CIREBON, PILARadio – Hujan deras yang diperparah tingginya debit sungai kiriman dari hulu tidak hanya menerjang permukiman, namun juga jalan utama penghubung Cirebon–Majalengka, Jawa Barat, Selasa malam. Air setinggi 60 sentimeter mengakibatkan banyak sepeda motor mogok hingga arus lalu lintas lumpuh. Petugas kepolisian diterjunkan untuk mengurai kepadatan yang mengular cukup panjang.
Kondisi jalur penghubung Cirebon–Majalengka di Kecamatan Sumber dan Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Selasa malam. Air luapan sejumlah sungai meluber ke jalan provinsi dengan ketinggian 30 hingga 60 sentimeter.
Dalam video amatir warga yang viral di media sosial, tampak sejumlah kendaraan mogok hingga kemacetan lalu lintas yang tak dapat dihindarkan.
Satu pleton petugas kepolisian dari Brimob Batalyon C diterjunkan ke sejumlah persimpangan yang menjadi simpul kepadatan. Petugas secara berkala mengatur laju kendaraan dari arah Cirebon, Majalengka, Kuningan, maupun Kota Cirebon. Upaya ini sedikit terhambat lantaran banyaknya titik genangan yang membuat kecepatan kendaraan melambat.
Titik utama genangan berada di Kelurahan Tukmudal dan Simpang Empat Talun. Air yang menggenang cukup tinggi membuat banyak kendaraan, khususnya roda dua, mengalami mati mesin. Tidak hanya mengatur lalu lintas, petugas juga harus bekerja ekstra mendorong kendaraan mogok agar menepi. Arus kendaraan sempat tidak terkontrol akibat lampu lalu lintas yang mati.
“Kita turunkan 1 pleton petugas kepolisian dari Brimob Batalyon C diterjunkan ke sejumlah persimpangan yang menjadi simpul kepadatan dan memang sempat terjadi banjir kiriman air yang sangat besar dari Pesawahan Kuningan dan memang setelah beberapa jam alhamdulillah surut” Ujar Danyon C Pelopor Polda Jawa Barat, Kompol Bagus Amrullah.
Saat ini, banjir yang menggenang berangsur surut dan menyisakan sedikit genangan. Meski demikian, petugas masih disiagakan untuk mengatur lalu lintas yang cukup padat di masa libur Nataru ini.






















