PILARadio.com – Persib Bandung kembali menunjukkan permainan agresifnya saat menjamu Ratchaburi FC pada leg kedua babak 16 Besar AFC Champions League 2, Rabu (18/2) malam WIB. Bertanding di hadapan ribuan suporter di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Maung Bandung berhasil meraih kemenangan tipis 1-0. Namun, kemenangan ini tetap tidak cukup untuk membawa Persib lolos ke babak delapan besar, mengingat kekalahan telak 0-3 pada leg pertama di Thailand.
Persib Langsung Menguasai Laga
Sejak peluit awal dibunyikan, Persib menunjukkan intensitas tinggi. Tim besutan pelatih Luis Milla tampil agresif dan berinisiatif menekan pertahanan Ratchaburi. Pada menit keenam, Berguinho berhasil menanduk bola hasil umpan Matricardi dan sempat merayakan gol, namun sayangnya dianulir karena posisi offside.
Kesempatan berikutnya hadir pada menit ke-23 ketika Berguinho kembali melepaskan tembakan kaki kiri dari depan kotak penalti. Bola mengarah tepat ke gawang, tetapi kiper Ratchaburi, Kampon Phatomakkakul, dengan sigap menepis peluang tersebut. Peluang demi peluang Persib menunjukkan dominasi mereka di babak pertama, meski pertahanan Ratchaburi tetap rapat.
Gol Persib yang Disahkan VAR
Akhirnya, pada menit ke-39, Persib berhasil memecah kebuntuan melalui Andrew Jung. Penyerang asal Brasil itu menyambar bola di dalam kotak penalti dengan tenang. Awalnya gol ini sempat dianulir karena dugaan pelanggaran, namun setelah dilakukan tinjauan VAR, wasit memutuskan untuk mengesahkan gol tersebut. Suporter Maung Bandung bersorak merayakan gol yang sangat krusial ini.
Menjelang akhir babak pertama, Persib terus memberikan tekanan. Thom Haye beberapa kali mencoba tembakan jarak jauh, dan sundulan Berguinho nyaris menggandakan keunggulan. Namun, kejadian tak terduga terjadi saat Uilliam Barros menerima kartu merah akibat pelanggaran keras terhadap pemain Ratchaburi. Persib pun harus menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0, tetapi bermain dengan sepuluh orang.
Babak Kedua: Persib Tahan Tekanan Ratchaburi
Meski kalah jumlah pemain, Persib tetap mempertahankan intensitas permainan. Pelatih Luis Milla melakukan beberapa pergantian untuk menjaga ritme serangan. Beckham Putra dan Layvin Kurzawa masuk sejak awal babak kedua untuk menambah kreativitas di lini tengah dan sayap.
Di menit ke-50, Persib kembali mendapatkan peluang melalui sundulan Federico Barba dari hasil sepak pojok Thom Haye, tetapi bola masih melambung tinggi. Tekanan Persib tidak surut meski bermain dengan sepuluh orang.
Memasuki menit ke-60, Ratchaburi mulai menurunkan tempo permainan. Mereka terlihat lebih berhati-hati dan memilih mengoper bola di wilayah sendiri daripada melakukan serangan cepat. Hal ini memberi Persib ruang untuk mengontrol permainan, meski peluang untuk menggandakan skor masih sulit didapat.
Pergantian Strategis dan Tekanan Persib
Pada menit ke-70, Persib melakukan perubahan komposisi lini depan. Ramon Tanque dan Sergio Castel masuk menggantikan Andrew Jung dan Berguinho. Strategi ini membuat Persib bermain dengan dua penyerang tengah, meningkatkan intensitas serangan di area pertahanan Ratchaburi.
Beberapa peluang tercipta di sisa laga. Pada menit ke-76, Layvin Kurzawa melepaskan tembakan keras yang masih mampu ditepis kiper Ratchaburi. Tak lama kemudian, sepakan keras Eliano Reijnders juga melambung tinggi dari gawang. Meski Persib mendominasi penguasaan bola dan menciptakan beberapa peluang matang, skor tetap bertahan 1-0 hingga menit akhir.
Kekalahan Agregat: Kemenangan Pahit Persib
Meskipun meraih kemenangan di laga kandang, Persib tetap gagal melangkah ke babak delapan besar AFC Champions League 2. Kekalahan agregat 1-3 menghentikan perjalanan Maung Bandung di kompetisi tahun ini. Kekalahan telak 0-3 di leg pertama di markas Ratchaburi menjadi faktor utama kegagalan Persib lolos.
Para penggemar Persib tentu merasakan kemenangan yang pahit. Tim yang tampil dominan dan agresif di leg kedua tetap harus menelan kenyataan pahit karena keunggulan agregat lawan. Meski begitu, permainan Persib menunjukkan karakter dan semangat juang yang tinggi, terutama saat bertahan dengan sepuluh pemain setelah kartu merah.
Analisis Pertandingan: Pelajaran untuk Persib
Pertandingan ini memberikan banyak pelajaran bagi Persib Bandung. Tim ini terbukti mampu mendominasi jalannya pertandingan, menciptakan peluang berbahaya, dan memecah kebuntuan meski bermain dengan satu pemain lebih sedikit. Namun, ketelitian di leg pertama sangat menentukan nasib tim.
Beberapa pemain Persib tampil menonjol, termasuk Andrew Jung yang menjadi pencetak gol kemenangan, Thom Haye yang terus menciptakan peluang dari lini tengah, dan Federico Barba yang solid di lini pertahanan. Pergantian pemain juga menunjukkan adaptasi strategi yang cukup baik dari pelatih Luis Milla, meski hasil akhir tetap tidak berpihak kepada Persib.
Kesimpulan
Kemenangan 1-0 atas Ratchaburi FC di leg kedua babak 16 Besar AFC Champions League 2 menjadi catatan penting bagi Persib Bandung, meski terasa pahit karena gagal lolos ke babak 8 besar. Pertandingan ini menegaskan bahwa Maung Bandung memiliki potensi besar dan kualitas pemain yang mumpuni, namun konsistensi di seluruh pertandingan adalah kunci untuk menembus fase berikutnya.
Persib sekarang harus fokus kembali ke kompetisi domestik Liga 1 Indonesia, sambil memperbaiki evaluasi dari pengalaman di AFC Champions League 2. Semangat juang, kerjasama tim, dan strategi yang matang akan menjadi modal penting Persib untuk menghadapi musim kompetisi berikutnya.
Sumber : www.bola.net


















