Siswa Diduga Keracunan MBG Masih Berdatangan, Belasan Pasien Masih Dirawat

Siswa Diduga Keracunan MBG Masih Berdatangan, Belasan Pasien Masih Dirawat (Foto : Darfan)

CIREBON, PILARadio – Sejumlah pelajar hingga orang tua yang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) masih berdatangan ke sejumlah instalasi gawat darurat (IGD) rumah sakit di Kota Cirebon, Jawa Barat, pada Rabu pagi. Para korban mengeluhkan gejala mual, pusing, muntah, hingga diare setelah mengonsumsi MBG pada Selasa sebelumnya. Sementara itu, di salah satu rumah sakit, tercatat masih ada belasan pasien yang menjalani perawatan intensif.

Sirene ambulans masih terdengar di sejumlah rumah sakit di Kota Cirebon menyusul meningkatnya jumlah pasien yang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis pada Rabu pagi. Sejak Selasa petang, para korban terus berdatangan ke instalasi gawat darurat di sejumlah rumah sakit. Bahkan, pada Rabu pagi, dua pasien yang terdiri atas anak-anak dan orang dewasa kembali datang ke IGD dengan keluhan lemas, pusing, mual, hingga diare.

Rumah Sakit Gunung Jati Cirebon sendiri telah menerima sebanyak 62 pasien dengan rentang usia mulai dari anak-anak tingkat taman kanak-kanak hingga guru sekolah. Selain itu, terdapat pula karyawan SPPG Kalijaga Lima yang diduga turut mengalami keracunan setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis. Para siswa hingga guru diduga mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi menu sop telur puyuh yang disediakan oleh SPPG untuk didistribusikan ke sejumlah sekolah dan posyandu. Hingga Rabu siang, masih terdapat belasan pasien yang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Gunung Jati Cirebon. Sebagian besar pasien yang menjalani rawat inap mengalami keluhan mual, pusing, hingga muntah sehingga membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.

“Kita menerima pasien keracunan MBG sebanyak 62 pasien mulai dari anak-anak tingkat taman kanak-kanak hingga guru sekolah. terdapat pula karyawan SPPG Kalijaga Lima yang diduga turut mengalami keracunan setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis.” Direktur Utama Rumah Sakit Gunung Jati Cirebon, dr. Katibi.

Hingga saat ini, diperkirakan masih ada puluhan pasien yang menjalani perawatan di empat rumah sakit berbeda di Kota Cirebon. Mereka sebelumnya mengonsumsi menu sop telur puyuh dari SPPG Kalijaga Lima dan mulai merasakan gejala pada Selasa sore. Meningkatnya jumlah pasien yang diduga mengalami keracunan tersebut sempat membuat situasi di sejumlah rumah sakit menjadi ramai. Belasan ambulans dikerahkan untuk membantu merujuk para korban ke sejumlah rumah sakit agar mendapatkan penanganan medis sesuai kebutuhan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading...
Your Favorite Channel
--:--
STREAM
Scroll to Top