Sampah Menggunung Tutup Jalan Permukiman hingga Ketinggian Tiga Meter, Resahkan Warga

Kondisi gunungan sampah yang menutup jalan terlihat di Desa Karangmulya, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon (Foto : Darfan)

CIREBON, PILARadio – Di tengah gencarnya pencanangan kota sehat atau bersih yang digaungkan pemerintah, masih ditemukan gunungan sampah di kawasan permukiman. Di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Senin pagi, gunungan sampah menutup jalan hingga menimbulkan bau tidak sedap serta mengundang ribuan lalat. Warga pun resah lantaran sampah yang mengendap tersebut tidak pernah diangkut selama empat bulan terakhir.

Kondisi gunungan sampah yang menutup jalan terlihat di Desa Karangmulya, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Senin pagi. Sampah rumah tangga hingga material dari pasar menumpuk hingga setinggi lebih dari tiga meter. Bahkan, sampah yang tidak diangkut selama lebih dari empat bulan tersebut mulai menutup akses jalan yang biasa dilalui warga maupun pengunjung pasar.

Kondisi ini membuat sebagian besar warga, khususnya mereka yang tinggal tidak jauh dari titik penumpukan sampah, merasa resah. Warga yang biasa melewati jalan tersebut harus berputar arah untuk menghindari tumpukan sampah. Bahkan, warga yang terpaksa melewati lokasi tersebut harus menutup hidung karena bau menyengat yang ditimbulkan dari tumpukan sampah. Kondisi itu juga mengundang lalat dan belatung.

“Dengan adanya sampah yang tidak diangkut sangat menggangu sekali terutama baunya yang tidak sedap dan kalau hujan sampahnya ini sampai kedepan kosan dan banyak lalat juga sekitar 4 bulanan belum diangkut biasanya tidak sebanyak ini dan sering diangkut” Ujar seorang warga bernama Lukman.

Sementara itu, kondisi yang membuat warga tidak nyaman ini dirasa semakin parah saat hujan mengguyur. Sampah yang mengendap menutup aliran air hingga menyebabkan genangan dan memicu bau menyengat yang tercium hingga radius sekitar 200 meter. Warga pun mengaku tidak dapat berbuat banyak karena sudah berulang kali menyampaikan keluhan kepada Dinas Lingkungan Hidup. Namun, hingga kini keluhan tersebut belum mendapatkan respons yang diharapkan.

“Banyaknya smapah ini kondisi jadi tidak nyaman karena baunya ini sangat menganggu dan banyak binatang seperti lalat dan belatung diangkut hanya 4 bulan 1 kali biasanya sering diangkut” Ujar seorang warga bernama Rahadi

Warga berharap gunungan sampah yang meresahkan tersebut dapat segera diangkut dan dibersihkan. Penanganan diharapkan dilakukan secepatnya demi menjaga kenyamanan warga, terutama masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan pasar dan permukiman.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading...
Your Favorite Channel
--:--
STREAM
Scroll to Top