• Latest
  • Trending
Salatiga (Tangkapan Layar)

Salatiga Jadi Kota Paling Toleran di Indonesia Tahun 2025

April 23, 2026
Indonesia mendapat penalti setelah Theodore Leeming dijatuhkan di kotak terlarang. Evandra Florasta sebagai eksekutor berhasil mencetak gol dan membawa Indonesia kembali unggul. (Foto : Darfan)

Dramatis! Timnas Indonesia U-19 Lolos Ke Semifinal Usai Kalahkan Vietnam 2-1

June 8, 2026
Taylor Swift Tulis Lagu Original untuk “Toy Story 5” Bertajuk ‘I Knew It, I Knew You’, Tandai Kembalinya ke Musik Country (Tangkapan Layar)

Taylor Swift Rilis Lagu ‘I Knew It, I Knew You’ untuk Soundtrack Toy Story 5

June 8, 2026
Masyarakat di India, berkegiatan di tengah gelombang panas yang terus melanda.(Dok. AFP)

Studi Terbaru Ungkap Gelombang Panas di India Berisiko Tewaskan 3.400 Orang per Hari

June 8, 2026
Petugas Satreskrim Polres Cirebon Kota, Jawa Barat, meringkus seorang pelaku penadahan sepeda motor curian lintas provinsi. (Foto : Darfan)

Polisi gagalkan pengiriman paket puluhan motor hasil curian menggunakan bus dan amankan tiga orang pelaku

June 8, 2026
Persatuan Sepakbola Gunung Jati (PSGJ) Cirebon resmi diluncurkan kembali dalam sebuah seremoni meriah di Stadion Watubelah, Kabupaten Cirebon (Foto : Darfan)

PSGJ Kembali, Cirebon Kembali Bermimpi di Panggung Sepak Bola Nasional

June 7, 2026
Persatuan Sepakbola Gunung Jati (PSGJ) Cirebon resmi diluncurkan kembali dalam sebuah seremoni meriah di Stadion Watubelah, Kabupaten Cirebon (Foto : Darfan)

Era Baru PSGJ Cirebon Resmi Dimulai, Optimistis Tembus Liga 3

June 7, 2026
Kebakaran hebat melanda sebuah rumah warga di kawasan padat penduduk Desa Cempaka, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon (Foto : Darfan)

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rumah Warga Ludes Terbakar, Seorang Petugas Damkar Terluka Tertimpa Puing

June 5, 2026
Ilustrasi Pembengkakan Hati (Tangkapan Layar)

Mengejutkan! Sekitar 70 Juta Orang di Indonesia Diduga Alami Penyakit Hati Tanpa Gejala

June 5, 2026
Lineup lengkap untuk Official FIFA World Cup 2026 Album yang akan rilis pada 5 Juni 2026 (Foto: FIFA)

FIFA Resmi Umumkan Album Piala Dunia 2026, Ada LISA, Shakira dan iShowSpeed

June 5, 2026
Penyerang Timnas U19 Indonesia Dimas Adi Prasetyo berebut bola dengan pesepak bola Timnas Timor U19 Leste Tiago William Torres Lay (kiri) pada pertandingan Piala AFF U19 2026 di Stadion Utama Sumatera Utara, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera utara, Kamis (4/6/2026). ANTARA FOTO/Yudi Manar/Lmo/sgd(ANTARA FOTO/Yudi Manar)

Hasil Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia Kalahkan Timor Leste 3-0

June 5, 2026
Gunungan sampah hingga meluber menutup jalan di tempat pembuangan sampah Pasar Minggu, Kabupaten Cirebon (Foto : Darfan)

Viral Sampah Meluber Tutup Jalan, Dinas LH Turunkan Alat Berat Eksekusi Sampah

June 5, 2026
Serunya Mini Off Road Tengah Malam, Salurkan Hobi dengan Sensasi Berbeda (Foto : Darfan)

Serunya Mini Off Road Tengah Malam, Salurkan Hobi dengan Sensasi Berbeda

June 5, 2026
PILARadio 88.6 FM
  • HOME
  • STREAMING
  • PEMILU
  • BERINTANs
  • MESTI TAU
  • BERISIK
  • SPORT CORNER
No Result
View All Result
  • HOME
  • STREAMING
  • PEMILU
  • BERINTANs
  • MESTI TAU
  • BERISIK
  • SPORT CORNER
No Result
View All Result
PILARadio 88.6 FM
No Result
View All Result
  • HOME
  • STREAMING
  • PEMILU
  • BERINTANs
  • MESTI TAU
  • BERISIK
  • SPORT CORNER

Salatiga Jadi Kota Paling Toleran di Indonesia Tahun 2025

by Akbar
April 23, 2026
A A
Salatiga (Tangkapan Layar)

Salatiga (Tangkapan Layar)

PILARadio.com – SETARA Institute kembali merilis Laporan Indeks Kota Toleran (IKT) 2025 yang menjadi salah satu rujukan penting dalam memetakan kondisi toleransi di Indonesia. Dalam laporan terbaru tersebut, Salatiga berhasil menempati posisi teratas sebagai kota paling toleran di Indonesia tahun ini.

Capaian tersebut memperkuat reputasi Salatiga yang selama beberapa tahun terakhir konsisten berada di jajaran kota dengan tingkat toleransi tinggi. Penilaian ini tidak hanya melihat aspek sosial, tetapi juga mencakup kebijakan pemerintah, peran masyarakat, serta kondisi keberagaman yang ada di masing-masing kota.

Laporan Indeks Kota Toleran 2025 merupakan publikasi kesembilan sejak pertama kali diluncurkan pada 2015. Dalam setiap edisinya, laporan ini menjadi barometer penting untuk menilai sejauh mana praktik toleransi berkembang di tingkat kota, sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah.

Direktur Eksekutif SETARA Institute, Halili Hasan, dalam acara peluncuran yang digelar di Jakarta pada 22 April 2025, memaparkan berbagai temuan penting terkait dinamika toleransi nasional. Ia menekankan bahwa meskipun secara umum kondisi toleransi di Indonesia menunjukkan tren positif, masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu mendapat perhatian serius.

Berdasarkan hasil penelitian, sepuluh kota dengan skor toleransi tertinggi pada 2025 secara berurutan adalah Salatiga, Singkawang, Semarang, Pematang Siantar, Bekasi, Sukabumi, Magelang, Kediri, Tegal, dan Ambon.

Masuknya beberapa kota dalam daftar ini mencerminkan perubahan peta toleransi nasional yang semakin dinamis. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Kota Tegal yang mengalami lonjakan peringkat sangat signifikan. Jika pada tahun sebelumnya berada di posisi ke-39, kini Tegal berhasil menembus posisi 10 besar, tepatnya di peringkat ke-9.

RelatedPosts :

Kinerja sektor jasa keuangan di Ciayumajakuning stabil dan terjaga di tahun 2025

Menurut Halili, peningkatan tersebut tidak terjadi secara kebetulan. Ada sejumlah faktor yang mendorong kemajuan tersebut, salah satunya adalah keberadaan regulasi yang mendukung kerukunan. Pemerintah Kota Tegal diketahui telah menerbitkan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama, yang menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem toleransi.

Regulasi semacam ini dinilai mampu memberikan kepastian hukum sekaligus menciptakan ruang aman bagi masyarakat dalam menjalankan keyakinannya. Selain itu, peran aktif pemerintah daerah dalam menjaga harmoni sosial juga menjadi faktor penentu dalam penilaian Indeks Kota Toleran.

Tidak hanya menyoroti kota dengan capaian terbaik, laporan ini juga memberikan perhatian pada kota-kota yang berada di peringkat terbawah. Dalam paparannya, Halili menyebut bahwa kota dengan skor toleransi rendah umumnya menghadapi masalah pada aspek kepemimpinan.

Kepemimpinan politik dan birokrasi yang kurang kondusif menjadi salah satu faktor utama yang menghambat perkembangan toleransi. Dalam beberapa kasus, kondisi tersebut memicu munculnya kebijakan yang cenderung diskriminatif atau berpihak pada kelompok tertentu.

Halili juga menyoroti adanya kecenderungan formalisasi kebijakan berbasis agama di sejumlah daerah. Kebijakan semacam ini dinilai berpotensi mempersempit ruang kebebasan beragama dan mengganggu harmoni sosial jika tidak dikelola dengan bijak.

Secara nasional, hasil studi menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata toleransi. Pada tahun 2025, skor nasional berada di angka 4,97 dalam skala 1 hingga 7. Angka ini meningkat sebesar 0,05 dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 4,92.

Kenaikan ini menjadi indikasi bahwa kondisi toleransi di Indonesia secara umum berada dalam kategori cukup baik dan terus menunjukkan tren perbaikan. Meski peningkatannya tidak terlalu besar, namun konsistensi kenaikan dari tahun ke tahun menjadi sinyal positif.

Penilaian dalam Indeks Kota Toleran dilakukan terhadap 94 kota dari total 98 kota di Indonesia. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan empat variabel utama yang kemudian dijabarkan menjadi delapan indikator penilaian.

Variabel tersebut meliputi regulasi pemerintah, regulasi sosial, tindakan pemerintah, serta kondisi demografi sosio-keagamaan. Pendekatan ini digunakan untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi toleransi di setiap kota.

Regulasi pemerintah mencakup kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah dalam mendukung toleransi. Sementara regulasi sosial melihat norma dan praktik yang berkembang di masyarakat. Tindakan pemerintah mengukur sejauh mana kebijakan tersebut diimplementasikan, sedangkan aspek demografi melihat komposisi keberagaman yang ada.

Keberhasilan Salatiga dalam menduduki peringkat pertama tidak lepas dari kombinasi berbagai faktor tersebut. Kota ini dinilai mampu menjaga keseimbangan antara kebijakan pemerintah dan praktik sosial yang inklusif.

Selain itu, keterlibatan masyarakat dalam menjaga harmoni juga menjadi kunci penting. Toleransi tidak hanya dibangun melalui kebijakan, tetapi juga melalui interaksi sehari-hari antarwarga yang saling menghormati perbedaan.

Capaian ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia. Praktik baik yang diterapkan di Salatiga dapat direplikasi dengan penyesuaian sesuai kondisi masing-masing daerah.

Di sisi lain, laporan ini juga menjadi pengingat bahwa upaya membangun toleransi harus dilakukan secara berkelanjutan. Tantangan yang ada tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat, melainkan membutuhkan komitmen jangka panjang dari semua pihak.

Pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam menciptakan kebijakan yang inklusif. Namun, tanpa dukungan masyarakat, kebijakan tersebut tidak akan berjalan efektif. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai elemen lainnya menjadi sangat penting.

Indeks Kota Toleran tidak hanya berfungsi sebagai alat ukur, tetapi juga sebagai instrumen advokasi. Melalui data yang disajikan, diharapkan muncul kesadaran kolektif untuk terus memperkuat nilai-nilai toleransi di tengah keberagaman.

Dengan hasil yang dirilis tahun ini, optimisme terhadap masa depan toleransi di Indonesia tetap terjaga. Meski masih ada tantangan, arah perbaikan sudah terlihat.

Ke depan, diharapkan semakin banyak kota yang mampu meningkatkan skor toleransinya. Dengan begitu, Indonesia sebagai negara dengan keberagaman tinggi dapat terus menjaga persatuan dan harmoni sosial.

Keberhasilan Salatiga menjadi peringkat pertama bukan sekadar pencapaian simbolis, tetapi juga cerminan bahwa toleransi dapat diwujudkan melalui kerja nyata. Hal ini menjadi bukti bahwa keberagaman bukanlah penghalang, melainkan kekuatan yang dapat memperkaya kehidupan sosial.

Sumber : www.voi.id

Tags: 2025Indeks Kota Toleran (IKT) 2025Kota ToleranSalatigaSalatiga Jadi Kota Paling Toleran di Indonesia Tahun 2025SETARA Institute
Previous Post

Hammersonic 2026 Jadi Private Festival, Ini Cara dan Jadwal Refundnya

Next Post

Buron tiga tahun, koruptor dana PKH diringkus saat tidur saat beraksi sebagai karyawan kantor pos

Related Category

Masyarakat di India, berkegiatan di tengah gelombang panas yang terus melanda.(Dok. AFP)
MESTITAU

Studi Terbaru Ungkap Gelombang Panas di India Berisiko Tewaskan 3.400 Orang per Hari

by Akbar
June 8, 2026

PILARadio.com - Gelombang panas ekstrem yang melanda India sejak awal 2026 memicu kekhawatiran besar di kalangan ilmuwan dan otoritas kesehatan....

Read more
Ilustrasi Pembengkakan Hati (Tangkapan Layar)

Mengejutkan! Sekitar 70 Juta Orang di Indonesia Diduga Alami Penyakit Hati Tanpa Gejala

June 5, 2026
Pantai Al Mamzar di Dubai. Foto: Aleksandr Melnikov/Shutterstock

Viral! Dubai Punya Pantai Khusus Wanita yang Melarang Pria Masuk

June 4, 2026
NASA Kembangkan Pembangkit Nuklir di Bulan, Target Beroperasi dalam Dekade Ini (Ilustrasi)

NASA Kembangkan Pembangkit Nuklir di Bulan, Target Beroperasi dalam Dekade Ini

June 3, 2026
Pecel Jawa Timur (Tangkapan Layar)

Bangga! Pecel Jawa Timur Dinobatkan sebagai Salah Satu Salad Terbaik Dunia

June 2, 2026
Next Post
Buronan kasus korupsi dana bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) akhirnya berhasil ditangkap setelah tiga tahun melarikan diri (Foto : Darfan)

Buron tiga tahun, koruptor dana PKH diringkus saat tidur saat beraksi sebagai karyawan kantor pos

Dua Pelajar Tenggelam di Sungai Cisanggaraung, Pencarian Masih Berlangsung (Foto : Darfan)

Dua Pelajar Tenggelam di Sungai Cisanggaraung, Pencarian Masih Berlangsung

FIFA Tegaskan Tak Akan Gantikan Iran dengan Italia di Piala Dunia 2026 (Tangkapan Layar)

FIFA Tegaskan Tak Akan Gantikan Iran dengan Italia di Piala Dunia 2026

Baru Selesai Digelar, Coachella Langsung Umumkan Jadwal 2027 (Sumber Gambar : Coachella, Facebook)

Baru Selesai Digelar, Coachella Langsung Umumkan Jadwal 2027

Leave Comment
TikTok Instagram Youtube Facebook

© 2010 - Premium news & magazine theme by PT. Pilar Nada Media Jl. Pilang Raya No.372, Pilangsari, Kec. Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45153.

No Result
View All Result
  • HOME
  • STREAMING
  • PEMILU
  • BERINTANs
  • MESTI TAU
  • BERISIK
  • SPORT CORNER

© 2010 - Premium news & magazine theme by PT. Pilar Nada Media Jl. Pilang Raya No.372, Pilangsari, Kec. Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45153.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading...
Your Favorite Channel
--:--
STREAM