PILARadio.com – Copenhagen resmi dinobatkan sebagai kota paling bahagia di dunia tahun 2026 berdasarkan laporan Happy City Index yang dirilis oleh Institute for Quality of Life. Kota-kota dengan lingkungan hijau, kualitas hidup tinggi, serta infrastruktur publik yang baik mendominasi daftar kota paling bahagia dunia tahun ini.
Laporan tahunan tersebut menilai 251 kota di berbagai negara menggunakan puluhan indikator yang berkaitan dengan kualitas hidup masyarakat. Penilaian dilakukan untuk mengetahui kota mana yang dinilai paling nyaman, sehat, dan mendukung kebahagiaan penduduknya.
Dilansir dari Time Out, indeks tahun 2026 mengevaluasi hampir 1.000 kota menggunakan 64 indikator yang dibagi dalam enam kategori utama. Kategori tersebut meliputi warga, tata kelola pemerintahan, lingkungan, ekonomi, kesehatan, dan mobilitas.
Seluruh aspek tersebut dianggap memiliki pengaruh besar terhadap tingkat kebahagiaan masyarakat di suatu kota. Faktor seperti ruang hijau, transportasi publik, pelayanan kesehatan, hingga stabilitas ekonomi menjadi poin penting dalam penilaian.
Dalam daftar terbaru, Kopenhagen berhasil menempati posisi pertama sebagai kota paling bahagia di dunia. Ibu kota Denmark tersebut dikenal memiliki keseimbangan antara kehidupan modern, keberlanjutan lingkungan, dan kualitas layanan publik yang sangat baik.
Selain itu, Kopenhagen juga memiliki sistem transportasi ramah lingkungan, fasilitas publik berkualitas, serta tingkat keamanan yang tinggi. Kota ini selama bertahun-tahun memang dikenal sebagai salah satu kota dengan kualitas hidup terbaik di dunia.
Posisi kedua ditempati oleh Helsinki, sementara Geneva berada di urutan ketiga. Kedua kota tersebut juga dikenal memiliki tingkat kesejahteraan masyarakat yang tinggi serta lingkungan yang mendukung kehidupan sehat dan nyaman.
Menariknya, kota regional kecil di Australia berhasil mencuri perhatian dalam daftar tahun ini. Ballarat menjadi kota paling bahagia di Australia sekaligus menempati posisi ke-16 dunia.
Ballarat mencatat skor tinggi terutama pada kategori ekonomi dan lingkungan. Kota bersejarah di negara bagian Victoria tersebut memiliki ruang hijau per kapita lebih dari dua kali rata-rata global.
Selain itu, tingkat produk domestik bruto atau GDP per kapita Ballarat juga berada di atas rata-rata dunia. Faktor tersebut menjadi salah satu alasan kota ini dianggap memiliki kualitas hidup yang sangat baik bagi penduduknya.
Fenomena perpindahan penduduk ke Ballarat juga menjadi perhatian dalam laporan tersebut. Tingkat migrasi ke kota regional itu tercatat 80 persen lebih tinggi dibanding rata-rata global.
Banyak warga disebut mulai memilih tinggal di kota regional yang lebih tenang, hijau, dan nyaman dibanding kota metropolitan besar. Tren ini menunjukkan semakin banyak orang mengutamakan kualitas hidup dan keseimbangan kehidupan dalam memilih tempat tinggal.
Ballarat bahkan menjadi salah satu dari hanya tiga kota non-Eropa yang berhasil masuk 20 besar kota paling bahagia di dunia tahun 2026. Kota tersebut berada tepat di bawah Oslo dan The Hague.
Selain Ballarat, kota Maitland juga berhasil masuk 50 besar dengan menempati posisi ke-35 dunia. Beberapa kota besar Australia lainnya turut masuk daftar, seperti Adelaide di posisi ke-71, Melbourne di urutan ke-108, dan Hobart di posisi ke-132.
Sementara itu, Geelong berada di peringkat ke-122 dan Rockhampton menempati posisi ke-168.
Dominasi kota-kota Eropa dalam daftar Happy City Index 2026 kembali terlihat tahun ini. Negara-negara Nordik seperti Denmark, Finlandia, Norwegia, dan Swedia masih menjadi wilayah dengan tingkat kebahagiaan tertinggi di dunia.
Kota-kota di kawasan tersebut dikenal memiliki sistem kesejahteraan sosial yang baik, tingkat polusi rendah, akses pendidikan berkualitas, serta fasilitas kesehatan yang memadai.
Selain itu, budaya kerja yang seimbang dan dukungan terhadap kesehatan mental masyarakat juga menjadi faktor penting yang membuat warga merasa lebih bahagia.
Di Asia, Tokyo berhasil masuk lima besar dan menjadi salah satu kota paling bahagia di dunia tahun ini. Kota metropolitan terbesar di Jepang tersebut mendapat nilai tinggi pada aspek transportasi publik, teknologi, dan layanan masyarakat.
Berikut daftar 20 kota paling bahagia di dunia tahun 2026 berdasarkan Happy City Index:
- Copenhagen
- Helsinki
- Geneva
- Uppsala
- Tokyo
- Trondheim
- Bern
- Malmö
- Munich
- Aarhus
- Zurich
- Barcelona
- Espoo
- Oslo
- The Hague
- Ballarat
- Aalborg
- Yokohama
- Lugano
- Reykjavik
Happy City Index 2026 menunjukkan bahwa kebahagiaan masyarakat tidak hanya dipengaruhi faktor ekonomi, tetapi juga kualitas lingkungan, kesehatan, keamanan, dan keseimbangan hidup. Kota dengan ruang hijau luas, transportasi baik, serta pelayanan publik optimal dinilai mampu menciptakan kehidupan yang lebih nyaman dan bahagia bagi penduduknya.
Sumber : www.kumparan.com


















