CIREBON, PILARadio – Aktivitas pengurugan lahan di kawasan Once, Desa Curug Wetan, Kabupaten Cirebon, menuai sorotan karena lahan perkebunan produktif kini berubah menjadi hamparan tanah urugan berwarna kuning untuk proyek perumahan. Hamparan sawah produktif yang selama ini menjadi sumber penghidupan petani di kawasan Jalan Once, Karangsembung, Desa Curug Wetan, Kecamatan Susukanlebak, berangsur mengalami perubahan. Lahan yang sebelumnya hijau dan produktif sebagai area perkebunan dan pertanian kini tertutup material urugan dan berubah menjadi hamparan tanah berwarna kuning akibat alih fungsi lahan.
Aktivitas pengurugan yang dilakukan menggunakan alat berat membuat perubahan bentang alam terjadi dalam waktu singkat dan menjadi perhatian masyarakat. Selain menyoroti alih fungsi lahan pertanian produktif, warga juga mempertanyakan legalitas proyek serta kejelasan sumber material urugan yang digunakan. Masyarakat menyambut baik adanya investasi, namun aspek legalitas dinilai harus ditempuh sesuai prosedur agar perubahan fungsi lahan pertanian produktif dapat memberikan dampak positif bagi sektor ekonomi lainnya.
“Harapannya kita ya bersyukur saja kedepannya mungkin orang-orang lebih paham” Ujar seorang warga bernama Suja’i
Sementara itu, kekhawatiran juga muncul terkait dugaan asal material urugan yang belum diketahui secara pasti. Progres pembangunan yang masih panjang dikhawatirkan dapat mempercepat kerusakan jalan dan meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan. Terlebih, proyek perumahan yang mengalihfungsikan lahan pertanian tersebut diperkirakan akan meningkatkan intensitas lalu lintas kendaraan berat. Masyarakat berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera melakukan pengecekan secara menyeluruh agar alih fungsi lahan pertanian produktif maupun pelaksanaan pembangunan dapat dipastikan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku serta tidak merugikan kepentingan masyarakat dan ketahanan pangan daerah.

