Kekeringan Meluas di Tujuh Kecamatan di Kuningan, Ratusan Warga Berebut Air Bersih Bantuan BPBD

Kekeringan Meluas di Tujuh Kecamatan di Kuningan, Ratusan Warga Berebut Air Bersih Bantuan BPBD (Foto : Darfan)

KUNINGAN, PILARadio – Ratusan warga Dusun Cirandeg, Desa Cihaur, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Rabu siang, mengalami krisis air bersih.

Warga mengaku kesulitan mendapatkan air bersih selama beberapa bulan terakhir akibat kemarau panjang. Bahkan, warga rela berebut mendapatkan air bersih bantuan yang disalurkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kuningan.

Ratusan warga Dusun Cirandeg, Desa Cihaur, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, langsung menyerbu bantuan air bersih dari BPBD Kuningan.

Dengan membawa ember, jeriken, dan galon, warga harus berebut air di tempat penampungan karena khawatir tidak kebagian.

Sejak lebih dari tiga bulan terakhir, warga Dusun Cirandeg mengalami kesulitan mendapatkan air bersih karena sumur mulai mengering akibat kemarau panjang.

Air bersih bantuan tersebut nantinya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak, mencuci, mandi, hingga kebutuhan lainnya.

Jika tidak ada bantuan, warga terpaksa harus mengantre hingga malam hari di tempat penampungan karena debit air yang tersedia cukup kecil.

“Sudah hampir 3 bulan kekeringan dan tidak ada airkarena sumur mengering akibat kemarau, Terpaksa harus mengantre hingga malam hari karena air yang tersedia cukup kecil air ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti Memasak, Mencuci dan Mandi.” Ujar Seorang Warga bernama Sutini.

Berdasarkan data sementara BPBD, terdapat sejumlah desa yang tersebar di tujuh kecamatan yang mengalami krisis air bersih.

Petugas menyalurkan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan secara bergilir.

Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan warga, bantuan air bersih juga dilakukan oleh Polres Kuningan dan Baznas Kuningan ke sejumlah desa yang terdampak kekeringan.

“Kita mengirim air bersih untuk 5-6 Desa kebanyakan didesa tersebut sumurnya mengering dan tiap pengiriman kita 5000 liter” Ujar Petugas BPBD Kuningan, Yayat Sudrajat.

Berdasarkan prediksi BMKG, kondisi kemarau panjang diperkirakan masih akan terjadi hingga akhir Oktober mendatang.

Warga berharap bantuan air bersih terus dilakukan oleh pihak terkait agar mereka tidak kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading...
Your Favorite Channel
--:--
STREAM
Scroll to Top