikan The Script dalam format konser tunggal dengan durasi dan konsep pertunjukan yang lebih lengkap.

Pada periode tersebut, The Script tengah membawa materi dari album Freedom Child yang dirilis pada 2017.

Album itu menghadirkan sejumlah lagu yang kemudian menjadi bagian dari perjalanan musik mereka.

Konser 2018 juga memperlihatkan besarnya basis penggemar The Script di Indonesia.

The Script Kembali lewat Greatest Hits Tour 2022

Popularitas The Script di Indonesia semakin terlihat ketika mereka kembali menggelar pertunjukan pada 2022.

Band tersebut menggelar Greatest Hits Tour di Jakarta pada 30 September dan 1 Oktober 2022.

Pertunjukan berlangsung di Istora Senayan.

Tidak berhenti di Jakarta, The Script kemudian melanjutkan perjalanan ke Jawa Barat.

Pada 2 Oktober 2022, mereka tampil di Eldorado Dome, Bandung.

Rangkaian konser tersebut menjadi salah satu perjalanan penting dalam sejarah The Script di Indonesia.

Penggemar tidak hanya datang dari Jakarta, tetapi juga berbagai daerah lain.

Konser di Bandung sekaligus menunjukkan bahwa basis penggemar The Script tidak hanya terpusat di ibu kota.

Konser 2022 Menjadi Momen Bersejarah

Bagi penggemar lama The Script, konser pada 2022 memiliki kenangan tersendiri.

Pasalnya, pertunjukan tersebut menjadi kesempatan terakhir bagi gitaris sekaligus salah satu pendiri The Script, Mark Sheehan, untuk tampil bersama band di hadapan penggemar Indonesia.

Mark Sheehan meninggal dunia pada April 2023.

Kepergiannya menjadi pukulan besar bagi The Script dan para penggemar.

Mark bukan hanya gitaris.

Ia merupakan salah satu sosok penting di balik perjalanan The Script sejak awal berdiri.

Bersama Danny O’Donoghue dan Glen Power, Mark menjadi bagian dari formula yang membawa The Script dikenal luas di berbagai negara.

Karena itu, ketika The Script kembali ke Indonesia setelah kepergian Mark, konser mereka memiliki nuansa emosional yang berbeda.

The Script Hadir Lagi pada 2025

Setelah kehilangan Mark Sheehan, The Script tidak berhenti melanjutkan perjalanan musik mereka.

Band ini kembali tampil di berbagai negara dan membawa materi dari era Satellites.

Indonesia kembali masuk dalam daftar negara yang mereka kunjungi melalui Satellites World Tour 2025.

Pada 14 Februari 2025, The Script tampil di ICE BSD City, Tangerang.

Tanggal tersebut bertepatan dengan Hari Valentine.

Momen tersebut membuat konser semakin spesial karena The Script memang memiliki banyak lagu yang dekat dengan tema cinta, kehilangan, hubungan, dan perjalanan emosional.

Lagu-lagu seperti “Breakeven” dan “The Man Who Can’t Be Moved” tentu menjadi materi yang sangat cocok dengan suasana konser pada Hari Valentine.

Danny O’Donoghue Bikin Penonton Surabaya Heboh

Setelah tampil di kawasan Jakarta, The Script melanjutkan perjalanan ke Surabaya.

Pada 16 Februari 2025, mereka tampil di Jatim Expo atau JX International.

Ada satu momen yang kemudian menjadi perhatian penggemar.

Danny O’Donoghue turun dari panggung dan menyapa penonton dengan cara yang tidak biasa.

Vokalis The Script tersebut bernyanyi di atas kap mobil di area parkir.

Aksi tersebut langsung membuat suasana konser semakin meriah.

Danny memang dikenal sebagai vokalis yang aktif berinteraksi dengan penonton.

Ia tidak hanya berdiri di atas panggung dan menyanyikan lagu dari awal hingga akhir.

Interaksi langsung dengan penggemar menjadi bagian dari pengalaman konser The Script.

Indonesia Tetap Menjadi Pasar Penting bagi The Script

Kembalinya The Script ke Indonesia berkali-kali menunjukkan bahwa band tersebut memiliki hubungan kuat dengan penggemarnya di Tanah Air.

Sejak 2011, mereka sudah beberapa kali tampil dalam berbagai format pertunjukan.

Mulai dari acara festival dan perayaan musik, konser tunggal, tur album, hingga tur dunia.

Setiap kunjungan selalu memiliki cerita berbeda.

Pada 2027, The Script akan datang dengan album baru.

Artinya, penggemar akan mendapatkan kombinasi antara lagu-lagu lama dan materi terbaru.

Hal ini tentu menjadi daya tarik tersendiri.

Konser 2027 Hadir dengan Konsep Tur Dunia

Man in the Arena Tour bukan sekadar rangkaian konser di satu negara.

Tur ini mencakup berbagai kota di sejumlah kawasan.

Setelah menjalani rangkaian pertunjukan di Inggris dan Eropa, The Script melanjutkan perjalanan ke Asia dan Australia.

Pada Maret 2027, mereka dijadwalkan tampil di Manila, Brisbane, Melbourne, Sydney, dan Singapura sebelum menuju Jakarta pada 3 April 2027.

Dengan demikian, konser Jakarta menjadi salah satu bagian terakhir dari perjalanan panjang tur tersebut.

Bahkan sejumlah laporan menyebut Jakarta sebagai penutup rangkaian tur dunia.

Hal ini membuat pertunjukan di Indonesia berpotensi menjadi konser yang spesial.

Bagaimana dengan Lokasi Konser The Script 2027?

Ada satu informasi yang perlu diperhatikan penggemar.

Pada pengumuman awal tur, lokasi konser Jakarta masih ditulis venue TBA atau belum ditentukan.

Artinya, informasi mengenai tempat pertunjukan masih menunggu pengumuman resmi dari pihak promotor.

Sejumlah informasi yang beredar kemudian mengarah ke Indonesia Arena.

Namun, informasi tersebut sebaiknya tetap menunggu konfirmasi resmi promotor sebelum dijadikan informasi final.

Situs Indonesia Travel juga mencantumkan konser The Script pada 3 April 2027, tetapi menyebut detail venue, kategori tiket, dan jadwal penjualan akan diumumkan kemudian.

Karena itu, penggemar disarankan mengikuti kanal resmi The Script dan promotor untuk mendapatkan informasi terbaru.

Harga Tiket Konser The Script 2027

Dalam informasi awal yang beredar, harga tiket presale disebut mulai dari Rp650 ribu.

Namun, daftar lengkap harga berdasarkan kategori belum dapat dipastikan sebelum promotor merilis seat plan resmi.

Hal ini penting karena harga tiket konser biasanya dibedakan berdasarkan posisi penonton.

Kategori yang paling dekat dengan panggung biasanya memiliki harga berbeda dengan kategori lainnya.

Begitu pula dengan tiket VIP atau paket khusus jika memang disediakan.

Penggemar sebaiknya tidak terburu-buru membeli tiket dari pihak yang belum jelas sebelum informasi resmi diumumkan.

Penjualan Tiket The Script Jakarta 2027

Informasi awal menyebut penjualan tiket akan dilakukan dalam dua tahap.

Tahap pertama adalah presale, kemudian dilanjutkan dengan penjualan umum atau general sales.

Dalam informasi yang diberikan promotor, presale dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 21 Agustus pukul 10.00 WIB, sementara general sales dibuka pada Sabtu, 22 Agustus pukul 10.00 WIB.

Tiket disebut dapat diakses melalui platform TipTip dan situs khusus konser The Script Jakarta.

Namun, karena detail tiket dan kategori dapat mengalami perubahan, calon penonton tetap perlu memeriksa pengumuman terbaru dari promotor sebelum melakukan transaksi.

Informasi dari sumber pemerintah pariwisata juga menunjukkan bahwa detail harga dan penjualan masih akan diperbarui.

Jangan Lewatkan Informasi dari Promotor

Antusiasme terhadap konser The Script biasanya cukup tinggi.

Karena itu, penggemar yang ingin mendapatkan tiket sebaiknya mempersiapkan diri sejak awal.

Pastikan akun pada platform penjualan tiket sudah aktif.

Periksa pula metode pembayaran yang tersedia.

Hal sederhana seperti koneksi internet dan kesiapan data pembayaran bisa menjadi faktor penting ketika penjualan tiket dibuka.

Namun, yang tidak kalah penting adalah memastikan informasi tiket berasal dari kanal resmi.

Hindari membeli tiket melalui akun yang tidak memiliki hubungan jelas dengan promotor.

Album Baru The Script Jadi Daya Tarik Tambahan

Konser The Script 2027 akan berlangsung setelah album The User’s Guide to Being Human dirilis.

Album ini membawa The Script ke fase baru.

“Man in the Arena” menjadi lagu pembuka album tersebut dan sekaligus judul tur dunia.

Dengan 11 lagu baru, penggemar memiliki materi yang cukup banyak untuk dinantikan ketika The Script kembali ke panggung.

Namun, The Script tentu tidak bisa meninggalkan lagu-lagu lama yang sudah menjadi identitas mereka.

Konser band sebesar The Script biasanya menjadi perjalanan melintasi berbagai fase karier.

Dari lagu lama hingga karya terbaru.

Dari lagu bertempo pelan hingga anthem yang membuat seluruh arena bernyanyi bersama.

Lagu yang Kemungkinan Paling Dinantikan

Belum ada daftar lagu resmi untuk konser Jakarta 2027.

Namun, penggemar tentu berharap sejumlah lagu populer The Script tetap dimainkan.

“Breakeven” kemungkinan menjadi salah satu lagu yang paling dinantikan.

Begitu juga “The Man Who Can’t Be Moved”.

Kedua lagu tersebut memiliki hubungan kuat dengan perjalanan The Script di Indonesia.

“Hall of Fame” juga berpotensi menjadi salah satu momen paling meriah.

Ketika lagu tersebut dimainkan, penonton biasanya ikut bernyanyi bersama.

Selain itu, “Superheroes”, “For the First Time”, “If You Could See Me Now”, dan sejumlah lagu populer lainnya juga menjadi materi yang kemungkinan diharapkan penggemar.

Sementara dari album terbaru, “Man in the Arena” tentu menjadi salah satu lagu yang paling menarik untuk ditunggu.

Konser Setelah Perjalanan Panjang The Script

Jika melihat perjalanan The Script di Indonesia, konser 2027 memiliki banyak lapisan cerita.

Mereka pertama kali datang lebih dari 15 tahun lalu.

Setelah itu, The Script kembali dalam konser tunggal pada 2018.

Kemudian mereka hadir dalam rangkaian Greatest Hits Tour pada 2022.

Setelah melewati kehilangan Mark Sheehan, mereka kembali ke Indonesia pada 2025.

Kini, pada 2027, The Script kembali lagi dengan era album baru.

Perjalanan tersebut memperlihatkan bagaimana hubungan sebuah band dengan penggemarnya bisa bertahan sangat lama.

Penggemar yang menyaksikan The Script pada 2011 mungkin kini sudah datang bersama pasangan atau bahkan keluarga.

Sementara penggemar baru mengenal The Script melalui platform streaming dan media sosial.

Itulah yang membuat konser band dengan perjalanan panjang selalu memiliki cerita tersendiri.

Mengenang Mark Sheehan

Kembalinya The Script ke Indonesia juga tidak bisa dilepaskan dari sosok Mark Sheehan.

Mark merupakan bagian penting dari perjalanan band sejak awal.

Kepergiannya pada April 2023 meninggalkan ruang besar dalam tubuh The Script.

Bagi penggemar Indonesia, konser 2022 di Jakarta dan Bandung menjadi kenangan yang sangat berarti karena saat itulah mereka masih dapat menyaksikan Mark tampil bersama Danny dan Glen.

Setelah itu, The Script melanjutkan perjalanan dengan formasi yang disesuaikan.

Karya dan kontribusi Mark tetap menjadi bagian dari sejarah band.

Setiap kali lagu-lagu lama dimainkan, kenangan terhadap perjalanan tersebut tentu akan kembali muncul.

Danny O’Donoghue Tetap Menjadi Wajah The Script

Di tengah berbagai perubahan, Danny O’Donoghue tetap menjadi wajah utama The Script.

Vokalnya menjadi salah satu elemen yang paling mudah dikenali dari lagu-lagu The Script.

Karakter suara Danny juga menjadi bagian penting dalam lagu-lagu emosional seperti “Breakeven” dan “The Man Who Can’t Be Moved”.

Interaksinya dengan penonton juga menjadi salah satu kekuatan ketika The Script tampil secara langsung.

Aksi Danny bernyanyi di atas kap mobil ketika konser Surabaya 2025 menjadi salah satu contohnya.

Bukan tidak mungkin konser Jakarta 2027 kembali menghadirkan momen spontan lainnya.

The Script dan Penggemar Indonesia

Ada alasan mengapa The Script terus kembali ke Indonesia.

Salah satunya adalah respons penggemar yang konsisten.

Lagu-lagu The Script memiliki tema yang cukup dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Cinta, perpisahan, kehilangan, harapan, kegagalan, dan usaha untuk bangkit menjadi tema yang mudah diterima pendengar.

Tidak mengherankan jika lagu mereka dapat bertahan selama bertahun-tahun.

Bahkan lagu yang dirilis lebih dari satu dekade lalu masih dapat membuat satu arena bernyanyi bersama.

Jakarta Bersiap Menjadi Tuan Rumah

Jika seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, Jakarta akan kembali menjadi tempat pertemuan The Script dan penggemarnya pada 3 April 2027.

Konser tersebut bukan hanya soal pertunjukan musik.

Bagi penggemar, konser menjadi kesempatan untuk mengingat kembali lagu-lagu yang menemani perjalanan hidup mereka.

Ada yang mungkin mengenal The Script sejak masa sekolah.

Ada yang tumbuh bersama lagu-lagu mereka.

Ada pula yang baru menemukan musik The Script melalui layanan streaming.

Semua akan bertemu dalam satu arena.

Man in the Arena Tour Jadi Babak Baru

Tur terbaru The Script menandai babak baru perjalanan band.

Album The User’s Guide to Being Human memperkenalkan karya terbaru mereka.

“Man in the Arena” menjadi simbol dari fase tersebut.

Sementara konser di berbagai negara menjadi cara The Script membawa musik baru tersebut langsung kepada penggemar.

Jakarta menjadi salah satu kota yang mendapatkan kesempatan untuk menyaksikan fase baru tersebut.

Dengan sejarah panjang The Script di Indonesia, pertunjukan ini berpotensi menjadi salah satu konser musik internasional yang paling ditunggu pada 2027.

Catat Tanggal Konser The Script di Indonesia

Bagi penggemar The Script, satu tanggal yang perlu dicatat adalah 3 April 2027.

Konser tersebut menjadi bagian dari Man in the Arena Tour 2026–2027.

Detail mengenai venue, kategori tiket, harga lengkap, seat plan, serta informasi pendukung lainnya perlu terus dipantau melalui pengumuman resmi promotor.

Yang sudah pasti, Jakarta kembali masuk dalam perjalanan tur dunia The Script.

Setelah beberapa kali hadir di Indonesia, Danny O’Donoghue dan kawan-kawan akan kembali membawa lagu-lagu mereka ke hadapan penggemar Tanah Air.

Kali ini, mereka datang dengan energi baru dan album baru.

The Script kembali ke Indonesia pada 3 April 2027.

Bagi penggemar yang sudah menantikan kesempatan bernyanyi bersama “Breakeven”, “The Man Who Can’t Be Moved”, “Hall of Fame”, “Superheroes”, hingga lagu terbaru “Man in the Arena”, konser ini menjadi salah satu agenda musik yang layak masuk kalender.

Dan jika melihat sejarah perjalanan The Script di Indonesia, satu hal yang hampir pasti adalah konser tersebut tidak hanya akan diisi musik, tetapi juga nostalgia, cerita, dan ribuan suara penonton yang menyanyikan lagu-lagu favorit mereka bersama-sama.

Sumber : www.cnnindonesia.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading...
Your Favorite Channel
--:--
STREAM
Scroll to Top