CIREBON, PILARadio – Sebanyak 48 ribu jemaah umroh asal Indonesia hingga kini masih berada di Arab Saudi dan belum dapat kembali ke Tanah Air akibat eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada operasional penerbangan internasional. Anggota Komisi VIII DPR RI meminta pemerintah segera melakukan pendataan ulang serta memastikan perlindungan bagi seluruh jemaah.
Eskalasi konflik di Timur Tengah berdampak pada jadwal penerbangan internasional, termasuk kepulangan jemaah umroh asal Indonesia dari Arab Saudi. Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina, saat kunjungan ke Cirebon pada Selasa petang, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Haji untuk melakukan advokasi serta memastikan perlindungan bagi puluhan ribu jemaah Indonesia yang masih berada di Arab Saudi.
DPR RI menyoroti jemaah umroh mandiri menjadi perhatian khusus karena sebagian melakukan perjalanan melalui negara transit sehingga berpotensi tidak tercatat dalam sistem pemulangan resmi pemerintah. Selain melakukan pendataan ulang, pemerintah juga diminta mengantisipasi kebutuhan akomodasi dan logistik apabila terjadi keterlambatan kepulangan jemaah.
“Kita sudah memulangkan sebanyak 6000 orang dan sampai saat ini kita masih berkoordinasi dengan Kementerian Haji untuk melakukan advokasi serta memastikan perlindungan bagi puluhan ribu jemaah Indonesia yang masih berada di Arab Saudi dan memang yang kendala lainnya yaitu jemaah umroh mandiri menjadi perhatian khusus karena sebagian melakukan perjalanan melalui negara transit sehingga berpotensi tidak tercatat dalam sistem pemulangan resmi pemerintah. Dan kita harus pihak berkoordinasi juga dengan pihak Imigrasi” Ujar Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina.
Berdasarkan data terbaru, sekitar enam ribu jemaah umroh telah dipulangkan ke Indonesia. Pemerintah melalui KBRI dan Konsulat Jenderal RI terus melakukan pembaruan data secara berkala. Masyarakat pun diimbau untuk menunda keberangkatan ibadah umroh sementara waktu hingga kondisi keamanan di kawasan Timur Tengah kembali stabil.






















