CIREBON, PILARadio – Jelang arus mudik Lebaran tahun 2026, Kementerian Pekerjaan Umum mulai memperbaiki ruas jalur Pantura Cirebon, Jawa Barat, yang berlubang akibat curah hujan tinggi. Kondisi tersebut menyebabkan jalur arteri mengalami kerusakan. Perbaikan jalan berupa penambalan aspal hingga pengelupasan ini diperkirakan akan rampung sepuluh hari sebelum Lebaran.
Dinas Pekerjaan Umum Bidang Marga Provinsi Jawa Barat mulai sibuk berbenah mendekati masa mudik Lebaran. Petugas melakukan perbaikan jalur nasional Pantura Gebang, Kabupaten Cirebon, Kamis pagi. Buruknya kondisi jalan dapat membahayakan pengguna jalan yang melintas.
Banyaknya titik kerusakan jalan membuat pengerjaan harus dilakukan secara bertahap. Rata-rata kerusakan jalur Pantura umumnya berupa jalan berlubang dan bergelombang akibat tidak mampu menahan berat beban kendaraan yang setiap hari melintas di jalur tersebut.
Kondisi ini bahkan diperparah oleh curah hujan yang tinggi sehingga menyebabkan jalan cepat mengalami kerusakan. Selain di Pantura Gebang, perbaikan berupa penambalan aspal juga dilakukan dari Pantura Palimanan hingga Pantura Losari yang berbatasan dengan Brebes, Jawa Tengah. Akibat perbaikan jalan tersebut, arus lalu lintas di Pantura Gebang sempat tersendat karena adanya penyempitan lajur jalan.
Sementara itu, menurut pemudik, mereka yang melintas di sepanjang jalur Pantura dari Bekasi hingga Cirebon mengaku masih menemukan jalan berlubang. Ia juga memilih mudik lebih awal guna menghindari kepadatan di jalur arteri.
“Ini mau mudik ke Salatiga kondisi jalan masih rusak dan berlubang di daerah Kanci, Pangenan dan Gebang.” Ujar Pengendara Motor, Toharudin.
Ditargetkan perbaikan jalur Pantura selesai sepuluh hari sebelum Lebaran. Dengan demikian, jalur Pantura Cirebon diharapkan siap digunakan untuk kelancaran dan kenyamanan arus mudik.






















