• Latest
  • Trending
Bunga Rafflesia arnoldi salah satu Puspa Langka Indonesia. Bunga Rafflesia tidak sama atau berbeda dengan bunga bangkai yang tumbuh di Indonesia. Rafflesia arnoldi R.Br adalah spesies bunga parasit endemik Sumatera dan hutan Kalimantan.(Shutterstock/Bpk Maizal)

Ilmuwan Temukan Spesies Baru Bunga Rafflesia di Hutan Kalimantan Timur

February 23, 2026
Panen sorgum, Pemprov Jabar serius ketahanan pangan hingga bahan bakar alternatif

Panen sorgum, Pemprov Jabar serius ketahanan pangan hingga bahan bakar alternatif

March 6, 2026
Foto: Getty Images/iStockphoto/ThamKC

Wow! Nama Musang King Tak Boleh Dipakai Negara Lain untuk Durian Asli Malaysia

March 6, 2026
Oasis Hadirkan Kontribusi Eksklusif di Album Amal “Help(2)”

Oasis Hadirkan Kontribusi Eksklusif di Album Amal “Help(2)”

March 6, 2026
OJK Cirebon Perkuat Literasi Keuangan Syariah Perempuan melalui Program SICANTIKS Bersama Fatayat Nahdlatul Ulama Kota Cirebon

OJK Cirebon Perkuat Literasi Keuangan Syariah Perempuan melalui Program SICANTIKS Bersama Fatayat Nahdlatul Ulama Kota Cirebon

March 6, 2026
Rizki Juniansyah Resmi Kantongi Dua Gelar Guinness World Record

Bangga! Rizki Juniansyah Resmi Kantongi Dua Gelar Guinness World Record

March 6, 2026
Jelang arus mudik, jalur Pantura Cirebon diperbaiki dengan penambalan aspal

Jelang arus mudik, jalur Pantura Cirebon diperbaiki dengan penambalan aspal

March 6, 2026
Indosat Pastikan Jaringan Tetap Stabil dan Aman Tanpa Drama Selama Ramadan Di Jakarta (Tangkapan Layar)

Indosat Pastikan Jaringan Tetap Stabil dan Aman Tanpa Drama Selama Ramadan Di Jakarta Raya

March 5, 2026
Menghadapi Arus Mudik Lebaran, PT KAI Siapkan 15 Lokomotif Angkutan Mudik

Menghadapi Arus Mudik Lebaran, PT KAI Siapkan 15 Lokomotif Angkutan Mudik

March 5, 2026
Ilustrasi Penurunan berat badan saat berpuasa

Dokter Sebut Puasa Bisa Turunkan Berat Badan hingga 1 Kg per Minggu

March 5, 2026
ALBUM BARU- BTS berencana meluncurkan album baru bertajuk ARIRANG. ARIRANG merupakan lagu rakyat Korea Selatan yang cukup populer

BTS Rilis Album Baru “ARIRANG”, ‘SWIM’ Jadi Lagu Unggulan

March 5, 2026
Marc Marquez di FP1 MotoGP Thailand 2025. Foto: Mohd Rasfan/AFP

Pembalap MotoGP Marc Marquez Masuk Nominasi Atlet Terbaik Dunia 2026

March 5, 2026
Harga daging ayam potong 43 ribu per kilogram di sejumlah pasar di Kuningan

Harga daging ayam potong 43 ribu per kilogram di sejumlah pasar di Kuningan

March 5, 2026
PILARadio 88.6 FM
  • HOME
  • STREAMING
  • PEMILU
  • BERINTANs
  • MESTI TAU
  • BERISIK
  • SPORT CORNER
No Result
View All Result
  • HOME
  • STREAMING
  • PEMILU
  • BERINTANs
  • MESTI TAU
  • BERISIK
  • SPORT CORNER
No Result
View All Result
PILARadio 88.6 FM
No Result
View All Result
  • HOME
  • STREAMING
  • PEMILU
  • BERINTANs
  • MESTI TAU
  • BERISIK
  • SPORT CORNER

Ilmuwan Temukan Spesies Baru Bunga Rafflesia di Hutan Kalimantan Timur

by Akbar
February 23, 2026
A A
Bunga Rafflesia arnoldi salah satu Puspa Langka Indonesia. Bunga Rafflesia tidak sama atau berbeda dengan bunga bangkai yang tumbuh di Indonesia. Rafflesia arnoldi R.Br adalah spesies bunga parasit endemik Sumatera dan hutan Kalimantan.(Shutterstock/Bpk Maizal)

Bunga Rafflesia arnoldi salah satu Puspa Langka Indonesia. Bunga Rafflesia tidak sama atau berbeda dengan bunga bangkai yang tumbuh di Indonesia. Rafflesia arnoldi R.Br adalah spesies bunga parasit endemik Sumatera dan hutan Kalimantan.(Shutterstock/Bpk Maizal)

PILARadio.com – Para ilmuwan berhasil menemukan spesies baru bunga Rafflesia di pedalaman hutan Kalimantan Timur, tepatnya di Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, pada tahun 2025. Spesies baru ini kemudian diberi nama Rafflesia harjatii, menambah daftar panjang kekayaan hayati Indonesia yang sudah terkenal sebagai salah satu negara dengan keanekaragaman flora dan fauna terluas di dunia.

Penemuan Rafflesia harjatii dipublikasikan secara resmi dalam jurnal ilmiah yang dirilis pada 12 Januari 2026 melalui platform ResearchGate, menegaskan statusnya sebagai spesies baru yang diakui secara internasional. Temuan ini menjadi bukti nyata bahwa hutan Indonesia, khususnya wilayah pedalaman Kalimantan, masih menyimpan banyak misteri alam yang belum tersentuh penelitian ilmiah.

Tim Peneliti dan Kolaborasi Ilmiah

Penemuan Rafflesia harjatii dilakukan oleh tim ilmuwan terkemuka yang dipimpin oleh Prof. Agus Susatya, guru besar ilmu pertanian dari Universitas Bengkulu, bekerja sama dengan para ahli botani dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), termasuk Ridha Mahyuni, Sudarmono, Dian Latifah, Willie Smits, dan Arief Priyadi. Kolaborasi ini menunjukkan kekuatan penelitian multidisiplin, menggabungkan keahlian botani, ekologi, dan biologi molekuler dalam mengidentifikasi spesies baru.

Prof. Agus Susatya menjelaskan bahwa Rafflesia harjatii tumbuh di hutan dipterokarpa dataran rendah dengan ketinggian antara 325 hingga 329 meter di atas permukaan laut. Seperti semua spesies Rafflesia lainnya, bunga ini hidup sebagai parasit, menumpang pada tanaman inang dari genus Tetrastigma, sehingga habitat yang sehat dan terlindungi menjadi kunci kelangsungan hidupnya.

Habitat dan Tantangan Penelitian

Wilayah tempat ditemukannya Rafflesia harjatii tergolong sulit dijangkau dan jarang diteliti. Kesulitan akses ini membuat banyak spesies langka di pedalaman Kalimantan Timur belum teridentifikasi. Status Rafflesia harjatii sebagai spesies baru tidak ditetapkan sembarangan. Para peneliti melakukan analisis morfologi detail serta pemeriksaan DNA untuk memastikan perbedaan dengan seluruh spesies Rafflesia yang sebelumnya dikenal di Kalimantan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bunga ini memiliki perbedaan signifikan secara genetik maupun bentuk fisik, sehingga bukan sekadar variasi dari spesies yang sudah ada.

Ciri Fisik dan Keunikan Rafflesia Harjatii

Secara fisik, Rafflesia harjatii memiliki diameter bunga antara 17 hingga 22 sentimeter, tergolong kecil dibandingkan beberapa spesies Rafflesia lain yang bisa mencapai lebih dari satu meter. Perbedaan mencolok terlihat pada kombinasi ukuran bunga, pola bercak, bentuk diafragma, serta struktur ramenta dan cakram bagian dalamnya.

RelatedPosts :

Ilmuwan Temukan Teknologi Penyimpanan Data di Kaca Bisa Bertahan 10.000 Tahun

Ilmuwan Ungkap Otak Manusia Masih Unggul Dibanding AI

  • Bercak putih: Terlihat lebih jarang dan relatif lebih besar dibanding spesies lain.

  • Diafragma: Lebih tebal dengan bukaan yang sempit, memberikan karakter unik pada bunga.

  • Ramenta: Struktur menyerupai duri di bagian dalam bunga berkembang baik dan berbentuk silindris hingga menyerupai gada kecil, berbeda dengan spesies lain yang biasanya memiliki ramenta lebih pendek atau pipih.

  • Cakram bagian dalam: Menampilkan tonjolan khas yang tidak ditemukan pada spesies Rafflesia lain, memperkuat identifikasi sebagai spesies baru.

Kombinasi karakter unik tersebut membuat Rafflesia harjatii tidak hanya berbeda secara morfologi, tetapi juga memiliki nilai ilmiah yang tinggi bagi penelitian flora endemik Indonesia.

Apresiasi dan Dukungan Konservasi

Penemuan Rafflesia harjatii mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk komunitas konservasi lokal. Komunitas Peduli Puspa Langka (KPPL) menyatakan bahwa temuan ini menjadi pengingat bahwa alam Nusantara masih menyimpan banyak keajaiban yang menunggu untuk dipelajari, dijaga, dan diwariskan ke generasi mendatang.

Sofian, pendiri KPPL, menyampaikan pada 20 Februari 2026 bahwa penemuan ini menunjukkan pentingnya upaya konservasi hutan dan habitat bunga langka. Ia menegaskan dukungan penuh terhadap langkah-langkah pelestarian Rafflesia harjatii, sekaligus memuji kerja keras Prof. Agus Susatya dan tim peneliti atas keberhasilan identifikasi spesies baru ini.

Rafflesia Harjatii: Laboratorium Hidup Indonesia

Temuan Rafflesia harjatii kembali menegaskan bahwa hutan Indonesia bukan sekadar bentang alam hijau, tetapi laboratorium hidup yang menyimpan potensi ilmiah luar biasa. Keanekaragaman hayati yang masih belum dieksplorasi di pedalaman Kalimantan Timur menjadi sumber penelitian penting, baik untuk botani, ekologi, maupun studi genetika tanaman parasit.

Bunga Rafflesia sendiri dikenal sebagai salah satu flora ikonik Indonesia karena ukuran besar, bentuk unik, dan sifat parasitnya yang khas. Penemuan spesies baru seperti Rafflesia harjatii memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat keanekaragaman hayati dunia, sekaligus menekankan urgensi pelestarian hutan tropis yang menghadapi tekanan deforestasi dan perubahan iklim.

Makna Ilmiah dan Edukasi Lingkungan

Selain nilai konservasi, penemuan Rafflesia harjatii memiliki makna ilmiah dan edukatif. Identifikasi spesies baru membuka peluang penelitian lebih lanjut tentang adaptasi parasit, hubungan dengan tanaman inang, serta dinamika ekosistem hutan dipterokarpa. Hasil riset ini dapat menjadi materi pendidikan dan kampanye kesadaran lingkungan, terutama untuk generasi muda agar menghargai keanekaragaman alam Indonesia.

Kesimpulan

Spesies baru Rafflesia harjatii yang ditemukan di hutan Kalimantan Timur menambah daftar flora unik Indonesia. Penemuan ini menegaskan bahwa hutan pedalaman Nusantara masih menyimpan kekayaan hayati yang luar biasa dan membutuhkan perhatian serius dari ilmuwan, pemerintah, dan masyarakat untuk dilestarikan. Dengan ciri fisik yang khas, habitat yang unik, dan dukungan komunitas konservasi, Rafflesia harjatii menjadi simbol keberhasilan eksplorasi ilmiah sekaligus pengingat akan pentingnya menjaga alam Indonesia.

Tags: Bunga RafflesiaHutan Kalimantan TimurIlmuwanIlmuwan Temukan Spesies Baru Bunga Rafflesia di Hutan Kalimantan Timur
Previous Post

Hearts2Hearts Rilis Single Baru ‘RUDE!’ dan Umumkan Fan Meeting Anniversary Spesial

Next Post

Ditinggal berjualan, dua rumah terbakar diduga akibat korsleting listrik

Related Category

Foto: Getty Images/iStockphoto/ThamKC
MESTITAU

Wow! Nama Musang King Tak Boleh Dipakai Negara Lain untuk Durian Asli Malaysia

by Akbar
March 6, 2026

PILARadio.com - Kalau Indonesia memiliki durian unggulan seperti durian Bawor, durian Merah, hingga durian Petruk, Malaysia juga memiliki varietas durian...

Read more
Ilustrasi Penurunan berat badan saat berpuasa

Dokter Sebut Puasa Bisa Turunkan Berat Badan hingga 1 Kg per Minggu

March 5, 2026
Foto ilustrasi: iStock

IDAI Ungkap Kasus Campak Indonesia Tertinggi Kedua Secara Global

March 4, 2026
Microsoft Project Silica. Data berukuran 7 TB bisa disimpan di lempengan kaca berukuran 75 x 75 x 2 mm. Bentuknya berupa voxel yang dibentuk di bagian dalam kaca. Ketahanannya mencapai 10.000 tahun dan tak butuh listrik. (Microsoft)

Ilmuwan Temukan Teknologi Penyimpanan Data di Kaca Bisa Bertahan 10.000 Tahun

March 2, 2026
Aturan baru wisata Bali 2026

Bali Dinobatkan Jadi Destinasi Terbaik Dunia 2026 oleh Tripadvisor

February 27, 2026
Next Post
Kebakaran hebat terjadi di Kota Cirebon. Sebanyak dua unit rumah warga Desa Bandengan, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon

Ditinggal berjualan, dua rumah terbakar diduga akibat korsleting listrik

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan ke Kabupaten Majalengka

Kunjungi Majalengka, Kapolri minta anggota yang terlibat kasus dihukum seberat-beratnya

FIFA resmi mengonfirmasi daftar lengkap tuan rumah serta komposisi grup untuk FIFA Series 2026

Resmi! FIFA Rilis Jadwal Laga FIFA Series : Indonesia vs Saint Kitts & Nevis

ROSE BLACKPINK dan Bruno Mars saat merilis "APT."

Lagu ‘APT.’ ROSÉ & Bruno Mars Dinobatkan sebagai Single Terlaris Dunia 2025 Versi IFPI

Leave Comment
TikTok Instagram Youtube Facebook

© 2010 - Premium news & magazine theme by PT. Pilar Nada Media Jl. Pilang Raya No.372, Pilangsari, Kec. Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45153.

No Result
View All Result
  • HOME
  • STREAMING
  • PEMILU
  • BERINTANs
  • MESTI TAU
  • BERISIK
  • SPORT CORNER

© 2010 - Premium news & magazine theme by PT. Pilar Nada Media Jl. Pilang Raya No.372, Pilangsari, Kec. Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45153.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist