• Latest
  • Trending
Thai tea. Foto: Getty Images/dontree_m

Thailand Resmi Turunkan Standar Gula, ‘Manis Normal’ Kini 50% Lebih Rendah

February 24, 2026
Mahasiswa UMM, Muhammad Daffa Azmi kembangkan Inovasi NutriTrack MBG. Foto: Dok. UMM

Keren! Mahasiswa UMM Menang 3 Penghargaan Internasional Lewat Aplikasi Pemantau Makanan

April 17, 2026
Madonna Resmi Umumkan Album Confessions on a Dance Floor Part II (Tangkapan Layar)

Madonna Resmi Umumkan Album Confessions on a Dance Floor Part II, Rilis 3 Juli

April 17, 2026
Lionel Messi. (AP/Peter Joneleit)

Resmi! Lionel Messi Jadi Pemilik Klub UE Cornella di Spanyol

April 17, 2026
Mayat tanpa identitas ditemukan di pesisir Muara Cirebon (Foto : Darfan)

Mayat tanpa identitas ditemukan di pesisir Muara Cirebon, Polisi lakukan identifikasi dan evakuasi ke RSUD Gunung Jati

April 17, 2026
Solar industri langka, ratusan kapal nelayan teronggok di Pelabuhan Kejawanan (Foto : Darfan)

Solar industri langka, ratusan kapal nelayan teronggok di Pelabuhan Kejawanan

April 17, 2026
Wawali Kota Cirebon Siti Farida Resmi Pimpin Perwosi Kota Cirebon 2026–2030 (Tangkapan Layar)

Wawali Kota Cirebon Siti Farida Resmi Pimpin Perwosi Kota Cirebon 2026–2030

April 16, 2026
Ilustrasi/Foto: Freepik.com/lifestylememory

Studi Ungkap Perempuan Butuh Tidur Lebih Lama Dibanding Pria, Ini Alasannya

April 16, 2026
potret Bruno Mars (instagram.com/brunomars)

Heboh! Bruno Mars Diduga Punya Utang Rp857 Miliar, Ini Tanggapannya

April 16, 2026
Selebrasi Aleksandar Pavlovic dalam laga Bayern Munchen vs Real Madrid di leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026, Kamis (16/4/2026). (c) AP Photo/Lennart Preiss

Semifinal UCL 2025/2026: Arsenal vs Atletico Madrid, Bayern Munich vs PSG

April 16, 2026
Rumah seorang guru honorer SLB di Kalitanjung, Kota Cirebon, Nyaris ambruk setelah bangunan semi permanennya miring sekitar 50 sentimeter (Foto : Darfan)

Rumah guru honorer SLB di sekitar Kalitanjung nyaris ambruk, bangunan rumah semi permanen mulai miring 50 cm

April 16, 2026
Ilustrasi STNK (Tangkapan Layar)

Kabar Baik! Perpanjang STNK Tanpa KTP Kini Berlaku Nasional

April 15, 2026
Rolling Stone Hadirkan Paket Eksklusif Sampul BTS untuk Penggemar (Tangkapan Layar)

Rolling Stone Hadirkan Paket Eksklusif Sampul BTS untuk Penggemar

April 15, 2026
PILARadio 88.6 FM
  • HOME
  • STREAMING
  • PEMILU
  • BERINTANs
  • MESTI TAU
  • BERISIK
  • SPORT CORNER
No Result
View All Result
  • HOME
  • STREAMING
  • PEMILU
  • BERINTANs
  • MESTI TAU
  • BERISIK
  • SPORT CORNER
No Result
View All Result
PILARadio 88.6 FM
No Result
View All Result
  • HOME
  • STREAMING
  • PEMILU
  • BERINTANs
  • MESTI TAU
  • BERISIK
  • SPORT CORNER

Thailand Resmi Turunkan Standar Gula, ‘Manis Normal’ Kini 50% Lebih Rendah

by Akbar
February 24, 2026
A A
Thai tea. Foto: Getty Images/dontree_m

Thai tea. Foto: Getty Images/dontree_m

PILARadio.com – Dalam upaya serius menurunkan konsumsi gula dan mengurangi risiko obesitas serta penyakit tidak menular, Pemerintah Thailand resmi memperkenalkan standar baru tingkat rasa manis pada minuman. Kebijakan ini diumumkan pada Rabu, 11 Februari 2026, melalui kolaborasi antara Departemen Kesehatan Thailand dan sembilan jaringan minuman terbesar di negara tersebut. Inisiatif ini menjadi bagian dari kampanye kesehatan masyarakat yang bertujuan mendorong masyarakat mengonsumsi gula dalam batas aman sekaligus menyehatkan tubuh.

Dilansir dari Bangkok Post, sembilan jaringan minuman populer di Thailand turut berpartisipasi dalam standar baru ini, termasuk Café Amazon, Inthanin, All Café, Black Canyon, Punthai, dan Chao Doi. Kampanye ini menargetkan semua minuman manis yang dijual secara komersial, mulai dari kopi, teh susu, hingga minuman es manis. Dengan pedoman baru ini, kadar gula dalam minuman akan dikurangi hingga 50 persen dari tingkat kemanisan normal atau resep aslinya.

Standar Baru Minuman Manis di Thailand

Sebagai contoh penerapan standar baru ini, secangkir kopi berukuran 16 oz yang sebelumnya mengandung sekitar 7,3 sendok teh gula, kini hanya akan memiliki 3,7 sendok teh gula. Sedangkan untuk minuman teh atau teh susu yang sebelumnya memiliki 6,6 sendok teh gula, akan dikurangi menjadi 3,3 sendok teh. Pengurangan ini dianggap signifikan dan diharapkan dapat membantu konsumen mengontrol asupan gula harian mereka dengan lebih efektif.

Menurut pedoman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), konsumsi gula tambahan sebaiknya dibatasi tidak lebih dari enam sendok teh per hari. Dengan standar baru ini, minuman populer di Thailand akan berada dalam kisaran aman untuk konsumsi gula, terutama bagi para pencinta kopi dan teh yang rutin mengonsumsi minuman manis setiap hari. Inisiatif ini diharapkan dapat menurunkan risiko kesehatan seperti obesitas, diabetes, penyakit jantung, dan masalah metabolisme lainnya.

Manfaat Minuman Rendah Gula bagi Kesehatan

RelatedPosts :

Kalahkan Thailand 1-0, Timnas Indonesia Juara Piala AFF U-19 2024

Timnas Voli Putri Indonesia Lolos Final AYG Setelah Menang atas Thailand

Konflik Thailand vs Kamboja, Seruan Gencatan Senjata Menguat di Dunia Internasional

Dramatis! Timnas Indonesia Kalah 1-2 dari Thailand di Final AFF Futsal 2026

Pengurangan kadar gula dalam minuman tidak hanya bermanfaat untuk menurunkan risiko obesitas, tetapi juga memberikan manfaat tambahan bagi kesehatan tubuh. Para ahli kesehatan menyebutkan bahwa mengurangi gula dalam konsumsi sehari-hari dapat membantu:

  1. Menjaga kesehatan kulit – Konsumsi gula berlebih dapat memicu inflamasi dan mempercepat penuaan kulit. Dengan minuman rendah gula, kulit dapat lebih sehat dan cerah.
  2. Meningkatkan konsentrasi dan fokus – Gula berlebihan sering menyebabkan fluktuasi energi. Minuman rendah gula membantu menjaga kestabilan energi dan konsentrasi.
  3. Menurunkan risiko penyakit hati – Asupan gula tinggi berhubungan dengan risiko penyakit hati berlemak (fatty liver disease). Dengan standar rendah gula, risiko ini dapat dikurangi.
  4. Mengontrol berat badan – Pengurangan gula signifikan membantu mencegah penumpukan kalori berlebih, sehingga risiko obesitas dapat ditekan.

Respon Positif dari Industri Minuman

Beberapa perwakilan industri minuman di Thailand menyambut baik kebijakan ini. Mereka menyebutkan bahwa preferensi konsumen sudah bergeser ke arah minuman yang lebih sehat, dengan kadar gula lebih rendah atau tanpa gula sama sekali. Dengan standar baru ini, brand minuman dapat menyesuaikan resep mereka dan tetap menarik bagi konsumen yang kini semakin sadar akan kesehatan.

Menurut pihak industri, penerapan standar manis rendah gula ini juga menjadi peluang untuk inovasi produk baru, seperti minuman sehat, kopi rendah gula, teh herbal, dan minuman alternatif yang tetap nikmat namun lebih ramah bagi kesehatan. Strategi ini sekaligus membantu brand memperkuat citra mereka sebagai perusahaan yang peduli pada kesejahteraan konsumen.

Dampak Jangka Panjang bagi Kesehatan Masyarakat

Departemen Kesehatan Thailand menekankan bahwa kampanye ini bukan sekadar langkah simbolis, tetapi bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan standar gula yang lebih rendah, masyarakat diharapkan dapat membiasakan diri mengonsumsi minuman sehat dan mengurangi risiko penyakit kronis di masa depan.

Kebijakan ini juga menempatkan Thailand sebagai pemimpin regional dalam inovasi kesehatan masyarakat, dengan contoh konkret bagaimana kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dapat menghasilkan perubahan signifikan pada pola konsumsi masyarakat.

Implementasi Standar ‘Manis Normal’ di Minuman Komersial

Implementasi standar gula rendah ini dilakukan secara bertahap dan disertai sosialisasi kepada masyarakat. Beberapa strategi yang diterapkan antara lain:

  • Penyesuaian resep minuman di semua jaringan yang berpartisipasi.
  • Labelisasi dan informasi nutrisi yang jelas di kemasan minuman.
  • Edukasi konsumen mengenai risiko gula berlebih dan manfaat minuman rendah gula melalui kampanye publik.

Dengan langkah-langkah ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan minuman yang lebih sehat, tetapi juga lebih sadar akan jumlah gula yang mereka konsumsi setiap hari.

Kesimpulan

Inisiatif Pemerintah Thailand dalam menetapkan standar ‘manis normal’ 50% lebih rendah gula merupakan langkah progresif dalam mendorong masyarakat hidup lebih sehat. Dengan dukungan sembilan jaringan minuman besar dan pedoman WHO, kebijakan ini diharapkan dapat menurunkan risiko obesitas, penyakit tidak menular, dan meningkatkan kesejahteraan jangka panjang masyarakat.

Selain manfaat kesehatan, kebijakan ini juga membuka peluang bagi inovasi produk minuman rendah gula, menjawab preferensi konsumen yang semakin sadar kesehatan, dan memperkuat posisi Thailand sebagai pemimpin dalam inovasi kesehatan masyarakat. Kampanye ini menegaskan bahwa perubahan kecil, seperti mengurangi gula dalam minuman favorit, dapat berdampak besar bagi kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

Dengan langkah ini, Thailand menjadi contoh bagi negara-negara lain dalam mengurangi konsumsi gula berlebih dan mendorong gaya hidup sehat melalui kolaborasi pemerintah dan industri minuman.

Sumber : www.kumparan.com

Tags: ‘Manis Normal’ Kini 50% Lebih RendahStandar GulaThailandThailand Resmi Turunkan Standar Gula
Previous Post

Lagu ‘APT.’ ROSÉ & Bruno Mars Dinobatkan sebagai Single Terlaris Dunia 2025 Versi IFPI

Next Post

Polisi gadungan dengan modus bisa bekerja di Pertamina dibekuk petugas polisi

Related Category

Mahasiswa UMM, Muhammad Daffa Azmi kembangkan Inovasi NutriTrack MBG. Foto: Dok. UMM
MESTITAU

Keren! Mahasiswa UMM Menang 3 Penghargaan Internasional Lewat Aplikasi Pemantau Makanan

by Akbar
April 17, 2026

PILARadio.com - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Indonesia di kancah internasional. Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang atau UMM, Muhammad Daffa Azmi,...

Read more
Ilustrasi/Foto: Freepik.com/lifestylememory

Studi Ungkap Perempuan Butuh Tidur Lebih Lama Dibanding Pria, Ini Alasannya

April 16, 2026
Ilustrasi STNK (Tangkapan Layar)

Kabar Baik! Perpanjang STNK Tanpa KTP Kini Berlaku Nasional

April 15, 2026
Ilustrasi populasi sebuah negara.(Dok. UNSPLASH/Owen Cannon)

Penelitian Ungkap Populasi Manusia Sudah Lewati Batas Bumi, Krisis Global Mengintai

April 14, 2026
Geger Benda Langit Bercahaya Muncul di Malang, BMKG Bilang Begini Sumber : Instagram @malang_kidulan

Geger! Benda Langit di Malang Diduga Rudal, Ini Penjelasan BMKG

April 13, 2026
Next Post
Seorang polisi gadungan berpangkat AKP dibekuk petugas Satreskrim Polres Kuningan, Jawa Barat

Polisi gadungan dengan modus bisa bekerja di Pertamina dibekuk petugas polisi

Bus Pariwisata Rombongan ASN Pati Tersangkut di Gapura Cirebon, Tembok Retak Nyaris Roboh (Foto : Darfan)

Bus Pariwisata Rombongan ASN Pati Tersangkut di Gapura Cirebon, Tembok Retak Nyaris Roboh

Stadion Old Trafford, markas Manchester United

Heboh! Azan Berkumandang di Old Trafford untuk Pertama Kalinya

Fiersa Besari (Tangkapan Layar)

Fiersa Besari Comeback dengan Single Terbaru “Tulang Punggung”

Leave Comment
TikTok Instagram Youtube Facebook

© 2010 - Premium news & magazine theme by PT. Pilar Nada Media Jl. Pilang Raya No.372, Pilangsari, Kec. Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45153.

No Result
View All Result
  • HOME
  • STREAMING
  • PEMILU
  • BERINTANs
  • MESTI TAU
  • BERISIK
  • SPORT CORNER

© 2010 - Premium news & magazine theme by PT. Pilar Nada Media Jl. Pilang Raya No.372, Pilangsari, Kec. Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45153.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading...
Your Favorite Channel
--:--
STREAM