CIREBON, PILARadio – Warga Desa Jadimulya, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, dihebohkan dengan penemuan bayi laki-laki di dalam sebuah tas yang tergeletak di pos ronda. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu dini hari. Penemuan bayi tersebut kemudian viral di media sosial.
Petugas kesehatan yang didampingi pihak kepolisian langsung mengevakuasi bayi tersebut ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Temuan bayi laki-laki yang baru dilahirkan di Desa Jadimulya, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, tersebut menggemparkan warga sekitar dan beredar di media sosial.
Bayi tersebut ditemukan warga di sebuah pos keamanan lingkungan atau pos kamling dalam kondisi terbungkus kain dan berada di dalam sebuah tas jinjing pada Minggu dini hari. Menurut warga sekitar, bayi tersebut ditemukan di dalam sebuah tas yang tergeletak di atas balai pos kamling.
Tas tersebut terlihat bergerak-gerak. Saat dibuka, warga sangat terkejut karena di dalam tas terdapat bayi mungil berjenis kelamin laki-laki yang diperkirakan baru beberapa jam dilahirkan. Hal tersebut diketahui karena masih terdapat tali ari-ari dan bercak darah pada tubuh bayi. Warga kemudian melaporkan penemuan tersebut kepada pihak kepolisian dan membawa bayi ke Rumah Sakit Gunung Jati untuk mendapatkan penanganan medis.
“Jadi memang tas itu sudah ada dari subuh cuma warga belum ada yang tau kalau isinya itu bayi ketahuannya sekitar jam 6 pagi karena tiba-tiba tasnya itu bergerak dan coba dibuka ternyata memang ada bayi dan masih ada bercak darah dan ari-ari kita langsung laporkan ke pihak terkait” Ujar seorang warga bernama Unengsih.
Sementara itu, hingga Senin siang, kasus penemuan bayi tersebut masih dalam penanganan Polsek Gunungjati. Selain memeriksa sejumlah rekaman CCTV di sekitar lokasi penemuan, polisi juga mengecek sejumlah puskesmas dan tempat persalinan untuk mengetahui kemungkinan adanya proses persalinan yang terjadi pada Minggu dini hari.
“Jadi memang kita menerima laporan adanya kasus penemuan bayi yang terjadi di Desa Jadimulya langkah selanjutnya kita akan memeriksa saksi dan juga rekaman CCTV serta sejumlah puskesmas dan tempat persalinan terkait kemungkinan adanya proses persalinan” Ujar Kapolsek Gunungjati, AKP Komarudin.
Polisi masih menyelidiki dugaan bayi tersebut sengaja dibuang karena orang tua bayi diduga tidak menginginkan kelahirannya.





