Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah desa, pemerintah daerah, industri jasa keuangan, pelaku usaha, masyarakat, dan media dalam mendorong pengembangan ekonomi daerah

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah desa, pemerintah daerah, industri jasa keuangan, pelaku usaha, masyarakat, dan media dalam mendorong pengembangan ekonomi daerah (Tangkapan Layar)

KUNINGAN, PILARadio – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah desa, pemerintah daerah, industri jasa keuangan, pelaku usaha, masyarakat, dan media dalam mendorong pengembangan ekonomi daerah melalui penguatan ekosistem keuangan inklusif di tingkat desa.

Salah satu langkah tersebut dilakukan melalui pengembangan Desa Jagara,

Kabupaten Kuningan, sebagai Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (Desa EKI).

Pengembangan Desa EKI Jagara tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan

pemahaman dan akses masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan, tetapi juga memastikan akses tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan ekonomi produktif sesuai dengan potensi yang dimiliki desa.

Desa Jagara memiliki potensi ekonomi yang cukup beragam, terutama pada sektor pariwisata dan perikanan namun masih perlu dikembangkan secara terintegrasi dengan penguatan UMKM, pemasaran produk lokal, akses pembiayaan dan promosi yang lebih luas.

Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib mengatakan pengembangan Desa EKI harus diterjemahkan dalam bentuk kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Desa EKI bukan hanya tentang masyarakat memiliki akses terhadap layanan keuangan. Yang lebih penting adalah bagaimana akses tersebut bisa digunakan untuk kegiatan produktif. Karena itu, potensi yang ada di Jagara harus kita dorong bersama, mulai dari pariwisata, perikanan, UMKM sampai dengan penguatan akses kepada seluruh produk dan layanan jasa keuangan,” ujar Agus, Kamis (24/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Desa Jagara Umar Hidayat turut hadir dan

menyampaikan sambutan. Umar menyampaikan apresiasi kepada OJK Cirebon yang telah memilih dan mendorong Desa Jagara sebagai bagian dari pengembangan Desa EKI.

Menurut Umar, pengembangan Desa EKI menjadi kesempatan bagi Desa Jagara untuk memperkuat berbagai potensi yang dimiliki sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat.

“Bagi kami, ini merupakan kesempatan yang sangat baik untuk mengembangkan

Jagara. Kami memiliki potensi yang ingin terus kami kembangkan, baik dari sisi

pariwisata maupun usaha masyarakat. Dengan adanya kolaborasi bersama OJK, kami berharap potensi tersebut dapat semakin berkembang dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Umar dalam sambutannya.

Umar juga menyampaikan bahwa pemerintah desa tidak dapat berjalan sendiri dalam mengembangkan potensi Jagara. Diperlukan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, OJK, industri jasa keuangan, pelaku usaha, masyarakat dan media.

“Kami menyadari bahwa untuk mengembangkan desa tidak bisa dilakukan sendiri. Karena itu, kami sangat terbuka dengan kolaborasi. Termasuk dengan teman-teman media yang hari ini hadir. Kami berharap potensi Jagara bisa lebih dikenal, sehingga semakin banyak masyarakat yang datang dan semakin banyak peluang ekonomi yang terbuka bagi warga kami,” tambahnya.

Salah satu potensi yang terus didorong adalah sektor pariwisata. Pengembangan

sektor ini diharapkan tidak hanya meningkatkan jumlah kunjungan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat sekitar.

Ketika wisatawan datang, manfaat ekonomi dapat dirasakan oleh berbagai pelaku usaha, mulai dari UMKM, kuliner, perdagangan, jasa transportasi, produk lokal hingga berbagai usaha pendukung lainnya.

Selain pariwisata, sektor perikanan juga menjadi potensi ekonomi yang dapat

dikembangkan. OJK mendorong agar kegiatan perikanan dapat dikembangkan tidak hanya pada sisi produksi, tetapi juga melalui pengolahan, pengemasan, pemasaran dan penciptaan produk bernilai tambah.

“Kalau wisata berkembang, jangan sampai hanya tempat wisatanya yang ramai. Kita

ingin warungnya ikut ramai, UMKM-nya ikut tumbuh, produk masyarakatnya ikut

terjual. Begitu juga perikanan, jangan hanya menjual hasil produksi, tetapi bagaimana bisa diolah dan memiliki nilai tambah. Di situlah kita ingin akses keuangan hadir mendukung masyarakat,” jelas Agus.

Untuk memperluas jangkauan informasi dan promosi tersebut, OJK Cirebon mengajak sekitar 60 wartawan dari berbagai media di wilayah Cirebon Raya untuk hadir dan mengenal lebih dekat Desa Jagara.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading...
Your Favorite Channel
--:--
STREAM
Scroll to Top