CIREBON, PILARadio – Aksi pelemparan terhadap bus yang membawa suporter Persija Jakarta terjadi di ruas Tol Palimanan–Kanci, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Peristiwa yang terjadi pada Senin dini hari tersebut mengakibatkan dua orang terluka akibat terkena serpihan kaca. Sementara itu, pihak kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menemukan sejumlah batu yang diduga digunakan untuk melempari bus. Aksi tersebut diduga dilakukan oleh lebih dari lima orang.
Dua korban luka akibat pelemparan bus di ruas Tol Palimanan–Kanci, tepatnya di kilometer 199, wilayah Desa Astapada, Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon, mendapatkan perawatan medis. Keduanya merupakan suporter Persija Jakarta yang mengalami luka pada bagian tangan dan wajah akibat terkena serpihan kaca setelah bus yang mereka tumpangi dilempari orang tak dikenal di ruas tol.
Kaca depan dan samping bus turut mengalami kerusakan akibat aksi pelemparan tersebut. Peristiwa itu terjadi tepat di bawah jembatan tol dan membuat para penumpang mengalami kepanikan.
Sementara itu, petugas dari Unit Identifikasi (Inafis) Satreskrim Polres Cirebon Kota bersama Polsek Kedawung melakukan olah TKP di sepanjang area pelemparan. Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan sejumlah batu berukuran cukup besar yang tergeletak di antara serpihan kaca.
Batu-batu tersebut diduga digunakan untuk melempari bus yang membawa suporter Persija Jakarta saat melintas di lokasi pada Senin dini hari.
Saat kejadian, petugas Unit Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Palimanan–Kanci telah meminta keterangan dari penumpang dan pengemudi bus. Petugas juga mengantar para korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Insiden pelemparan terjadi ketika bus hendak kembali ke ibu kota setelah para suporter menyaksikan pertandingan Persija Jakarta melawan PSIM Yogyakarta. Bus melintas di lokasi yang sedang mengalami penyempitan jalur akibat pekerjaan perbaikan jalan.
Berdasarkan dugaan awal, aksi pelemparan dilakukan oleh lebih dari lima orang tak dikenal yang memasuki area tol dari bawah jembatan.
“Kami menerima laporan masyarakat terkait pelemparan bus di Tol KM 199. Bus tersebut hendak kembali ke Jakarta usai suporter menyaksikan pertandingan Persija Jakarta melawan PSIM Yogyakarta. Pelemparan diduga dilakukan lebih dari lima orang tak dikenal dari bawah jembatan tol. Yang menyebabkan korban mengalami luka di tangan dan wajah” Ujar Kapolsek Kedawung, Kompol Ahmad Nashori.
Hingga kini, petugas masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa area kejadian dan memantau rekaman sejumlah kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi tol. Kasus tersebut kini ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Kedawung bersama Satreskrim Polres Cirebon Kota untuk mengungkap pelaku dan motif pelemparan.




